Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 55


__ADS_3

di sebuah cafe ternama di jakarta, empat orang pria tengah berbincang masalah bisnis yang akan mereka jalankan.


" bagaimana tuan bryan! apa anda siap bekerja sama dengan perusahaan saya.! ucap adrian nugroho.


bryan menatap pria di depan'nya, ia ragu-ragu menerima kerja sama perusahaan adrian yang notabane nya adalah anak ari nugroho, salah satu pebisnis yang membenci dirinya karna kalah saing.


" bagaimana saya bisa mempercayai anda? jika ayah anda saja pernah berusaha mencelakai saya.? tegas bryan. mengambil secangkir kopi lalu menyesap'nya.


" apa tidak menutup kemungkinan anda sebagai anak nya akan melakukan hal yang sama.! sindir bryan. matanya menatap tajam adrian.


adrian tersenyum mendengar ucapan rekan bisnisnya.


" kami berbeda tuan bryan! jika tuan ari nugroho berbisnis untuk keuntungan sedangkan saya adrian berbisnis karna impian.! adrian menyodongkan badan ke depan.


bryan mengerucutkan kening'nya, ia masih harus memikirkan semua keputusan yang akan di ambilnya.


" tidak perlu terburu-buru tuan! saya akan menunggu jawaban anda.! adrian mengambil cangkir kopi lalu menyesapnya.


bryan berdiri dari duduknya seraya merapikan jas nya.


" setuju atau tidaknya kerja sama kita! doni akan memberi kabar padamu.! ucap bryan

__ADS_1


adrian menghela napas, ia kemudian ikut berdiri dan mengulurkan tangan untuk berjabatan.


bryan menatap, membalas jabatan tangan adrian.


" saya harap anda tidak menolak ajakan kerja sama kita hanya karna saya anak dari musuhmu.! ucap adrian penuh penekanan seraya melepas jabatan tangan'nya.


bryan tidak menjawabnya, ia hanya mengangkat bahunya sebagai jawaban'nya lalu melenggang pergi tanpa mengatakan apapun.


bryan yang tidak ingin berlama-lama, ia memutuskan untuk pergi dari cafe.


" ckk..dasar sombong! jika bukan karna perusahaan ku membutuhkan dana besar untuk memulihkan keadaan, tak sudi sekali aku mengemis padanya.! ucap adrian seraya menatap punggung bryan yang mulai hilang.


" bagaimana? apa semua persiapan sudah selesai.? tanya bryan setelah memasuki mobil dan duduk di sebelah doni.


" lakukan semuanya dengan benar! tidak boleh ada kegagalan.! tegas bryan.


doni tersenyum tipis kemudian ia menganggukan kepala'nya.


" jangan hanya tersenyum! tapi lakukan dengan benar, kali ini maya tidak boleh menganggu rencana bulan madu ku bersama ghea.! ucap bryan seraya tersenyum tipis membayangkan adegan romantis dengan ghea.


" tapi tuan! bagaimana jika nyonya maya melampiaskan amarah nya padaku.! ucap doni seraya bergidik ngeri saat membayangkan menjadi pelampiasan kemarahan istri tuan'nya.

__ADS_1


bryan memegang pundak doni, berusaha menenagkan'nya.


" tenang saja! maya itu sudah jinak.! ucap bryan seraya menahan tawa nya.


" lagipula akan ku beri bonus jika rencana ini berhasil.! ucap bryan penuh keyakinan.


doni menatap sinis seraya berdecak kesal pada tuan'nya yang tertawa terbahak-bahak di atas masalah yang akan di dapatnya jika berurusan dengan maya.


" bagimana aku bisa tenang tuan! di saat kau akan memasuk'kan ku ke dalam kandang harimau.! guman doni, raut wajahnya berubah jadi kepasrahan.


.


.


setelah sampai di mansion, bryan dan doni segera menjalankan rencana mereka.


bryan yang sudah memasuki mansion, ia melihat maya yang sedang duduk seraya bermain ponsel di ruang tengah, melihat kesempatan bryan langsung menghampiri maya untuk menjalankan rencana'nya.


maya yang fokus bermain ponsel tidak menyadari kedatangan bryan yang sudah duduk di sebelahnya.


" serius sekali.! ucap bryan. menatap ponsel maya.

__ADS_1


maya yang mengetahui bryan tengah duduk di sampingnya, ia segera menyimpan ponsel dan menatap bingung bryan.


__ADS_2