Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 15


__ADS_3

" kaka kangen banget sama kamu.! Ghea mencubit gemas pipi adiknya. Senyum bahagia terpancar di wajahnya, ghea dan gaby memang tidak tinggal bersama di mansion, karna gaby lebih memilih bersekolah di luar negeri yang membuat kaka adik tersebut berpisah selama dua tahun lamanya.


" kaka sakit.! Pekik gaby sambil mengusap pipinya yang terasa perih dan memerah karna cubitan ganas kakanya.


" kaka seperti daddy yang selalu saja mencubit pipiku.! Keluh gaby, memanyunkan bibirnya karna kesal dengan kebiasaan daddy dan kakanya.


Ghea yang melihat ekspresi wajah gaby langsung tertawa terbahak-bahak saat melihat kekesalan di wajah adiknya itu.


" itu sudah menjadi kebiasaan turun menurun! Jika daddy melakukannya padaku maka aku harus melakukannya juga padamu.! Sahut gaby seraya tertawa melihat reaksinya.


" tapi kak..daddy juga melakukannya padaku! Setiap bertemu daddy selalu saja mencubit pipiku dan sekarang kaka pun ikut mencubit pipiku, bagaimana jika pipiku menjadi kendor karna tangan kalian.! Keluh gaby sambil terus melihat pipinya di cermin make up miliknya.


Ghea mengambil make up yang sedang digunakan sang adik.

__ADS_1


melihat kelemahan kakanya didepan mata membuat gaby sangat ingin mengerjainya, sudah lama ia tidak mengerjai sang kaka.


" kak.? Panggil gaby.


" hmmm.! Sahut ghea yang tengah fokus merapikan make up di wajahnya.


'' apa kaka pernah menyontek ke teman saat sedang ujian.? tanya gaby dengan ragu-ragu.


'' pernah.! jawab singkat ghea tanpa mengalihkan matanya dari cermin make up.


" iya.! Jawab ghea.


" apa kaka menyukai kak bryan.? Tanya kembali gaby dengan seringai senyuman tipis di wajahnya, jantungnya berdetak kencang karna penasaran akan jawaban dari sang kaka.

__ADS_1


'' tidak! dia itu sangat sombong dan menyebalkan, tapi yang pasti dia itu sangat tampan.! sahut ghea yang masih belum sadar dengan jawaban spontannya.


Ya Gaby sangat mengenal sifat kakanya, sang kaka pasti akan menjawab dengan jujur dan spontan pertanyaannya jika sang kaka sedang fokus pada hal lain bukan pada pertanyaan yang ia lontarkan.


Dengan sengaja gaby melontarkan pertanyaan yang sangat ingin ia tanyakan, karna jika ia bertanya di saat kakanya sedang sadar bukannya jawaban malah dia akan mendapatkan hukuman dari kakanya dan soal berbohong sang kaka paling jago dalam menyimpan ekspresi kebohongan wajahnya jadi sangat sulit bagi gaby untuk mengetahui itu sebuah kebohongan atau kebenaran.


Daddy rizal dan gaby yang mendengar jawaban spontan ghea langsung tertawa lepas melihat sikap polos ghea yang tanpa sadar berkata jujur, ghea yang mendengar tawa mereka langsung tersadar, menyimpan make up nya lalu menatap bingung gaby dan daddy nya secara bergilir.


" kenapa kalian tertawa! apa riasan ku ada yang berantakan.! gaby mengambil kembali make upnya, melihat wajahnya di cermin kecilnya lalu menelisik semuanya untuk memastikkan riasan make up diwajahnya.


Tanpa mereka sadari dari arah kejauhan, dua orang tengah menatap kebersamaan mereka bertiga yang sedang asyik bercanda gurau penuh tawa kebahagiaan.


Ya bryan dan maya yang sedari tadi fokus menatap kebersamaan mereka bertiga.

__ADS_1


bryan menghela napas saat melihat kemarahan dan kecemburuan di wajah maya, ia tidak tega jika terus melihat air mata yang terus menetes di wajah maya, wanita yang sangat ia cintai.


__ADS_2