Mr. AROGANT

Mr. AROGANT
Kejutan Dari Shafira dan Daniel


__ADS_3

hari sudah berganti menjadi malam. sedangkan Xavier maish terlelap dalam tidurnya, Nesa tidak berniat untuk membangunkan laki-laki itu, namun karena Xavier harus minum obat Nesa mau tidak mau membangunkan laki-laki itu.


sebelum membangunkan Xavier, Nesa memilih untuk makan malam terlebih dahulu dengan ayah dan bunda baru membawakan makanan untuk Xavier yang masih tidur.


"sayang, Xavier sudah bangun? " tanya bunda di sela-sela makannya.


"belum bunda, makanya Nesa tinggal makan dulu nanti setelah makan baru bawa buat Xavier, " jawab Nesa.


"baiklah, ya sudah cepat habiskan setelah itu kalian cepat istirahat kamu juga harus istirahat yang teratur, " ucap bunda yang di angguki oleh Nesa.


Nesa segera menyelesaikan makan malamnya, sedangkan bunda dan ayah mesra-mesran di hadapan Nesa namun Nesa tidak peduli. setelah selesai makan Nesa langsung mengambilkan makan untuk Xavier dan membawa ke kamar.


sesampainya di kamar, Nesa melihat Xavier masih terlelap beruntung tadi Nesa tidak menutup rapat jadi memudahkan ia saat masuk ke dalam kamar. di dalam Nesa menaruh nampan di atas meja nakas dan membangunkan Xavier dengan lembut.


"sayang bangun, makan dulu terus minum obat, " ucap Nesa sambil mengelus pelan kepala Xavier.


Xavier melenguh, membuka mata dan di bantu bangun oleh Nesa. Xavier duduk bersandar dengan keadaan masih mengantuk Nesa menggeleng lalu mulai menyuapi Xavier dan di terima dengan malas.


"jangan males gitu ah makannya, biar cepat sembuh, " ujar Nesa yang melihat Xavier makan dengan malas.


"aku tidak lapar sayang, " sahut Xavier dengan jujur.

__ADS_1


"mau kamu tidak lapar tapi harus makan, " ucap Nesa tidak mau di bantah.


Xavier tidak menjawab ia lebih memilih menurut dan memakan setiap suapan yang di berikan Nesa. saat sedang makan Shafira dan Daniel muncul di depan pintu sambil membawa buah dan langsung masuk sebelum di perintahkan.


"apakah kalian tidak memiliki sopan santun? " tanya Xavier datar.


"hehe, jangan salahkan aku salahkan saja dia, " jawab Shafira dan melempar ke arah Daniel.


"cih, sebaiknya kamu habiskan makan mu dan minum obat! " sahut Daniel yang duduk di sofa kamar.


Nesa hanya menggeleng melihat tingkah mereka berdua. Nesa menyuruh Shafira untuk duduk terlebih dahulu selagi ia menyuapi Xavier makan. setelah selesai makan Nesa langsung memberikan minum dan menunggu beberapa menit baru memberikan obat kepada Xavier.


"ada hubungan apa kalian? sepertinya sangat dekat, " tanya Nesa yang tengah merapikan bekas makan Xavier.


"aih sudahlah, aku taruh ini ke dapur dulu kalian mengobrol lah, " ucap Nesa tanpa menggubris pertanyaan Shafira.


Nesa kembali ke dapur untuk membawa nampan berisi piring kotor, setelah sudah ia kembali ke kamar dan melihat Xavier yang muram karena melihat Shafira dan Daniel yang bermesraan di hadapan Xavier.


"astaga sayang, wajahmu sangat jelek jika seperti itu, " ucap Nesa menghampiri Xavier dan menyiapkan obat yang harus di minum.


"bisakah kamu mengusir dua makhluk ini? " tanya Xavier dengan manja.

__ADS_1


"hus jangan seperti itu, sudah minum dulu ini, " ucap Nesa dan memberikan beberapa pil obat yang langsung di minum oleh Xavier.


setelah itu mereka sama-sama terdiam, Nesa yang memeluk Xavier yang tengah manja begitu juga dengan Daniel dan Shafira yang sejak tadi asik berdua tanpa memperdulikan yang sedang sakit.


"mau makan buah? " tanya Nesa lembut kepada Xavier.


"mau, " jawab Xavier.


lalu Nesa melepaskan pelukan Xavier dan mengambil buah apel lalu di kupas kulitnya dan di potong hingga beberapa bagian. setelah itu di taruh di atas piring kecil lalu Nesa kembali menyuapi Xavier.


"sebenarnya kalian ke sini mau pamer kemesraan saja atau memberi tahu sesuatu? " tanya Nesa sambil menyuapi Xavier.


Shafira yang baru mengingat jika ingin bertemu dengan Nesa dan juga ingin memberi tahu kabar jika ia sudah memiliki pacar baru. berbalik badan menghadap Nesa dan berucap.


"hehe, aku kesini ingin bertemu dengan mu dan menjenguk suamimu, " ucap Shafira terkekeh.


"sudah katakan saja apa mau mu, " ucap Nesa to the point.


"hehe, aku ke sini sebenarnya ingin mengajak kamu jalan-jalan dan juga ada yang ingin aku beri tahu... aku dan Daniel memiliki hubungan spesial, " ujar Shafira namun tidak membuat Xavier dan Nesa terkejut pasalnya Nesa sudah menebak hubungan mereka.


"oh, aku sudah tahu, " hanya itu yang keluar dari bibir Nesa.

__ADS_1


"what? bagaimana bisa kamu tahu? " tanya Shafira dan Daniel bersama.


"bagaimana tidak tahu? sikap kalian sudah sangat berbeda saat bertemu di rumah sakit dan sekarang kalian juga memamerkan kemesraan kalian hehe, " ucap Nesa terkekeh melihat wajah Shafira yang terkejut sedangkan Xavier hanya diam memakan potongan buah yang di berikan Nesa.


__ADS_2