
" cepatlah kita pergi kesana, apa kamu ngga bosan terus didalam villa.! ajaknya sambil menuntun pelan ghea menuruni tangga dengan sangat hati-hati mengingat usia kandungan ghea yang semakin besar.
" tapi daddy menyuruh kita untuk terus didalam villa.! pekik ghea mengekor rio mengikuti tangannya yang ditarik rio.
" sudahlah jangan terlalu mendengarkane uncle rizal, emangnya kaga bosen apa didalam kamar terus.! seru rio tak mengendahkan pekikan ghea ia terus menarik tangan ghea tapi dengan pelan karna tidak ingin menyakiti sepupunya.
rio mencontohkan ghea bagaimana cara menanam padi walaupun itu membuat baju ghea kotor tapi ghea menyukainya ada rasa sensasi beda saat dia mencoba menanam padi untuk pertama kalinya meskipun ghea melakukan nya dengan gagap tapi ia berusaha mengikuti semua yang dicontohkan rio.
rio memperhatikan semua kesulitan ghea dari gubuk tempat istirahat yang biasa digunakan, ia cekikikan sendiri saat melihat betapa sulitnya ghea berusaha agar terlihat lihai menanam padi sebagaimana yang dicontohkan rio tadi. rio tanpa henti memandang ghea sepupu yang sudah dianggapnya sebagai adik kecil yang manis dan manja namun seiring waktu sikap manja ghea berubah saat usia nya menginjka dewasa.
sejak kecil rio sudah memiliki perasaan pada ghea, perasaannya berbeda saat menginjak dewasa jika saat kecil ia menyayangi ghea sebagai adik berbeda dengan saat dewasa rio menyayangi ghea sebagai seorang wanita tapi perasaan itu ia pendam mengingat status sosialnya yang berbeda dengan ghea dan lagipun ia hanyalah anak angkat adik rizal yang sudah meninggal. sejak kepergian ayah angkatnya uncle rizal selalu disampingnya mencurahkan semua kasih sayang padanya, rio tidak pernah merasa jika dia hanyalah seorang anak angkat karna uncle rizal dan sepupu-sepupunya menyayanginya begitu tulus hingga ia tidak pernah merasa kehilangan kasih sayang.
__ADS_1
perasaan yang tidak bisa terus dipendam membuat rio sempat ingin mengutarakan perasaannya namun niatnya ia urungkan saat mengetahui jika ghea akan segera menikah dengan kekasihnya ryan.
rio terbangun dari lamunannya saat melihat tangan kotor ghea yang berusaha merapihkan rambutnya yang bergerak mengenai matanya hal itu membuat ghea risih dan tidak nyaman. ghea berusaha merapikan rambutnya tanpa membuat wajahnya kotor terkena tangan yang penuh dengan lumpur. melihat itu rio dengan sigap berjalan mendekati ghea berniat membantunya namun gerakannya kalah cepat saat seorang pria yang tak asing sudah lebih dulu membantu ghea menyingkirkan rambut yang mengenai matanya.
pria itu tersenyum penuh kebahagiaan setelah menunggu cukup lama akhirnya ia bisa bertemu dengan istrinya secara langsung.
melihat pria didepannya ghea langsung memeluk erat bryan seakan tidak ingin melepaskan pelukan itu lagi, rasa kangen yang terus ia pendam selama dua minggu lebih akhirnya bisa ia lepaskan kepada istri tercintanya.
" aku merindukan mu.! ucap ghea dengan lirih masih dengan memeluk erat bryan menempelkan wajahnya didada bidang suami yang ia selalu ia rindukan.
" aku juga.! balas bryan ia terus mencium rambut ghea sesekali melirik datar ke arah pria yang sejak tadi memperhatikan istrinya secara diam-diam.
__ADS_1
melihat interaksi mereka dalam melepaskan rasa rindu membuat rio tersadar untuk segera melupakan semua perasaan yang ada pada ghea.
rio menguatkan diri untuk mendekati suami ghea mulai menyapa dahulu lalu mengajaknya berkenalan sebagai basa-basi perkenalan mereka karna pertemuan ini adalah pertemuan pertama bagi mereka.
" hai kenalkan aku rio sepupu ghea.! serunya berusaha menjabat tangan bryan yang masih erat memegang pinggang langsing ghea.
" aku bryan richard suami ghea.! balasnya sambil membalas jabatan tangan rio dengan malas.
rio tersenyum tipis saat merasakan hawa dingin tak suka bryan padanya.
sebenarnya rio sangat kesal dan marah pada bryan saat mengetahui semua kejadian yang menimpa ghea beberapa bulan lalu kejadian yang membuatnya harus berpisah dengan kekasihnya ryan dan menikah dengan pria yang menjadi suami kaka sambungnya dulu.
__ADS_1
" dia itu rio adhitama kaka dari daniel adhitama, kak rio ini bukan sekedar sepupu tapi dia sudah aku anggap sebagai kaka karna saat sekolah kak rio ini selalu melindungiku dari teman-temanku yang suka usil.! jelasnya yang diringi tawa saat mengingat kenangan masa kecilnya yang begitu indah penuh dengan keceriaan dan tawa tidak pernah merasa sedih seperti orang dewasa saat mulai menanggung beban.