
" apa kamu yakin mau menemui dia! Kita aja bahkan ngga kenal siapa dia.! Ucap desy yang khawatir dengan keputusan ghea yang mau menemui seseorang yang bahkan tidak dikenalnya.
" aku yakin! Lagipula jika kita tidak bertemu, bagaimana aku tahu siapa dia.! Sahut ghea seraya membuka pintu mobilnya.
" aku akan menemani kamu.! Tegas desi yang langsung membuka pintu mobil.
" tidak usah! Lagipula aku akan di temani 1 pengawal.! Ucap ghea
" 2 pengawal! Kau harus di temani 2 pengawal, biar aku menunggu sendiri saja di dalam mobil.! Tegas desi seraya masuk kembali ke dalam mobil.
ya percuma saja baginya untuk memaksa ghea, karna desi tahu betul sifat ghea yang keras kepala. jadi daripada berdebat dengan ghea yang pastinya hanya akan membuatnya kesal dan kalah lebih baik bagi desi untuk memberikan pilihan saja.
" iya.! Ketus ghea yang langsung berjalan ke restoran meninggalkan desi di dalam mobil.
ghea yang tidak ingin berdebat dengan desi, memilih untuk menerima pilihan sahabatnya itu karna ghea tidak ingin membuang-buang waktu hanya untuk berdebat yang hanya akan membuatnya lupa pada tujuan awal datang kemari.
__ADS_1
Dua wanita yang anggun dan cantik sedang duduk di ruangan vvip, ditemani pemandangan alam yang sejuk, pemandangan yang dapat di lihat hanya dengan mengalihkan pandangannya ke jendela. Dua wanita tersebut berhadapan di sebuah cafe ternama di jakarta, mereka berdua saling menatap. Jika ghea menatap heran dan takut dengan wanita yang ada di hadapannya sedangkan wanita tersebut hanya menatap penuh senyuman penuh arti.
Setelah lima menit hanya saling menatap, wanita tersebut memulai pembicaraan yang menjadi tujuannya datang menemui ghea.
Sebelum bicara wanita tersebut menatap sinis para pengawal ghea yang tengah berdiri di sebelah kanan dan kiri ghea.
" jadi anda adalah ghea adhitama.! Sapa maya dengan senyuman manisnya.
" ada apa anda mencari saya.! Sahut ghea seraya memotong hidangan steak yang ada di hadapannya. Sungguh ghea benar-benar sudah tidak sabar untuk memakan makanan yang sedari tadi ada di meja.
Maya yang kesal dengan sikap ghea hanya mengelengkan kepala dan menatap sinis ghea seraya menunggu nya selesai makan karna percuma saja bagi dia bicara tapi jika lawan bicaranya hanya fokus makan.
setelah menunggu lima belas menit akhirnya ghea selesai makan.
" sudah selesai.! Tanya maya dengan ketus
__ADS_1
Ghea hanya menjawab dengan anggukan kepala.
" maya richard! Aku maya richard istri bryan richard.! Ucap maya dengan suara tinggi dan sedikit penekanan di setiap kata.
" ohhhh.! Sahut ghea dengan ekspresi datar.
" ohhh! Apa kamu tidak terkejut dengan yang aku katakan.! Tanya maya dengan ekpsresi yang bingung melihat reaksi ghea.
" tidak! aku sudah mengetahui semuanya! Aku tahu semua rahasia yang kamu dan bryan sembunyikan dari publik.! Ucap ghea yang menatap tajam pada maya.
" kamu mengetahui semuanya! Siapa yang memberitahu mu.! Tanya maya dengan serius, menyelidik jawaban dari ghea.
" bryan richard sudah mengatakannya padaku.! Ketus ghea.
Maya yang terkejut hanya diam mematung tak berkata apapun lagi. Ghea yang melihat ekspresi maya hanya menatap bingung.
__ADS_1