Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
pelukan palsu


__ADS_3

" kak maya.! Panggil ghea seraya menepuk pelan lengan maya.


" ya.! Sahut maya yang terkejut dengan tepukan tangan ghea.


" apakah bryan menceritakan semuanya.? Tanya maya dengan wajah yang serius.


" ya dia menjelaskan semuanya padaku! bagaimana janin ini ada di dalam perutku, memberitahu bahwa dia sudah menikah dan alasan kenapa kalian menggunakan ibu pegganti untuk anak kalian! dan mengenai kenapa aku yang dipilih. bryan sudah menceritakan semuanya bahwa ini adalah karna kecerobohan dan kesalah pahaman.! Jawab ghea.


" bagus! bryan tidak menceritakan sebenarnya itu artinya bryan tidak mengetahui alasan yang sebenarnya.! Guman maya dalam hati dengan senyuman tipisnya.


" maafkan aku ya! Seharusnya aku tidak meilihmu.! Lirih maya.


" tidak apa-apa! Aku sudah ikhlas menerima takdir ku ini, lagipula ini hanya pernikahan kontrak.! Jawab ghea dengan raut wajah yang sendu.

__ADS_1


Maya yang melihat kesedihan di wajah ghea, ia pun berdiri dari duduknya dan berjalan menghampiri ghea lalu memeluk erat tubuhnya.


" maafkan kami berdua ya! dan terima kasih sudah mau membantu kami.! Lirih maya seraya mengusap-usap punggung ghea.


€€€


Mansion Adhitama


Disini lah mereka bertiga, tengah duduk di ruang tamu dengan gaya interior yang unik dan mewah yang di dominasi warna putih dan hijau muda. Dua pria yang memiliki umur yang berbeda saling menatap tajam satu dengan yang lain.


Daddy rizal menatap ghea untuk memastikkan jawaban akhir ghea mengenai lamaran yang di ajukan bryan, ghea yang melihat tatapan daddy nya hanya menganggukan kepala sebagai jawaban nya.


" baiklah! Saya akan menerima lamaran ini karna ghea pun menerimanya, ya meskipun saya tahu bahwa keputusan ini di ambil karna keterpaksaan.! Sahut rizal yang kini memutar bola matanya, menatap sinis pada bryan.

__ADS_1


bryan yang mendapatkan tatapan sinis hanya mengerucutkan kening dan menatap bingung pada calon ayah mertuanya.


" terima kasih karna kalian sudah memberikan jawaban yang aku inginkan! Karna semuanya sudah selesai maka saya izin pamit.! bryan bangkit dari duduknya, mulai berjalan keluar dari mansion. ghea dan daddy rizal yang melihatnya hanya mendengus kesal karna sikap sombong bryan.


Namun saat bryan hendak melangkahkan kakinya tepat keluar dari pintu mansion, seseorang dengan suara keras memanggilnya yang seketika membuat langkah kakinya terhenti.


" tunggu tuan Sombong.! Teriak rizal yang masih duduk di sofa.


rizal menatap sinis bryan dari atas sampai bawah lalu mengelengkan kepala.


" kita belum selesai tuan bryan richard.! Ketus rizal seraya memberika kode agar bryan duduk kembali. " apa kau tidak memiliki sopan santun saat berbicara dengan orang tua, apalagi sebentar lagi saya akan menjadi mertua anda.! Sindir rizal seraya mendengus kesal dengan sikapp dan perilaku bryan yang sangat sombong.


" maafkan saya.! Lirih bryan yang kini sudah kembali duduk di sofa yang sama.

__ADS_1


" kenapa anda tidak sabaran sekali! Saya mengerti jika anda tidak memiliki banyak waktu, tapi apakah anda tidak bisa meluangkan waktu lebih lama untuk ini. Pembahasan yang akan kita bicarakan ini bukan kesepakatan bisnis tapi pernikahan yang sangat di sakralkan oleh keluarga dan sepasang pengantin.! Ucap rizal yang meluapkan kekesalannya dengan memberikan penjelasan dan masehat pada bryan.


__ADS_2