
setelah memasuki ruangan pemeriksaan, dokter menyapa bryan dan istrinya lalu menanyakan segala keluhan yang mungkin saja dirasakan ghea pada saat kehamilannya. dokter melakukan pemeriksaan setelah mendapatkan semua jawaban dari ghea.
sepasang suami istri itu tengah menatap bahagia alat medis yang tengah menampilkan hasil pemeriksaan usg dengan bantuan alat transducer untuk bayi kembar mereka yang sudah mulai terlihat jelas jenis kelaminnya dan posisi mereka.
dokter nadia menjelaskan dengan sangat detail tentang kondisi dan keadaan baby twins kepada pasangan suami istri itu, ghea yang terlalu bahagia akhirnya bisa melihat kondisi dan jenis kelamin bayinya hanya mengangguki semua perkataan dokter bahkan tanpa disadari air matanya menetes tidak bisa menahan rasa bahagianya, bryan juga sangat merasakan kebahagiaan akhirnya impiannya menjadi seorang ayah akan terwujud.
" keadaan baby twins sangat baik, mereka berkembang cukup baik didalam kandungan, makanan yang seorang ibu hamil makan sangat berpengaruh bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi dalam perut jadi makanlah makanan yang sehat ya.! jelasnya.
dokter nadia memberikan saran untuk ghea agar selalu menjaga kesehatan bayi dalam perutnya.
" iya dok saya akan pastikan selalu memakan makanan sehat agar kedua bayiku tumbuh sehat.! ghea melontarkan senyum bahagianya sembari terus mengusap-usap perutnya.
dokter nadia membalas senyuman ghea lalu ia menuliskan nama vitamin yang harus diminum untuk membantu memberikan kekuatan dari dalam. setelah menuliskan resep dokter nadia memberikan kode pada bryan untuk ikut bersamanya karna ada sesuatu yang ingin dibicarakannya pada bryan.
__ADS_1
bryan yang mengerti maksud dokter nadia meminta izin pada ghea untuk keluar dengan alasan ingin mengambil vitamin yang tadi disarankan dokter.
dokter nadia menghela napas menatap sendu sebuah kertas yang tergeletak dimeja kerja, memainkan jari-jemarinya memberanikan diri untuk mengatakan semuanya padahal dirinya bingung harus menjelaskan darimana mengenai keadaan kesehatab ghea yang sebenarnya.
lagi-lagi dokter nadia menarik napas pelan sebelum memulai pembicaraan.
" jadi begini pak bryan.! ucapnya.
ghea yang merasa bosan hanya duduk diam diruang tunggu depan ruangan dokter nadia memilih untuk berjalan-jalan sebentar untuk menghilangkan bosannya karna menunggu bryan yang tak kunjung keluar dari ruangan dokter nadia.
ghea yang ingin memastikkan apa orang yang lihatnya benar-benar seseorang yang dikenalnya, ia berjalan menghampiri ruang rawat 003 lalu masuk perlahan kedalamnya.
" kak maya doni.! pekik ghea yang terkejut melihat asisten suaminya yang sedang duduk diranjang rumah sakit dengan kepala dan kaki yang diperban.
__ADS_1
mendengar nama mereka dipanggil maya dan doni menoleh kearah sumber suara yang tak asing lagi ditelinga mereka.
" apa yang terjadi.? tanya ghea yang kepo dengan penyebab kepala dan kaki doni diperban.
maya menoleh kearah ghea lalu berjalan mendekatinya sambil menyuruhnya untuk duduk disofa. sebelum bertanya maya memegang tangan ghea.
" bagaimana pemeriksaannya? apa berjalan lancar? dan bagaimana dengan perkembangan dan pertumbuhan bayiku.! cecar maya menatap ghea dengan wajah sumringah menanti jawaban yang akan sangat membahagiakan dirinya.
deg..
mendengar maya mengatakan bayiku tentu saja membuat ghea kembali merasa sedih.
" semuanya berjalan lancar kak, baby twins tumbuh dengan sangat sehat didalam perutku.! jawab ghea dengan nada lirih ia juga tersenyum tipis meskipun sebenarnya sedang merasakan kesedihan.
__ADS_1
maya menghela napas lega.
" lalu bagaimana dengan kesehatanmu? apa kamu baik-baik saja? aku berharap baby twins tidak menakali mu.! maya mengusap-usap perut ghea memancarkan senyum kebahagiaan tidak sabar untuk menanti kelahiran mereka berdua.