Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 83


__ADS_3

" nona ghea.! panggil doni sambil mengetuk pintu dengan pelan.


" iya ada apa.? sahutnya tanpa membuka pintu kamar karna sedang sibuk berdandan.


" apa anda baik-baik saja.?


ghea mengerutkan keningnya berpikir apa maksud dari doni menanyakan kabarnya padahal jelas-jelas dia ada di mansion dan baik-baik saja.


klek.


" apa maksud mu.? ujarnya menatap doni yang tengah berdiri tepat di depan pintu kamarnya saat ia membuka pintu.


" tidak apa nona aku hanya ingin memastikan kabarmu saja.? sahutnya sambil melemparkan senyuman setelah memeriksa kamar ghea, doni pamit kembali turun ke bawah untuk memeriksa dan memastikan keadaan mansion aman terkendali.


waktu sudah menunjuk'kan pukul tujuh malam tapi bryan tak kunjung kembali ke mansion untuk makan malam bersama ghea sesuai janji yang diberikan nya.


ghea menarik napas kasarnya sudah sejak tadi ia bersiap tapi pria yang di tunggu nya tak kunjung datang membuat ghea merasa cemas sekaligus takut karna yang ia tahu terakhir kali suaminya itu pergi bersama maya untuk melakukan mediasi perceraian mereka yang seharusnya sudah selesai satu jam yang lalu.

__ADS_1


ghea terus berjalan mondar mandir menanti kedatangan suaminya yang pulang terlambat tanpa memberikan kabar apapun mengenai dimana ia sekarang.


ghea menghampiri doni yang sejak tadi hanya duduk diam di sofa sambil menatapnya yang sibuk mondar-mandir tak jelas.


ghea menatap sinis doni melihat tatapan istri tuan nya membuat doni sedikit menunduk kan kepalanya sambil mengigit bibir bawahnya ia menjadi gugup sekaligus takut dengan sorot mata tajam wanita yang duduk disampingnya.


" dimana bryan? kenapa belum sampai juga? apa dia melupakan janji nya padaku? doni di cecar begitu banyak pertanyaan sedangkan yang di tanya hanya diam saja dengan kepala yang masih menunduk.


" doni jawab dimana bryan? kamu pasti tau kan dimana dia sekarang? apa bryan masih bersama kak maya? kenapa mediasi mereka begitu lama sampai jam segini belum kembali.! cecar kembali ghea yang menjadi tambah kesal dengan diam nya doni tanpa mau memberikan jawaban apapun padanya.


ghea yang sudah merasa kesal segera menelepon bryan untuk menanyakan keberadaan nya tapi suaminya itu tak menjawab satupun telepon darinya, ghea terus mencoba menghubungi bryan entah sudah kesekian berapa tapi pemilik ponsel tidak mengangkatnya sama sekali membuat ghea merebut paksa telepon doni untuk menelepon ponsel suaminya melalui doni siapa tau bryan akan menjawab telepon jika doni yang menelepon nya.


ghea berjalan mendekati doni sambil melemparkan senyuman tipis ia juga duduk dan mulai meraba kantong celana doni.


" nona ada mau apa.? doni sontak berdiri saat ghea mendadak meraba isi kantong celana nya.


" berikan ponsel mu.! pinta ghea dengan nada ketus.

__ADS_1


" untuk apa nona.?


" untuk menelepon ibumu.! ucapnya dengan ketus di tengah kekesalan nya mengapa doni bisa bertanya hal seperti itu tentu saja ia meminjam ponsel untuk menelepon suaminya yang sedang ia incar sejak tadi.


doni mengerutkan keningnya menatap bingung ghea yang akan menelepon ibu nya entah untuk kepentingan apa.


" untuk apa menelepon ibuku.!


ghea menarik napas kesal.


" berikan saja aku ingin menelepon bryan.!


" jangan nona tuan memberikan pesan untuk tidak menelepon nya saat ia masih berada di luar.! ujarnya sambil berusaha menyembunyikan ponsel miliknya.


" bagaimana caraku mengambil ponsel miliknya.! batin ghea menatap wajah doni berusaha mencari cara bagaimana mengertak dirinya.


" doni apa kau bisa bela diri.!

__ADS_1


" bisa nona tapi tidak terlalu jago.! jawab jujurnya


__ADS_2