Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 137


__ADS_3

mendengar pengakuan itu membuat kedua pria sontak melepaskan pelukannya, mereka menatap haru dengan kondisi ghea yang tiba-tiba tersadar bahkan mulut mereka sampai tidak bisa berkata-kata.


ghea yang tidak mengetahui apa-apa hanya menatap bingung kedua pria itu, kenapa tatapan mereka seperti itu padanya, seolah-olah baru saja melihatnya.


dengan segera bryan memanggil dokter untuk memeriksa kondisi ghea, ia tidak ingin jika terjadi hal lain padanya tanpa sepengetahuannya.


setelah memeriksa dokter menjelaskan tentang kondisi ghea yang sudah membaik, terbangunnya ghea dari koma secara mendadak sungguh mengejutkan semuanya termasuk para dokter yang menjadi penanggung jawab ghea, baru kemarin salah satu dokter memeriksa keadaan ghea yang belum menujukkan hasil pemeriksaan yang akan menunjukkan tanda-tanda pasien akan terbangun dari koma namun semuanya tidaklah sesuai prediksi manusia. terbangunnya ghea dari koma adalah takdir tam terduga bagi mereka.


dengan kondisi ghea yang sudah membaik, ia bahkan sudah diijinkan pulang sore ini oleh para dokter, ini semua adalah hasil dari perjuangan dan doa semua orang pada kesembuhan ghea.

__ADS_1


" apa aku mengalami koma selama tiga bulan.! pekik ghea yang begitu terkejut dengan apa yang baru saja dikatakan suaminya, ia benar-benar tidak menyangka jika sudah mengalami koma selama tiga bulan bahkan matanya sampai melotot saking tidak percayanya.


" pantas saja tadi kalian menatap ku dengan aneh.! desia ghea.


rizal mendekati ghea lebih cepat mengalahkan gerakan bryan yang hendak mendahuluinya, rizal mencium wajah dan tangan ghea, ciuman itu beberapa kali mendarat diwajahnya dengan penuh semangat, itu adalah rasa ucapan syukur rizal pada tuhan karna sudah mengembalikan ghea kepadanya, hatinya kini tengah berbunga-bunga dengan terbangunnya ghea dalam keadaan sehat meskipun tubuhnya masih sedikit lemas paska operasi.


bryan mendengus kesal dengan gerakannya yang kalah cepat.


" dimana baby twins.! tanya ghea dengan dingin. bodohnya ia baru mengingat kedua putranya sekarang, kebahagiaannyan kini berubah menjadi rasa takut, takut jika kedua pria dihadapannya melakukan hal yang ditolak keras olehnya, tidak menyadari adanya baby twins membuat ghea berpikir jika daddy dan suaminya menukar nyawa mereka demi menyelamatkan dirinya.

__ADS_1


ghea menatao tajam kedua pria itu yang tak kunjung memberikan jawaban atas pertanyaannya.


" kalian tidak merubah keputusan yang sudah aku pilih'kan.! telisik ghea. jantungnya berdegup kencang menantikan jawaban yang akan dilontarkan, khawatir dan penasaran tengah menguasai hati dan pikirannya.


bryan mengeluarkan ponsel, menunjukkan sebuah video pada ghea video yang menunjukkan aktivitas dan tumbuh kembang baby twins yang sengaja bryan rekam untuk diperlihatkan pada ghea yang tidak ada saat itu.


senyum merekah terpancar diwajahnya, matanya berbinar-binar menyaksikan video yang begitu membahagiakan hatinya, dengan adanya video itu ghea merasa ada disamping mereka saat itu meskipun pada kenyataannya tidak ada sosok dirinya tapi tak apalah jika ia menganggapnya ada mengurangi sedikit rasa penyesalan dalam dirinya.


" apa mereka baby twins kita.! tanya ghea sambil menatap suaminya. ingin menuntaskan sedikit keraguan pada dirinya. bryan mengangguk kecil mengiyakan dugaan ghea.

__ADS_1


ghea tersenyum.


" mereka sangat tampan dan lucu.! imbuhnya sambil menyeka air matanya yang entah sejak kapan menetes.


__ADS_2