Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 35


__ADS_3

bryan berdiri dari duduk'nya, memasukkan satu tangan'nya ke kantong celana.


" sudah selesai.! bryan berjalan mendekati ghea.


Ghea hanya mengangguk.


" siapa.!


" bukan siapa-siapa.! ketus ghea.


" ckk.. cepat bersiap.! bryan melenggang pergi meninggalkan ghea dengan rasa cemburu dan kesalnya dengan sikap ghea padanya.


tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang menatap tajam mereka seraya memegang ujung bajunya karna kesal.


.


.


bryan mengajak ghea pergi ke mall untuk membeli semua barang-barang keperluan bayi twins.


" pilihlah semua kebutuhan yang di perlukan bayi twins! aku tidak mengerti jadi aku membawa mu kesini untuk membeli semua'nya.! jelas bryan. menatap isi toko khusus perlengkapan bayi.

__ADS_1


" tapi kita belum mengetahui jenis kelamin bayi twins.! jawab ghea seraya mengusap perutnya.


" memang'nya kau belum memeriksakan'nya ke dokter.! tanya bryan tetapi matanya fokus melihat perlengkapan bayi.


ghea menghela napas


" usia kandungan ku itu baru sepuluh minggu jadi belum bisa di deteksi jenis kelamin'nya.! jawab ghea dengan ketus karna suaminya itu tidak mengerti apapun mengenai kandungan.


" ohhh.! jawab singkat bryan seraya berjalan mondar-mandir menatap semua baju-baju bayi yang lucu dan mengemaskan.


ghea berdecak kesal dengan jawaban singkat bryan.


" aku akan membeli baju ini.! bryan menunjuk pada sepasang baju bayi berwarna pink dengan corak mickey mouse yang menurut bryan bagus dan lucu.


" tidak! baju yang ini lebih cocok.! ghea menujuk pada sepasang baju berwarna biru dengan corak yang sama.


" tidak! warna pink lebih lucu! bagaimana jika bayi twins perempuan.! ucap bryan seraya menunjuk kembali baju yang di pilihnya.


" bagaimana jika bayi twins laki-laki! tidak mungkin kan memakaikan baju warna pink.! ghea masih bersikeras


" benar juga! tapi bagaimana jika bayi twins perempuan.! bela bryan. matanya kembali melirik sepasang baju bayi pilihan'nya.

__ADS_1


" kenapa kalian tidak membeli keduanya saja.! ucap seseorang yang menyela perdebatan sepasang suami istri tersebut.


bryan dan ghea yang mendapatkan saran tampak berpikir sejenak, membenarkan saran dari orang yang tidak di kenalnya.


kemudian bryan dan ghea menatap ke arah sumber suara.


" hai.! sapa ryan seraya melambaikan tangan dan melemparkan senyuman untuk sepasang suami istri.


" ryan.!


ghea dan bryan yang tidak ingin terus berdebat, memutuskan untuk membeli barang dan perlengkapan bayi yang mereka sukai, setelah memilih beberapa baju, tempat tidur dan tempat makan bayi. setelah selesai mereka bertiga memutuskan untuk pergi ke restoran di dekat mall untuk makan siang sekaligus berbincang.


di sinilah mereka bertiga, duduk di satu lingkaran meja yang sama, menunggu makanan yang sudah mereka pesan. tidak ada satu pun yang berbicara, mereka sibuk dengan pemikiran mereka masing-masing seraya sesekali saling menatap satu dengan yang lain.


ryan menghela napas untuk memulai pembicaraan.


" terima kasih? kalian dengan senang hati mau mengajak'ku makan siang bersama.! ucap ryan yang memulai pembicaraan di tengah keheningan mereka.


" ckk. mengajak! bukankah kau yang memaksa untuk ikut.! ejek bryan menatap tajam ryan yang terus tersenyum menatap ghea.


" oww! tenang tuan, jangan cepat emosi! aku ini hanya ingin berbincang dengan MANTAN KEKASIH KU.! ucap ryan. mengarahkan matanya menatap ghea yang duduk di hadapan'nya.

__ADS_1


ghea mengerucutkan kening saat mendapat tatapan dari ryan mantan kekasihnya, kemudian ia beralih menatap bryan yang memberikan'nya tatapan tajam.


__ADS_2