Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 80


__ADS_3

ghea diam-diam menyelinap keluar melalui pintu gerbang belakang, dengan akalnya ia berhasil keluar tanpa sepengetahuan dua pengawal yang berjaga di gerbang belakang.


setelah berhasil keluar dengan segera ghea pergi dengan taksi menuju perusahaan richard sebagai tujuan nya.


setelah sampai di perusahaan richard para karyawan menatap bingung ghea, mereka bertanya-tanya siapa wanita yang datang ke perusahaan richard dengan penampilan yang tidak biasa terlihat jelas jika ia dari keluarga terpandang. jika para karyawan wanita menatap sinis berbeda dengan para karyawan pria yang menatap kagum wanita yang cantik dan manis yang datang ke perusahaan richard.


tidak semua karyawan menatap ghea ada juga beberapa karyawan yang bersikap cuek dan acuh tidak ingin peduli dengan apapun kecuali pekerjaan nya.


" kenapa mereka menatap ku seperti itu.! guman ghea sambil terus berjalan ke arah lift sesekali ia melemparkan senyuman sebagai sapaan kepada para karyawan.


para karyawan terus menatap ghea hingga ia masuk ke dalam lift menuju ruangan suami nya


tidak sulit bagi ghea mencari informasi alamat perusahaan bryan sekaligus mencari ruangan nya karna ia yang juga terlahir dari keluarga


terpandang membuatnya tidak sulit menebak-nebak di lantai berapa dan ruangan apa yang menjadi ruang kerja suaminya.

__ADS_1


di dalam ruang kerja bryan dan maya sedang berbincang masalah pertemuan kesepakatan bisnis yang akan mereka lakukan bersama.


" mari kita pergi bersama ke tempat mediasi.! ajaknya sambil memeriksa beberapak berkas yang di berikan maya.


" tidak perlu! aku akan pergi bersama pengacara ku saja.! timpalnya.


" ada hal penting yang ingin aku ceritakan padamu.! ucapnya dengan serius sambil menatap maya.


maya mengangguk setuju dengan ajakan bryan.


bryan tersenyum lalu ia kembali fokus pada berkas-berkas tadi.


di tengah obrolan serius mereka tiba-tiba seseorang membuka pintu mengagetkan mereka berdua yang langsung melirik ke arah pintu terbuka.


" ghea.! bryan yang terkejut langsung beranjak dari duduknya menghampiri ghea yang datang ke kantor nya meskipun sudah di larang.

__ADS_1


" kenapa kamu kemari? sudah aku katakan untuk jangan pergi kemana pun tanpa seizin ku? kenapa tidak memdengar dan menuruti perintah ku.! tegas bryan yang geram dengan istrinya yang tidak mau mendengarkan perintahnya.


" aku hanya ingin memberikan makan siang untukmu.! ucap nya sambil menunjuk kan kotak makan yang sudah di bawa nya.


bryan mengambil kotak makan nya lalu dengan cepat meletak kan nya di meja kerjanya.


" kenapa pergi dari mansion bukankah sudah aku katakan untuk tidak pergi kemana pun kenapa kamu tidak mengerti juga.! ucapnya dengan nada sedikit kesal.


ghea menatap bingung bryan yang bersikeras melarang nya pergi kemana pun


bryan memegang bahu istrinya.


" sebaiknya kamu pulang sekarang sebentar lagi aku akan berangkat ke pengadilan untuk mediasi dan ingat setelah sampai mansion jangan berniat untuk kabur lagi.! ucap nya tak kalah tegas.


" tapi.!

__ADS_1


" doni akan mengantar mu kembali ke mansion.! potong bryan yang langsung pergi keluar dari ruang kerja nya tanpa memakan makanan yang sudah di bawa ghea.


maya yang sejak tadi melihat tingkah bryan mulai mengerti akan sesuatu yang sedang menjadi fokus nya sekarang.


__ADS_2