
" apa yang bisa aku lakukan untuk menghilangkan kebencian mu kak ay.! lirih ghea. menatap maya yang masih membelakanginya.
maya menghela napas.
" aku akan mencoba untuk menghilangkan kebencian ku padamu jika kau mau meninggalkan bryan dan ya! jangan terus memanggilku kak ay karna aku sangat membenci panggilan itu.! ucapnya seraya melanjutkan langkahnya.
ghea terdiam membatu mendengar ucapan maya padanya.
.
.
" doni.?
" ya tuan.!
" apa kau sudah mendapatkan informasi mengenai perusahaan ari nugroho.? tanya bryan tanpa menatap doni. matanya fokus menatap laptop dengan tangan yang sibuk mengetik.
" anak buah kita sedang menuju kemari untuk memberikan informasi'nya tuan.! sahut doni.
" bagus! sebelum kita melakukan kerja sama dengan perusahaan nugroho, kita harus mencari tahu dulu semua seluk belum pemiliknya.! ucap bryan.
doni mengangguk
__ADS_1
" tuan! apa yang sedang kau kerjakan, mungkin aku bisa membantu'mu mengerjakan pekerjaan mu.! pinta doni karna sedari tadi ia bingung melihat bryan terus mengutak-atik laptop tanpa tahu apa yang sedang di carinya.
" tidak usah.!
" apa tuan yakin! karna daritadi aku melihat wajahmu yang terlihat bingung.! jujur doni.
bryan menghela napas.
" menurutmu! bunga apa yang di sukai ghea.? bryan memalingkan wajahnya menatap doni yang tengah duduk di hadapan'nya.
" aku tidak tau! tapi kita bisa mengetahuinya jika kita bertanya pada nona ghea.! saran doni.
" kau ini! aku ingin memberikan surprise padanya, jika aku bertanya bunga kesukaan'nya dia bisa tahu aku akan memberinya bunga.! ketus bryan. ia bingung bagaimana bisa doni menyarankan hal yang akan menghancurkan suprise'nya.
doni memutar bola matanya, ia berpikir sejenak dengan saran'nya.
bryan menggaruk kepalanya. ia kesal dengan doni yang malah balik bertanya, bukan'nya memberikan solusi doni justru membuat bryan jadi tambah bingung.
" ckk. kau ini! aku bertanya padamu tapi, kau malah balik bertanya.! ketusnya seraya menatap kesal doni.
doni mengaruk kepalanya seraya tersenyum merutuki kebodohan'nya.
" maaf tuan! saya juga bingung harus menjawab apa.! Ucapnya.
__ADS_1
bryan berpikir sejenak seraya memainkan pulpen di tangan'nya.
" bryan.! panggil maya yang tiba-tiba masuk ke ruangan kerja bryan.
" maya.! Pekik bryan.
" aku ingin bicara dengan mu.! maya berkata dengan serius.
" bicara apa.?
" aku ingin kau menceraikan ghea sekarang juga.! pinta maya seraya menatap tajam bryan.
" tidak bisa.! tegas bryan.
" kenapa tidak bisa.? maya mendekati bryan kemudian duduk di pangkuan'nya.
" aku yang meminta'nya, batalkan saja perjanjian itu! aku akan melakukan operasi pada rahimku agar baby kita bisa aku kandung sendiri.! ucap maya penuh keyakinan. ia sangat yakin jika bryan akan setuju dengan'nya, maya akan melakukan apapun agar bryan bisa kembali ke dalam pelukan'nya.
bryan bangkit dari duduknya hingga membuat maya jatuh tersungkur.
" awaa.! pekik maya seraya memegang bagian yang sakit, kemudian bangun kembali
" kenapa mudah sekali bagimu untuk mempermainkan kehidupan orang lain! apakah pernikahan itu sebuah permainan.! tegas bryan. ia memalingkan wajahnya ke jendela, bryan enggan untuk melihat wajah maya yang tidak pernah merasa bersalah dengan yang sudah ia lakukan.
__ADS_1
" apa maksudmu? bukankah kau juga turut ikut dalam rencana balas dendamku! kau juga mendukung dan menyetujui pernikahan kontrak ini.! ucap maya dengan nada kesal.
" ya..aku memang mendukung mu untuk balas dendam dan menyetujui pernikahan ini! tapi, aku tidak menyangka jika kamu berbohong padaku mengenai kondisi rahim'mu.! Tegas bryan. ia memalingkan wajahnya menatap maya penuh kemarahan dan rasa kesal.