
maya berjalan mendekati ghea lalu memegang bahu nya.
" tolong kamu turuti saja perintah bryan karna ini semua demi kebaikan mu.! ucapnya yang langsung berjalan keluar mengikuti langkah bryan.
ghea tertegun dengan sikap dan perkataan mereka berdua ia berpikir apa maksud dari semua perkataan suami dan kaka tirinya itu.
ghea masih diam mematung di tempatnya hingga suara pintu terbuka membuatnya terperanjat dari lamunan.
" nyonya ghea mari saya antar pulang.! ucap doni dengan sangat lembut.
ghea hanya mengangguk dan mulai mengikuti doni dengan jarak yang cukup dekat, doni melambatkan langkah kakinya agar bisa berjalan beriringan dengan ghea.
tidak ada yang berbicara di antara mereka hanya ada keheningan dan suara dari langkah kaki mereka dan beberapa para karyawan yang kebetulan sedang melewati koridor yang sama.
" dimana bryan dan kak maya.! tanya ghea memecah keheningan di antara mereka.
" mereka sedang ada pertemuan bisnis dengan klien.! jawabnya.
Deg.
__ADS_1
ghea merasa kecewa dengan bryan yang sudah berbohong padanya dengan mengatakan akan pergi ke pengadilan tapi pada kenyataan nya dia sedang bertemu dengan klien bisnis bersama maya.
" untuk apa berbohong seperti itu.! batin ghea.
" ohhh? kenapa kamu tidak ikut bukankah itu tugas kamu sebagai asisten pribadi tuan bryan.!
" sekarang tugasku hanya mengantarkan anda nona.!
ghea mengangguk kecil sambil menatap interior kantor suaminya.
" jam berapa mediasi bryan dan kak maya.!
" jam lima sore nona.!
" jadwal tuan bryan sangat padat hari ini.! jelasnya.
" aku ingin pergi ke toilet.! ucap ghea berjalan ke arah toilet wanita.
ghea masuk ke dalam toilet sedangkan doni menunggu tak jauh dari pintu toilet wanita.
__ADS_1
saat masuk ke dalam kamar mandi tanpa sengaja ghea mendengar percakapan dua karyawan wanita yang sedang mengobrol sambil berkaca di toilet.
topik pembicaraan mereka membuat ghea menguping nya. tentu saja ghea menguping penasaran karna yang mereka bicarakan adalah perceraian suami dan kaka nya.
ghea mendekati mereka dengan berpura-pura ingin membetulkan penampilan nya.
mereka terus membicarakan dan bertanya-tanya apa yang membuat kedua pasangan itu bercerai bahkan mereka menduga jika ada pelakor dalam hubungan rumah tangga mereka sampai membuat keduanya bercerai.
" bagaimana mereka bisa tahu! bukankah pernikahan ku dan perceraian mereka tertutup rapat tidak ada yang mengetahuinya selain keluarga.! batin ghea sambil sesekali melirik ke arah mereka.
setelah membicarakan bos nya mereka keluar dan bertemu dengan tangan kanan nya yang tak lain doni lalu melemparkan senyum dan menyapa basa basi meskipun ada pertanyaan dalam hati mereka mengenai apa yang dilakukan asisten tuan bryan di dekat pintu toilet wanita tapi mereka mengacuhkan nya untuk tidak bertanya karna takut.
setelah ghea keluar dengan segera doni mengantarkan nya pulang dan menjalankan tugas yang di berikan tuan nya.
setelah sampai di parkiran mobil doni masuk ke dalam mobil yang bukan miliknya ataupun bryan bahkan doni memasuki mobil tanpa membuka kan terlebih dahulu pintu untuk ghea ya meskipun ghea tidak mengharapkan itu tapi dia menjadi bingung dengan sikap doni yang berubah bahkan doni menyuruh ghea untuk duduk di depan menemani nya.
di perjalanan menuju mansion doni memilih jalan yang cukup jauh dengan memutar terlebih dahulu entah apa yang membuatnya melakukan itu.
ghea mengerutkan kening nya menatap bingung tingkah aneh doni setelah keluar dari perusahaan richard.
__ADS_1
" kenapa mengambil jalan mutar.!
" tidak apa-apa nona.! jawabnya dengan sesekali melirik ke kaca spion mobil mengamati belakang.