Mr. AROGANT

Mr. AROGANT
mangga muda


__ADS_3

Hari sudah mulai sore dan sepasang kekasih itu tengah membereskan barang-barang mereka yang akan mereka bawa kembali ke Indonesia, Nesa di bagian menata dan memasukan pakaian dan lainnya ke dalam koper, sedangkan Xavier mengeluarkan pakaian dan yang lainya dan di berikan kepada Nesa.


"sayang, sudah semua atau belum? " tanya Nesa setelah menata koper.


"belum, masih ada nih, " jawab Xavier sambil memperlihatkan pakaian yang ada di tangannya.


"ya sudah sini, biar di selesaikan langsung jadi tinggal nyantai aja, " ucap Nesa dan mengambil pakaian yang di pegang Xavier dan di masukan ke dalam koper satunya.


mereka mulai kembali membereskan barang, karena koper satunya lagi belum terisi penuh. setelah semuanya selesai dan Xavier menaruh koper di samping ranjang mereka berdua merebahkan diri di atas ranjang dengan posisi telentang.


"Xavier, " panggil Nesa.


"ya? "


"aku ingin makan mangga muda, " ujar Nesa tanpa melihat ke arah Xavier.


Xavier yang mendengar itu mengangguk, namun saat sadar ia langsung terduduk dengan kondisi mata melotot ke arah Nesa, sedangkan Nesa sempat terkejut karena Xavier tiba-tiba duduk namun ia dengan cepat kembali ke posisi awal membayangkan memakan mangga muda.


"sayang, kamu serius? " tanya Xavier terkejut juga senang.


"aku serius, bisa kan? "


"ya baiklah, aku belikan kamu tunggu di sini! "


Xavier langsung turun dari atas ranjang dan mengambil kunci mobil sebelum di kembalikan kepada sang pemilik, ia merasa senang dengan permintaan Nesa mungkin saja Nesa tengah mengandung sekarang makanya ia meminta hal-hal aneh.

__ADS_1


meski itu belum pasti karena belum tanggalnya Nesa datang bulan, tapi ia tetap berdoa agar Nesa benar-benar tengah mengandung sekarang. Xavier berkeliling minimarket untuk mencari mangga muda sulit untuk mendapatkannya hingga malam ia mencari dan beruntung dapat.


sedangkan Nesa yang berada di apartemen menunggu Xavier pulang dengan membawa mangga muda, ia bahkan rela menunggu Xavier hingga malam hanya untuk makan mangga muda yang sudah ia inginkan sejak sore.


Xavier masuk kedalam apartemen yang kondisi lampu sudah di matikan padahal masih jam 8 malam, Xavier langsung bergegas menuju kamar dan melihat Nesa sudah tidur atau belum. saat sampai di kamar Nesa tengah bermain handphone sambil menunggu kepulangannya.


Nesa yang menyadari Xavier sudah pulang langsung berlari ke arah Xavier dan memeluk laki-laki itu, Xavier dengan sigap menangkap Nesa agar tidak jatuh saat melompat ke arahnya. Nesa tersenyum ke arah Xavier sedangkan Xavier sedikit kesal kalau Nesa berlari dan tidak hati-hati.


"jangan berlari seperti itu lagi! itu berbahaya apa kamu paham?! " ujar Xavier dan membawa Nesa duduk di sofa kamar.


"hehe, maaf aku paham, " jawab Nesa sambil cengengesan.


Xavier hanya menggeleng, setelah menurunkan Nesa di atas sofa da menaruh plastik berisi mangga muda di hadapan Nesa yang matanya langsung bersinar saat melihat mangga muda. Xavier membiarkan Nesa dan turun untuk mengambil pisau dan piring.


kembalinya Xavier ke dalam kamar, Nesa masih menunggu Xavier sambil mengeluarkan mangga muda dari kantung plastik. Xavier menghampiri Nesa dan mengupas mangga itu lalu di potong dan di cuci setelah itu di berikan kepada Nesa yang sudah tidak sabar.


"rasanya manis, kamu mau coba? " ucap Nesa membuat Xavier menggeleng kan kepala.


"tidak kamu makan saja sendiri, "


...****************...


di atas ranjang setelah makan mangga muda, Nesa tidak mau lepas dari Xavier sama sekali, ia terus memeluk Xavier sedangkan Xavier merasa senang saat Nesa memeluknya manja seperti itu.


"hey, sedikit menjauh sayang, " ujar Xavier saat benda kenyal menempel di dadanya.

__ADS_1


"kenapa? apa kamu tidak mau berdekatan dengan ku? " tanya Nesa yang sudah hampir menangis.


Xavier yang melihat Nesa hampir menangis langsung membungkam bibir Nesa dan melu***mat bibir Nesa, Nesa yang ingin menangis tidak jadi dan malah menikmati permainan bibir Xavier.


mereka terhanyut dengan permainan bibir mereka namun Xavier menahan diri agar tidak melakukan itu karena mereka akan berangkat pagi besok, namun respon dari Nesa malah semakin membuatnya tidak bisa menahannya.


Xavier menindih tubuh Nesa dan mulai meraba-raba seluruh tubuh Nesa membuat Nesa melenguh ke enakan, tangan Xavier perlahan-lahan masuk kedalam pakaian Nesa dan bermain di benda kenyal kembar milik Nesa. Nesa hanya menikmati permainan Xavier.


Xavier yang sudah tidak tahan membuka semua pakaian mereka dan memposisikan diri di hadapan Nesa, dengan perlahan-lahan Xavier memasukkan senjatanya memasuki sangkar Nesa hingga membuat Nesa mend***sah kenikmatan.


Xavier terus menggempur Nesa habis-habisan namun dengan tempo yang lembut, permainan itu berlangsung selama 2 jam setelah mereka berdua sama-sama puas dan sudah lelah mereka berdua tertidur dengan posisi saling memeluk dan tubuh yang polos.


*************


halo guyss, author bawa rekomendasi lagi nih jangan lupa mampir ya.


Blurb


Kamu bisa meminta apapun, Termasuk uang adan harta kekayaan dariku. Tapi jangan pernah meminta aku mencintaimu.ucap Damian Perez setelah mengabil sesuatu yang paling berharga dari diri Ayeuna.


Ayeuna bertekad untuk pergi dari hidup Damian perez dan muoakan malam pertama yang terjadi di antara mereka.tetapi siapa sangka,takdir malah membuat mereka tetap terhubung.


Trik dan siasat dilakukan oleh Sania Wijaya, tunangan Damian perez dan juga mantan kekasih Damian sewaktu sekolah dan pernah berselingkuh dengan Leonardo kakak tiri Ayeuna.


Bagaimana jika tiba tiba Ayeuna tau kalau Leonardo ternyata mencintainya?

__ADS_1



__ADS_2