Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 62


__ADS_3

bryan yang baru saja selesai mandi, menatap sekeliling kamar mencari keberadaan istrinya.


bryan bergegas mengambil ponsel di meja, menekan no hp ghea, berulang kali bryan mencoba menelepon tapi ghea tidak menjawab sama sekali panggilan'nya.


" ckk..untuk apa memiliki ponsel jika tidak dia gunakan dengan benar.! bryan melempar ponsel ke atas kasur.


mendapati tidak ada ghea di kamar, bryan langsung berlari keluar untuk mencari keberadaan istrinya, bryan tidak ingin kejadian kemarin terulang kembali saat ghea berhasil kabur dari resort dengan kelicikan otaknya membodohi para pengawal dan diri nya sendiri.


" ****.! bryan berlari kesana kemari mencari keberadaan ghea tanpa menyadari keadaan'nya saat ini yang hanya mengenakan handuk di pinggang


bryan memeriksa semua kamar satu persatu tapi ia tak kunjung menemukan keberadaan ghea.


" ckk..dimana para pelayan? kenapa tidak ada satu pun yang terlihat.! bryan mengacak-acak rambutnya karna kesal.

__ADS_1


mengumpat kesal para pelayan yang tidak ada saat sedang di perlukan


menuruni tangga dengan perasaan kesal, saat berjalan menuju keluar resort, ia mendengar suara tawa ghea dan beberapa wanita lain yang terdengar samar-samar di telingan'nya


ia menatap arah dapur dengan pikiran yang menerka-nerka ghea yang sedang berada disana, dengan segera berjalan menuju dapur, karna hanya tempat itu yang belum ia periksa sama sekali, lagipun ia merasa sedikit aneh karna di resort mewahnya tidak ada satu pun pelayan yang terlihat padahal di resort ia sudah menyiapkan lima pelayan untuk mengurus resort nya.


betapa kesalnya bryan saat melihat ghea dan kelima pelayan di resort nya sedang bersenang-senang membuat dapur nya menjadi berantakan.


bryan berdehem keras, menunjuk'kan wajah galaknya pada para wanita yang sedang bersuka ria membuat kue.


semua pelayan wanita yang melihat tuan'nya yang hanya mengenakan handuk membuat mereka berteriak dan dengan cepat membalik membelakangi sedangkan ghea membelakakan matanya saat melihat suaminya yang hanya mengenakan handuk di depan para wanita lain.


" bryan.! pekik ghea, langsung menutup mulutnya dengan tangan, mencoba menutupi rasa ingin tertawa saat melihat penampilan suaminya. tapi reaksi itu tidak bertahan lama karna beberapa detik kemudian ia menyingkirkan tangan dan tertawa terbahak-bahak.

__ADS_1


" kenapa kau tertawa! apa bagimu lucu membuat panik seseorang.! ketus bryan, berjalan mendekati ghea dengan tatapan kesal.


ghea yang mendapat tatapan ngeri, ia segera menutup mulutnya agar dirinya bisa berhenti menertawakan suaminya.


bryan yang sudah berdiri tepat di hadapan ghea, dengan meja dapur sebagai penghalang di antara mereka, bryan menatap bingung ekspresi wajah ghea yang berusaha menahan tawa dengan tangan'nya.


bryan melirik ke belakang ghea, menatap bingung para pelayan yang membelakangi dirinya dengan kepala yang terus menunduk sejak tadi.


" kenapa kalian membelakangi ku seperti itu! kalian ini sangat tidak sopan.! gerutu bryan.


" maafkan kami tuan! kami permisi pergi saja agar tidak menganggu tuan dan nyonya.! ucap salah satu pelayan.


'' ya pergilah.!

__ADS_1


mereka semua berjalan meninggalkan dapur secara bergiliran dengan kepala yang masih menunduk ke bawah agar mereka tidak khilaf menatap tuan nya yang hanya sedang memakai handuk.


bryan mengerucutkan keningnya, menatap dengan bingung para pelayan yang mulai menghilang dari dapur.


__ADS_2