
doni melirik ke arah dimana para pengawal dan pelayan hanya berdiam diri menonton.
Doni menatap tajam mereka, mata nya menyorot tajam sedangkan mereka yang di tatap hanya mengelengkan kepala dengan memasang wajah melasnya.
" ckk..awas kalian! akan aku adukan pada tuan bryan.! batin doni.
bugh..
sebuah lemparan bantal yang cukup besar tepat mengenai wajah doni, ia tidak menyadarinya karna sibuk menatap tajam para pegawainya.
" rasakan itu! akhirnya ada barang yang tepat mengenai wajahmu.! ejek maya. ia bergegas pergi ke kamarnya seraya berdecak kesal.
doni mengusap pelan wajah nya yang terkena lemparan sembari menatap kesal punggung istri tuan'nya yang pergi begitu saja tanpa rasa bersalah.
doni menatap sinis ke para pelayan dan pengawal yang sibuk menertawakan penderitaan'nya. melihat tatapan tangan kanan bosnya membuat mereka menunduk malu.
doni melenggang pergi ke arah sofa, mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah karna seharian ini menghadapi amarah maya.
" sial! aku kecolongan, pasti sekarang mereka sedang bersenang-senang.! ketus maya. tangan'nya mengenggam erat seprai kasur menahan rasa cemburu nya.
__ADS_1
.
.
Di sebuah resort mewah di yogyakarta, bryan tengah membujuk ghea yang terus bersembunyi di kamar mandi.
Tok.tok
bryan terus mengetuk pintu kamar mandi tanpa henti.
" sayang buka pintunya! cepet aku udah ngga tahan.! pinta bryan dengan wajah yang melas karna sedari tadi menahan hasratnya.
lagipun ia tidak ingin menyerahkan semuanya pada pria yang tidak mencintainya.
" aku ngga mau! belum siap, nanti saja.! sahut ghea. sekuat tenaga ia menahan pintu kamar mandi agar tidak di dobrak suaminya.
" ayolah ghea! Ayo kita lakukan saja! aku yakin kamu sudah cukup siap dengan apa yang akan kita lakukan.! bryan terus mengetuk pintu kamar mandi. ia tidak akan berhenti sebelum ghea membuka kan pintu.
ghea tidak menjawab apapun, ia fokus menatap dirinya sendiri di cermin kamar mandi, menatap dirinya yang sedang memakain lingerie untuk kedua kalinya.
__ADS_1
" kenapa kau belum siap! bukankah waktu itu kau sudah siap dan bersedia untuk melakukan'nya.! ucap bryan seraya menahan hasrat sekuat tenaga.
" iya! kemarin memang aku sudah siap, tapi melihat kepedulian mu pada kak maya membuat ku cemburu tapi, tetap saja aku menunggu mu untuk kembali ke kamar tapi bukan'nya kembali kau malah sibuk dengan.! ghea menutup mulutnya dengan tangan. merutuki kebodohan karna sudah keceplosan mengatakan rasa cemburunya.
bryan tersenyum mendengar ungkapan wanitanya.
" yes! akhirnya aku mendapatkan jawaban'nya.! ucap bryan dengan senyuman lebar diwajahnya.
pertanyaan nya selama ini mengenai perasaan ghea padanya akhirnya terjawab, ia mendapatkan langsung jawaban'nya
bryan berdehem.
" baiklah! jika kamu tidak mau, maka aku akan melepaskan hasratku kepada wanita bayaran.! goda bryan. menatap pintu kamar mandi, menunggu ghea membuka pintu kamar mandi.
" apa yang dia katakan.! ghea melengus kesal.
" jadi dia ingin membayar wanita lain untuk melayaninya.! ghea membuka pintu kamar mandi dengan kesal. menelisik sekeliling kamar, mencari keberadaan suaminya yang entah menghilang kemana.
" dasar cassanova.! decak kesal ghea.
__ADS_1
" kau memanggilku.! bryan melingkarkan tangan di pinggang ghea, seraya terus menciumi tengku istrinya penuh hasrat