
bryan mencium bibir dan perut ghea, lalu bryan mengusap-usap rambut istrinya hingga perlahan ghea menutup matanya karna merasakan kelembutan usapan suaminya.
bryan tersenyum penuh arti. dengan perlahan bryan menutup matanya.
setelah memastikan bryan tidur, ghea berniat mengambil ponselnya untuk menonton kembali tayangan ulang tapi baru saja ghea menyingkat selimut sudah terdengar suara deheman bryan.
" mau kemana.? tanya bryan dengan suara dingin tentu saja masih dengan mata yang tertutup.
ghea mengaruk-garuk tengku lehernya menatap bingung bryan yang peka akan aksinya.
" lebih baik aku tidur saja.! lirihnya sambil menarik kembali selimut.
bryan melingkarkan tangan nya di perut ghea.
" tidurnya menghadap padaku.!
mendengar permintaan suami nya ghea langsung memiringkan tubuhnya tidur dengan posisi miring menatap jelas wajah suaminya.
tanpa sadar ghea melempar senyum manisnya sambil memegang gemas pipi suaminya yang terlihat manis saat sedang tidur.
" kenapa? apa aku tampan.? tebaknya.
ghea memicingkan bibirnya lalu menyingkirkan tangan dari pipi suaminya.
" geer.! elaknya.
bryan memegang tangan ghea lalu meletak kan kembali di pipinya.
__ADS_1
" jangan di lepas! biarkan seperti ini.! ucapnya dengan lembut masih dengan mata yang tertutup entah bryan itu sedang berpura-pura tidur atau hanya mengigau.
bryan kembali melingkarkan tangan nya di pinggang ghea.
seiring bergilirnya suara decakan jarum jam dengan suasana yang cukup dingin malam ini membuat mereka tertidur pulas saling berhadapan.
.
.
ghea terbangun dari tidurnya dari sudut lemari ia melihat bryan yang sudah bersiap untuk pergi ke kantor.
ghea mendudukan tubuhnya sambil mengucek-ngucek matanya agar melihat lebih jelas. ghea menatap jam di lihatnya baru jam 7 pagi tidak biasa nya bryan berangkat kerja sepagi ini.
" kau sudah ingin berangkat.! lirih ghea keadaan nya masih setengah sadar nyawa nya bahkan belum terkumpul semua untuk bangun dan mendekati suaminya.
bryan membungkuk kan badan nya hingga membuat tinggi mereka sejajar, memegang pipi manis ghea mendekati lebih dekat wajah istrinya.
ghea menatap bingung suaminya.
" apa yang akan dilakukan nya? apa dia akan mencium ku dalam keadaan ku yang bahkan belum mandi.! batin ghea.
" ada rambut di dekat bibirmu.! ucapnya sambil menyingkirkan sehelai rambut yang menempel menunjuk'kan nya pada ghea lalu membuangnya.
ghea menarik napas kesal pada dirinya sendiri yang pagi-pagi sudah berpikiran negatif pada suaminya.
" kenapa diam seperti itu? apa kau membayangkan aku akan mencium bibir mu.! bryan memegang kembali bibir ghea yang di iringi senyuman menggoda.
__ADS_1
ghea mengelengkan kepala.
" dasar geer.! ketusnya.
bryan kembali membungkuk kan badan nya.
" tolong bantu aku memakai dasi.! Pintanya dengan sangat lembut tak lupa ia melemparkan senyum manisnya.
" dasar anak kecil! pemilik perusahaan besar tapi tidak bisa memakai dasi.! ejeknya sambil memakaikan dasi di kerah kemeja suaminya.
" kenapa tidak belajar memakai dasi.? tanya ghea yang masih fokus membetulkan dasi.
" aku tidak mau belajar memakai dasi! biarkan saja istriku yang manis ini yang akan selalu memakai kan dasi untuk suaminya.! ucapnya sambil terus menatap wajah cantik nan manis istrinya.
ghea tersenyum malu, pipi nya merah merona karna ucapan yang di lontarkan suaminya.
" gombal.!
" hari ini aku akan melakukan mediasi dengan maya.! imbuhnya
" apa aku boleh ikut.!
" tidak.!
mendengar penolakan ghea langsung menghentikan tangan nya yang hampir selesai memakaikan dasi.
" kenapa.!
__ADS_1