Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 56


__ADS_3

'' apa kau ingin ikut pergi dengan ku.! ucap bryan.


maya mengerucutkan keningnya, menatap bingung sikap manis bryan padanya.


" pergi dengan mu? kemana.? sahut maya. ia tersenyum bahagia melihat perubaha sikap bryan padanya.


maya yang sangat bahagia, ia hendak mencium suaminya tapi tangan bryan menghalangi terlebih dahulu bibir maya sebelum mendarat di bibirnya.


" tidak perlu banyak bertanya? ganti saja pakaian mu.? titah bryan. ia memalingkan wajahnya menatap ponselnya.


maya yang sedikit kesal karna bryan tidak mau di cium ia hilangkan rasa kesalnya di ubah menjadi senyum bahagia, kemudian ia bergegas pergi menaiki tangga menuju kamarnya.


ghea yang melihat dan mendengar percakapan mereka, hanya menatap sendu seraya menghela napas.


maya yang sadar jika ghea mendengar rencana bryan padanya, dengan sengaja maya terus tersenyum melewati ghea yang tengah berdiri tak jauh dari tangga tapi maya memundurkan langkahnya, menatap sinis ghea lalu membisik'kan sesuatu padanya.


" kau dengar! suami kita mengajak ku pergi, hanya aku dan kamu tidak di ajak sama sekali oleh suami kita.! ejek maya. lalu ia pergi menaiki tangga kembali.


ghea yang tidak ingin memperdulikan perkataan maya, ia memilih pergi ke kamarnya.

__ADS_1


setelah maya bersiap dan berdandan cantik, ia di ajak menaiki mobil dengan mata yang tertutup.


bryan langsung menutup mata maya dengan kain kecil.


" apa ini bryan.? maya meraba kain yang menutupi matanya.


" aku akan membawa mu ke tempat spesial! jadi mata kamu harus ditutup biar lebih romantis.! bohong bryan.


" aaa..ya ampun so sweet banget.! lirih maya. matanya berbinar-binar mendengar ucapan suaminya, tak lupa ia juga tersenyum bahagia.


setelah menutup mata maya, bryan segera keluar dari mobil, memberikan isyarat pada doni untuk segera mengantikan dirinya.


setelah doni masuk ke dalam mobil yang di dalamnya ada maya, bryan kembali masuk ke mansion sedangkan doni segera menancap gas, pergi menuju tempat yang akan di datanginya.


ghea menghela napas


" kak maya beruntung banget bisa pergi keluar! sedangkan aku terus tinggal di mansion jadi kaya ayam bertelur yang di kurung.! keluh ghea.


lagi-lagi ghea menghela napas.

__ADS_1


" lebih baik aku tidur untuk menghilangkan kebosanan ini.! ghea menarik selimutnya, menutupi semua tubuh dan perlahan menutup kedua matanya.


bryan memasuki kamar ghea tanpa mengeluarkan suara apapun, ia menatap kesal ghea yang bisa-bisanya tidur padahal dia tahu jika suaminya itu mengaja maya pergi.


" kenapa dia tidak cemburu! bahkan setelah tahu jika aku mengajak maya pergi tanpa mengajaknya.! guman bryan seraya mengelengkan kepala.


bryan berdehem keras hingga membuat ghea yang baru akan tertidur sedikit terkejut mendengar deheman keras suaminya, ia kemudian bangun dan menyenderkan tubuhnya di headboard dan menatap bingung suaminya.


" cepat bersiap! aku akan mengajakmu pergi.? ucap bryan yang tengah duduk di dekat pintu sembari menatap ghea.


" bukan'nya tadi pergi dengan kak maya? dimana dia.? ghea menatap sekeliling mencari keberadaan maya.


bryan menghela napas.


" ayolah betina cepat bersiap.! ucap bryan dengan suara sedikit tinggi.


ghea mengerucutkan keningnya menatap kesal suami yang memanggilnya betina.


" betina.! keluh ghea. ia menyeka selimut, bergegas bangun menghampiri bryan.

__ADS_1


" ada apa ini? apa kau berniat mengajak kami berkencan secara bersamaan.! tebak ghea. ia menelisik wajahnya mencari tahu rencana bryan sebenarnya.


bryan yang hendak menjelaskan, bicara nya di sela celoteh ghea.


__ADS_2