Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 39


__ADS_3

Klekk..


dua perampok tersebut menatap wajah bryan yang baru saja keluar, kemudian melihat ke dalam untuk memastikan tidak ada orang.


salah satu perampok memberikan kode pada teman'nya untuk segera mengikat tangan bryan.


dengan segera perampok tersebut mengikat tangan bryan dan merebut ponsel di tangan'nya.


'' cepat ikut.! ajak salah satu perampok seraya memegang kedua tangan bryan yang sudah terikat.


bryan yang tidak bisa melakukan perlawanan dengan perampok yang membawa senjata tajam hanya bisa menuruti seraya menunggu bala bantuan polisi dan selalu berdoa untuk keselamatan bryan.


bryan menatap sekeliling berkisar sepuluh orang termasuk karyawan minimarket sudah dalam kondisi tangan yang terikat dan mulut yang di lakban. mereka ketakutan tidak bisa melakukan perlawanan karna musuh yang cukup uang dengan di lengkapi senjata.


" cepat masuk'kan semua uang dan makanan.! gerutu salah satu perampok yang kesal dengan pelayan minimarket yang sepertinya sengaja mengulur waktu.

__ADS_1


melihat adanya kesempatan dengan segera bryan mencoba melepaskan ikatan talinya. setelah ikatan talinya terlepas bryan mulai menghajar dan menendang ke'empat perampok tersebut.


Bug.


pukulan demi pukulan, tendangan demi tendangan bryan berikan pada ke'empat perampok sampai membuat mereka merenguh kesakitan dan terjatuh tapi bukan hanya bryan yang memukul, mereka pun tak kalah membalas semua tendangan dan pukulan bryan.


empat lawan satu tidak mudah bagi bryan untuk memenangkan pertarungan'nya dengan lawan yang tidak sebanding dengan'nya yang hanya seorang diri, tapi bryan terus berusaha melawan mereka untuk membantu menyelamatkan para tawanan yang sangat ketakutan. menunggu kedatangan polisi dengan bala bantuan yang tak kunjung datang.


satu per satu ke empat perampok tersebut tumbang, mereka memegang bagian badan masing-masing yang terasa sakit karna pukulan bryan, melihat anak buahnya sudah terkapar membuat ketua kelompok melakukan sesuatu.


" kenapa dia kuat sekali.! guman ketua perampok seraya berpikir bagaimana cara menghentikan bryan


" hei tuan! apa kau ingin wanita mu celaka.! seru ketua perampok yang sudah menodongkan pistol tepat di kepala ghea.


bryan yang terkejut langsung menghentikan pukulan'nya, menatap cemas ghea yang dalam bahaya.

__ADS_1


Ghea menatap sendu bryan dengan raut wajah yang berkaca-kaca, ia sangat ketakutan dengan dirinya dan calon bayi yang ada di dalam perutnya, melihat betapa ganasnya para perampok tersebut.


bryan yang melihat ketakutan di wajah ghea berusaha menenangkan'nya dengan menatap wajahnya seraya menganggukan kepala.


" sepertinya dugaan ku benar! kalo dia ini istri lo.! ketus ketua perampok yang tersenyum bahagia bisa mengalahkan bryan.


" saya mohon! jangan lakukan apapun pada istriku.! pinta bryan menatap sendu ketua perampok dengan tangan yang saling tertaut.


" joko cepat kemari.! titah ketua perampok.


mendengar perintah ketua perampok membuat salah satu perampok yang masih sadar datang menghampirinya meskipun dengan rasa sakit di perut dan di wajah karna pukulan dan tendangan bryan.


ketua perampok menyuruh anak buahnya untuk mengantikan posisinya yang sedang mensandra ghea.


" cepat lakukan yang gw perintahkan! ketua perampok menyerahkan ghea ke tangan anak buahnya. ghea yang dalam kondisi tangan yang terikat dan mulut yang di lakban tidak bisa melakukan apapun.

__ADS_1


jika ia berusaha melawan pun akan percuma, lagipun ia harus memikirkan keselamatan bayi di perutnya.


ketua perampok berjalan mendekati bryan yang sedari tadi hanya diam mematung mengkhawatirkan keadaan wanita dan calon bayi'nya.


__ADS_2