Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 8


__ADS_3

Setelah pertemuan ghea dan bryan di restoran, ghea langsung mencari info lebih dalam mengenai bryan richard melalui internet. Dan benar saja saat ia mulai membaca satu per satu artikel mengenai dirinya, ghea langsung tersadar bahwa ia pernah satu kampus dengan bryan dan juga devi.


Ya meskipun mereka satu kampus tapi mereka bukanlah teman akrab, satu kampus bukan berarti satu jurusan kan.


€€€


Perusahaan Richard


Bryan Richard tengah serius membaca satu per satu berkas-berkas penting bagi perusahaan, berkas yang berisi banyak sekali kontrak kerja sama dengan beberapa perusahaan yang tak kalah besarnya di industri.


" doni, apakah kau sudah melakukan apa yang ku perintahkan.? Tanya bryan tanpa memalingkan wajahnya karna terus fokus membaca berkas.


" sudah tuan! Sebentar lagi anak buah kita akan memberitahu informasinya.! Sahut doni.


" good! Aku suka kerja mu yang cepat.! Puji bryan.


" terima kasih tuan.! Jawab doni dengan senyuman tipis di wajah karna mendapatkan pujian dari atasannya.


Bryan menatap doni dengan seringai senyuman di wajahnya, doni yang mendapatkan senyuman dari tuannya hanya membalas kembali senyumannya tapi sedetik kemudian ekspresi wajah doni berubah saat menyadari senyuman dan pujian yang di lontarkan atasan nya itu.


" ****! Tatapan dan senyuman itu, pasti tuan bryan tengah memberikan ku kode mengenai tugas baru.! Guman doni seraya sesekali menatap tuannya dengan ekspresi kesal.

__ADS_1


Bryan yang tengah fokus membaca berkas tiba-tiba di kejutkan dengan bersin-bersin yang keluar dari mulutnya.


" hacih..hacihh.. ada apa dengan ku! reflek bryan langsung menutup mulut dan hidungnya dengan tangan.


" tuan anda kenapa.? Tanya doni yang menatap bingung pada atasannya.


" what! Kau, hacih..hacihh...kau masih bertanya aku kenapa.? Ketus bryan seraya berusaha menahan bersin dengan tangannya.


" maksudku! Kenapa tuan bersin-bersin seperti itu.! Sahut doni.


" mana aku tahu, hacihh....!


" jangan-jangan apa.! Ketus bryan.


" sepertinya ada yang sedang membicarakan keburukan tuan.! Sahut doni yang langsung menundukkan kepalanya setelah mengatakan hal tersebut.


" kau! Itu semua tidak ada hubungannya dengan bersinku, hacihh...! Ketus bryan seraya mengelap hidungnya.


" ada tuan! Nenekku pernah mengatakan jika kita bersin-bersin tanpa henti itu artinya ada yang sedang membicarakan tentang tuan dan.! Jawab doni yang langsung menundukkan kepalanya saat mendapatkan tatapan tajam dari atasannya.


" maaf tuan.! Lirih doni.

__ADS_1


" sudahlah! Hacihh..Bicara dengan mu, hacih..hacih.. tidak ada gunanya.! Ketus bryan yang langsung bangkit dari duduknya dan pergi meninggalkan doni yang masih menundukkan kepalanya.


€€€


Di ruang tengah sebuah apartement dua orang sedang duduk saling berhadapan dengan tatapan tajam tanpa mengalihkannya sedikit pun.


" sayang! daddy kangen banget sama kamu my honey.! Seloroh daddy rizal seraya mencubit gemas pipi ghea.


" daddy.! Ketus ghea yang mengusap pipinya karna kesakitan.


" hahaha..maaf sayang habisnya daddy kangen plus gemes banget sama kamu.! Ucap daddy dengan tertawa kecil saat melihat ekspresi putri sulungnya.


" itu mah bukan kangen tapi emang kebiasaan daddy nyubit pipi ghea dan gaby.! Lirih ghea seraya menatap sinis daddy nya.


" come on honey! Jangan menatap daddy seperti itu.! Ucap daddy seraya menyenderkan badan dan kepalanya di sofa.


'' daddy.! Panggil ghea.


" ya honey.! Sahut daddy rizal yang perlahan memejamkan matanya.


" daddy! aku serius ingin membicarakan hal penting.! Ketus ghea.

__ADS_1


__ADS_2