Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 17


__ADS_3

" aku sangat mencintai mu bryan richard.! Ucap maya sambil mengedipkan satu matanya.


" sayang.. apa kau sudah puas membalaskan dendam mu.! Ucap bryan, yang masih memeluk erat maya.


Deg


Mendengar ucapan suaminya sontak membuat maya terkejut dan melepaskan pelukannya tapi sedetik kemudian ia tersenyum, menatap wajah tampan dan cerdik suaminya. ia tahu jika lambat laun sang suami akan mengetahui jika semuanya bukanlah ketidak sengajaan tapi memang sudah di rencanakannya sejak awal.


" kau sudah tau.? Tanya maya. Mendongkakan kepala menatap wajah sang suami dengan seringai senyumnya.


Bryan hanya menganggukan kepala lalu kembali menarik pinggang maya dan memeluknya.


" kau itu memang seorang richard! Aku tidak bisa menyembunyikan apapun darimu.! Ucap maya membalas pelukan mesra bryan.

__ADS_1


" tapi perlu di ingat! Kau jangan sampai membuatnya celaka karna di dalam tubuhnya ada nyawa anak kita yang sedang ia kandung.! Bisik bryan, lalu mencium tengku maya berulang kali dengan penuh gairah.


" tidak! aku hanya ingin dia merasakan apa yang keluarga ku rasakan! aku tidak rela jika mereka menjalani kehidupan yang penuh kebahagiaan sedangkan keluarga ku terus berusaha melupakan semuanya tapi tetap tidak bisa.! Lirih maya yang mulai meneteskan air mata karna mengingat kebenciannya pada keluarga ghea.


" aku akan mendukungmu tapi kau tidak boleh melakukan sesuatu yang berlebihan! aku tidak ingin kau melakukan balas dendammu dengan sesuatu yang berbahaya.! Tegas bryan untuk maya. Menatap wajah cantik istrinya yang berlinang air mata


" aku tidak akan mencelakai mereka! Aku hanya ingin ghea dan rizal adhitama merasakannya agar mereka mengingat kembali kenangan masa lalu pahitnya.! Maya menatap sinis ke arah mereka bertiga yang tengah tersenyum bahagia.


Maya hanya menganggukan kepala sebagai jawabannya. lalu sedetik kemudian ia tersadar akan sesuatu.


" lepas! Aku ingin pergi untuk menemui mereka.! Maya menunjuk pada tiga orang disana seraya berusaha melepaskan pelukan suaminya yang malah semakin erat memeluknya.


" nanti saja! Aku masih ingin bersama mu.! Bisik kembali bryan yang masih terus menelusuri leher sang istri.

__ADS_1


Sebenarnya maya juga ingin sekali membalas pelukan dan ciuman bryan, gairahnya juga sudah naik setelah mendapat sentuhan bibir manis bryan di lehernya tapi ia tidak ingin rencananya gagal oleh karna itu ia terus berusaha melepaskan pelukannya dari bryan karna ia ingin menjalankan awal rencananya, jika dia masih tetap disini bersama sang suami maka rencananya yang sudah di susunnya akan gagal.


" aku harus menemui mereka.! Maya menginjak kaki bryan dengan keras agar suaminya itu mau melepaskannya, lalu melenggang pergi meninggalkannya.


" awww.! Bryan memekik kesakitan saat mendapat benturan keras di kakinya, melihat ke arah kakinya yang kini memerah karna high heels sang istri tepat mendarat di kakinya.


Bryan yang mendapat penolakan keras maya hanya bisa berdecak kesal, karna bisa-bisanya maya menolaknya padahal sejak tadi gairahnya sudah bergejolak.


Saat sudah berjarak jauh dengan bryan, maya memutar balik badannya, memberikan kiss tangan dan mengedipkan satu matanya


" nanti saja.! Maya berteriak dari arah yang cukup jauh dengan bryan lalu melenggang pergi tanpa mempedulikan perasaan dan gairahnya.


" bisa-bisanya dia pergi begitu saja.! Ketus bryan menatap punggung maya yang mulai menghilang dari pandangannya.

__ADS_1


__ADS_2