Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 49


__ADS_3

" aku tidak akan bercerai dengan mu.! bentak maya seraya melempar kertas yang tadi di remuknya ke tempat sampah.


bryan menghela napas kemudian ia memegang kedua tangan maya.


" aku mohon padamu! aku ingin memulai semuanya dari awal dengan ghea.! pintanya.


maya menghempaskan tangan bryan.


" bagaimana dengan ku.! kau ingin memulai semuanya dari awal dengan menghancurkan diriku.! ketusnya.


" justru jika aku mempertahankan kalian berdua maka aku akan menghancurkan hidupmu.! lirihnya. dengan tatapan memohon.


" ya kau benar! entah itu mempertahankan semuanya ataupun ghea tetap saja aku yang tersakiti? lalu kenapa tidak kau lepaskan saja ghea agar tidak ada yang tersakiti.! ketusnya.


maya yang kesal karna tidak mendapat jawaban'nya, ia memilih pergi dengan amarah dan rasa kesalnya dengan sikap dan keputusan bryan.


" bagaimana jika aku memaksa mu dengan kekuasaan yang aku miliki.! tegasnya.


" aku tidak takut dengan ancaman mu! mau kau gunakan kekuasaan atau ancaman jika kehendak ku tidak ingin bercerai maka aku tidak akan bercerai.! tegas maya seraya menyeka air matanya.


maya berjalan terburu-buru untuk segera pergi dari mansion, langkahnya terhenti saat melihat ghea yang tengah asik berbincang dengan pelayan, maya menatap sinis ghea seraya berdecak kesal.


" kak maya mau pergi kemana.! tanya ghea yang melihat maya ber jalan terburu-buru.

__ADS_1


" bukan urusan mu.! bentak maya yang terus berjalan tanpa menatap ke arah ghea. tangan'nya dengan sengaja menyenggol pajangan vas hingga jatuh dan pecah.


mendapat bentakan membuat ghea terdiam seraya terus menatap punggung maya yang mulai menghilang


" sabar ya nyonya! mungkin nyonya maya sedang buru-buru.! ucap pelayan yang tadi berbincang dengan ghea.


" saya pergi ke kamar ya bi.! ghea mengambil gelas susu lalu ia menaiki tangga menuju kamar.


Klek..


ghea menatap sekeliling kamarnya yang terlihat sedikit berbeda, matanya tertuju pada beberapa buket bunga di dekat sofa dan nakas dekat ranjang.


" bunga.! ghea mencari kertas kecil untuk mencari tau siapa yang meletakan'nya.


" bunga cantik untuk wanita yang cantik " isi kertas kecil.


ghea tersenyum bahagia saat mendapatkan buket bunga yang banyak dan sangat cantik, lalu ghea mencium harum bunga yang di kirimkan bryan.


" kau menyukainya.! tanya bryan.


ghea tersenyum lalu mengangguk.


" kita akan dinner malam ini.! ucapnya seraya menyodorkan dua paper bag berisi dress.

__ADS_1


" dinner? malam ini? dimana.? serentetan pertanyaan reflek keluar begitu saja saat mendengar bryan mengajaknya makan malam.


" tidak usah banyak bertanya! bersiap saja untuk malam ini.! bryan mengedipkan satu matanya.


setelah mengatakan itu, bryan bergegas masuk ke kamar mandi.


ghea yang sudah penasaran, ia segera membuka dua paper bag yang di berikan bryan.


ghea mengerucutkan keningnya melihat isi salah satu paper bag yang berisi dua lingerie yang sangat tipis dan seksi.


" lingerie.! ghea mengigit bibirnya. memutar bola matanya ke atas.


melihat bryan yang sudah keluar dari kamar mandi, ghea segera menyembunyikan lingerie ke belakang.


" pakai itu untuk malam ini! setelah kita makan malam maka aku akan menunggu mu mengenakan itu.! jari dan mata bryan menunjuk lingerie yang di sembunyikan ghea.


ghea tidak menjawab apapun, matanya terus menatap bryan dengan tangan yang menggaruk tengku yang tidak gatal.


.


.


dinner romantis yang sudah di siapkan bryan dan doni sejak siang sangat sempurna dan sesuai dengan keinginan setiap wanita.

__ADS_1


__ADS_2