Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
menemukan ibu pengganti


__ADS_3

Flashback on..


Dua bulan yang lalu


Seorang pria dengan jas putih dan setelan baju putih tengah mengecek keadaan seorang wanita yang terbaring lemas di ranjang rumah sakit. entah apa yang terjadi padanya tapi keadaannya sangat lemas.


" bagaimana dok! Apa keadaannya sehat dan apa dia bisa mengandung janin ku.? Tanya seseorang yang berdiri di sebelah kanan pasien wanita menatap sendu dokter dan menantikan jawaban sang dokter yang memancarkan penuh harapan di wajahnya.


" kesehatannya baik, dia juga bisa mengandung calon bayi anda tapi kita harus menunggu kesembuhannya selama tiga hari karna tidak memungkinkan baginya melakukan operasi sekarang.! Terang dokter menatap wajah wanita cantik yang nampak tersenyum bahagia setelah mendengar penjelasannya.


" terima kasih dok.! Wanita itu menjabat tangan dokter dengan mata yang berkaca-kaca, lalu menatap penuh senyuman pada wanita yang terbaring disana.


setelah mereka berbincang cukup lama mengenai wanita tersebut, Dokter pun meminta izin untuk keluar lalu melenggang pergi bersama asisten perawat, meninggalkan dua wanita tersebut di ruang rawat.


" terima kasih! Akhirnya semua rencana ku berjalan dengan lancar dengan bantuan mu.! Lirih maya menatap sinis dan menelisik wajah wanita yang sangat di bencinya itu.

__ADS_1


Maya berjalan mendekat pada wanita tersebut, kemudian duduk di kursi yang ada di dekat ranjang, mencengkram erat tangan wanita tersebut hingga sedikit mengusik istirahatnya.


" emmm.! Wanita tersebut berguman dengan mata yang masih menutup, menggerakan lemas tangannya yang terasa sakit.


Melihat wanita tersebut mulai tersadar dengan segera maya melepaskan cengkramannya agar tidak membangunkannya secepat ini karna ia belum siap dengan rencananya.


Merasakan tangannya sudah tidak merasakan sakit, wanita tersebut melanjutkan istirahatnya karna tubuhnya belum memiliki energi untuk bangun.


Maya menatap tajam wanita tersebut dengan seringai licik di wajahnya.


Sudah cukup lama maya terus memandangi wajah ghea dengan senyuman liciknya tetapi senyumnya itu menghilang setelah melihat senyuman tipis terukir di wajah ghea.


Maya sangat membenci senyumannya itu karna baginya hanya boleh air mata yang terukir di wajahnya bukan senyuman bahagia


Maya berdecak kesal saat melihat ghea yang masih tersenyum cukup lama, entah apa yang membuatnya tersenyum seperti itu tapi ia berpikir jika itu hanyalah senyum bahagia karna halusinasi mimpinya.

__ADS_1


" senyum mu itu hanya sekejap! Aku akan segera menukarnya dengan air mata.! Ucap maya lalu melenggang pergi meninggalkan ghea yang masih tersenyum.


Setelah keluar dari ruangan tersebut maya memberikan kode pada seorang wanita untuk memasuki kamar tersebut tanpa menimbulkan kecurigaan.


flashback off


" apakah aku boleh iri dengan kebahagiaan yang mereka dapatkan.? maya mengepalkan kedua tangannya, menatap tajam mereka seraya menahan amarah dan kecemburuan di hatinya melihat senyuman di wajah mereka.


bryan melangkahkan kakinya, kini ia berdiri tepat di hadapan maya, menarik tubuhnya untuk jatuh ke dada bidangnya, memeluk erat tubuhnya untuk menenangkannya.


" tidak masalah sayang! kita bisa meraih kebahagiaan kita sendiri setelah ghea melahirkan anak-anak kita.! bryan mencium rambut maya, berusaha menghilangkan amarah sang istri.


TERIMA KASIH PADA SEMUA YANG SUDAH MEMBERIKAN DUKUNGAN'NYA


jangan lupa berikan like, koment dan tambahkan4 ke favorit

__ADS_1


ikuti terus ya cerita ghea, bryan dan maya dalam novel mr. Richard's twins


__ADS_2