
ghea mengangguk dan melemparkan senyuman, matanya melirik ke sekeliling mencari bangku yang masih kosong saat sudah menemukan bangku kosong ghea yang hendak berjalan ke arah sana tiba-tiba suster menghampirinya.
" maaf bu boleh saya tau namanya agar bisa saya tulis daftarnya sebagai antrian berikutnya.!
" ghea adhitama.!
suster yang hendak menulis langsung menatap wanita yang berdiri disampingnya, ia tidak enak hati karna sudah memerintahkan ghea menunggu padahal bryan sang pemilik rumah sakit alias suaminya sudah menjadwalkan waktu khusus untuk memeriksa kandungan istrinya yang bernama ghea.
" maaf nona! silahkan anda masuk untuk melakukan pemeriksaan terlebih dahulu karna tuan bryan sudah meminta secara khusus untuk pemeriksaan kandungan anda.! ucap suster sembari melemparkan senyuman sebagai menutupi rasa tidak enaknya.
ghea menatap sekeliling, terlihat banyak sekali wanita hamil yang sama sepertinya sudah mengantri sejak tadi menunggu giliran untuk dipanggil sedangkan dia yang baru saja datang dengan entengnya langsung melakukan pemeriksaan tanpa harus mengantri seperti yang lain.
__ADS_1
ghea mendongkakan kepala menatap jam yang bertengger didinding yang menunjukkan jam satu siang.
" jadwal pemeriksaan ku jam sebelas siang tapi jam satu siang aku baru datang, itu artinya aku sudah melewatkan jadwalku benarkan.! serunya kepada suster yang diam berdiri didepannya.
suster hanya menganggukan kepala sebagai jawaban, ia tidak bisa menjawab iya karna takut salah menjawab tapi suster itu juga tidak bisa mengatakan tidak karna yang dikatakan ghea memang benar.
" karna sudah terlambat maka aku akan membuat jadwal ulang pemeriksaannya, mengantri giliran panggilan menunggu bersama dengan mereka.! ucapnya sembari menunjuk pada semua wanita hamil yang sedang dudum mengantri.
" tapi nona.! ucap suster berusaha menghentikan ghea.
suster itu mengekor ghea berusaha untuk membujuknya tapi ghea tetap pada pendiriannya untuk menunggu dan mengantri bersama dengan wanita hamil lainnya. suster itu pun berhenti membujuk ghea yang tetap kekeh akan mengantri.
__ADS_1
saat sudah duduk bersama dengan wanita hamil lainnya, ghea sudah mendapatkan senyuman dan sapaan dari wanita hamil yang duduk disampingnya.
mereka saling bertanya tentang kehamilan dan bertukar informasi mengenai kandungan, ghea yang memberitahu jika ini kehamilan pertamanya langsung diberikan banyak informasi mengenai kehamilan dari mereka yang sudah berpengalaman dalam mengandung dan tentu saja itu membuat ghea bahagia karna diberi informasi tentang seputar kehamilan dari seorang wanita yang umurnya lebih tua darinya yang sudah memiliki banyak pengalaman.
terkadang ghea merasa sedih karna disaat keadaannya yang sedang hamil untuk pertama kali membuat dirinya sangat merindukan sosok ibu, sosok seorang ibu yang pasti akan memberikan banyak informasi dan wejangan kepada putrinya yang sedang hamil tapi ia tidak mendapatkannya karna sosok wanita itu sudah pergi selamanya meninggalkan dirinya.
" dimana suami atau ibumu apa mereka tidak datang menemani.! tanya wanita hamil yang duduk disebelah ghea.
mendapatkan pertanyaan tentang ibunya tentu saja mengingatkan kembali ghea hingga membuatnya matanya berkaca-kaca.
" ibuku sudah sejak lama meninggal sedangkan suami sedang sibuk bekerja jadi aku memeriksa kandunganku sendiri.! jawab ghea dengan suara lirih, menudukkan kepalanya menahan air mata yang hendak menetes saat diingatkan kembali pada sosok ibu yang sangat ia rindukan.
__ADS_1
wanita yang bertanya langsung memberikan pelukan pada ghea ia merasa bersalah karna sudah bertanya mengenai ibunya yang sudah meninggal hingga membuat temannya bersedih karna teringat kembali kenangan bersama ibunya.
" kaka minta maaf ya karna sudah bertanya hal yang membuat mu sedih.! ucapnya sambil mengusap-usap rambut ghea berusaha menenangkan memberikan kenyamanan karna sudah membuat adiknya bersedih.