Mr. AROGANT

Mr. AROGANT
Permintaan maaf Ardiansyah


__ADS_3

setelah saling berpelukan, Ardiansyah melepaskan pelukan mereka dan melihat ke arah calon pengantin yang tengah menatap nya, Nesa menatap dengan rasa bahagia sedangkan Xavier dengan ketidak sukanya.


Ardiansyah tersenyum melihat calon pengantin, Ardiansyah meminta izin kepada Erwin untuk menemui putrinya terlebih dahulu setelah itu ia akan pamit pulang karena masih ada urusan yang harus ia selesaikan.


Ardiansyah berjalan menuju pelataran panggung, nesa dengan senang hati menerima kedatangan sang ayah bahkan saat sang ayah sudah berada di hadapannya tidak sungkan lagi Nesa langsung memeluk sosok yang ia rindukan.


Ardiansyah membalas pelukan Nesa dengan rasa sedih, sungguh ia benar-benar menyesal sudah mengusir Nesa dari rumah tanpa mau mendengarkan penjelasan dari anak semata wayangnya itu.


tanpa sadar mereka berdua sudah menangis dalam pelukan mereka, sedangkan Xavier hanya bisa sedikit menjauh untuk memberikan ruang kepada ayah dan anak itu. Nesa melepaskan pelukannya dan berterima kasih kepada Ardiansyah yang sedia datang.


"Ayah terimakasih, " ucap Nesa.


"tidak perlu berterimakasih sayang... ayah ke sini maj minta maaf sama kamu, atas perlakuan ayah kepada kamu yang tidak baik dan juga ayah memiliki permintaan dari mu, " jelas Ardiansyah panjang lebar.


mendengar permintaan Xavier langsung mendekati Nesa lagi takut-takut permintaan yang di layangkan oleh Ardiansyah aneh-aneh membuat nya waspada dengan tindakan pria paru baya itu.


"Nesa sudah memaafkan ayah, ayah ingin apa? Nesa akan turuti, " ucap Nesa sambil memegang tangan Ardiansyah.


sungguh Ardiansyah sangat terharu, bahkan sebelum ia meminta maaf Nesa sudah memaafkan nya. ia tersenyum ragu sambil menatap ke arah Nesa dan Xavier bergantian ia juga bersyukur kala orang yang mempersunting putrinya adalah Xavier orang yang mapan juga berpikir dewasa.


"ayah... mau jadi wali nikah kamu, apa boleh? " ujar Ardiansyah mengatakan permintaannya.


mendengar itu Nesa tentu saja senang, semua anak perempuan pasti mengharapkan sang ayah yang akan menjadi wali nikah mereka nantinya sama halnya seperti Nesa. Nesa langsung mengangguk dengan antusias nya.

__ADS_1


Xavier yang mendengar itu merasa lega karena permintaan Ardiansyah tidak aneh-aneh hanya akan menjadi wali nikah yang memang mewajibkan dari ayah pihak perempuan.


"makasih ya sayang, " ucap Ardiansyah sambil kembali memeluk Nesa.


"sama-sama ayah, " balas Nesa.


Ardiansyah mengurai pelukan mereka, ia mengelus wajah cantik Nesa dengan pelan lalu mencium kening Nesa yang sudah lama ia tidak pernah melakukan hal itu lagi. Ardiansyah mencium kening Nesa cukup lama membuat Xavier gerah sendiri.


"ayah harus pulang sekarang, karena masih ada urusan yang harus ayah selesaikan... Xavier saya titip putri saya! " ujar Ardiansyah dan beralih menatap Xavier yang langsung mendapatkan anggukan dari laki-laki itu.


Nesa hanya bisa mengangguk dan membiarkan ayahnya pergi untuk menyelesaikan masalahnya, setidaknya kedatangan nya pun sudah cukup untuk Nesa. setelah kepergian Ardiansyah Xavier langsung memeluk Nesa dan mencium kening Nesa untuk menghilangkan jejak ciuman dari Ardiansyah.


"astaga, dia ayah ku kenapa kamu sangat cemburuan? " ucap Nesa tidak habis pikir.


"aku tidak suka jika kamu di sentuh laki-laki lain termaksud ayahmu! " jawab Xavier dengan tegas.


"apa kamu yakin sudah memaafkannya? " tanya Xavier di sela-sela bersalaman dengan para tamu.


"aku yakin, dia ayahku pahlawan ku sebelum aku menemukan mu, " jawab Nesa dengan sangat yakin.


"baiklah jika kamu sudah yakin dan sekarang mending kita makan dulu, kamu sejak tadi belum makan nasih hanya makan cookies saja, " ujar Xavier dan mengajak Nesa untuk makann setelah bersalaman.


"ya baiklah ayok, aku sudah sangat lapar, " jawab Nesa dan menggandeng tangan Xavier.

__ADS_1


Xavier mengajak Nesa kembali ke stand makanan tempat tadi mereka duduk dan mengambil nasi untuk mereka makan, Nesa mengambilkan makanan untuk Xavier terlebih dahulu naru untuk dirinya setelah itu mereka makan dengan tenang.


mereka makan menghabiskan waktu 15 menit setelah itu mereka kembali bergabung dengan yang lain karena sebentar lagi di penghujung acara, setelah selesai makan banyak para tamu yang sudah pulang dan hanya tinggal beberapa seperti Daniel yang sejak tadi hanya mojok bersama kekasihnya.


dan sekarang baru akan mengucapkan selamat kepada bos sekaligus sahabatnya itu. Xavier benar-benar tidak menyukai kekasih Daniel yang mana memang seorang wanita penghibur.


"selamat ya bro... semoga langgeng terus, " ucap Daniel sambil menggenggam tangan Xavier.


"ya thanks! " jawab Xavier kepada Daniel.


"aku langsung pulang kalian harus istirahat yang cukup karena 2 hari lagi akan menikah, " ucap Daniel sambil menasehati.


"terimakasih Daniel, " bukan Xavier yang menjawab melainkan Nesa yang menjawab dengan senyum.


setelah itu kedua sejoli itu meninggalkan Xavier dan Nesa, Nesa sudah terlihat sangat lelah Xavier yang sadar langsung berpamitan kepada rekan bisnis yang masih ada dan mengajak Nesa ke kamarnya untuk beristirahat.


...PROMOSI BAB...



Blurb


Gak ada acara NgaNu🤗🤗

__ADS_1


Hanya cerita tentang perjodohan anak Sma. Babnya hanya sedikit.


Kawal sampai End😋😋


__ADS_2