Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 125


__ADS_3

dua bulan kemudian


bulan ini kandungan ghea tepat menginjak delapan bulan dua minggu.


ghea senyum-senyum sendiri saat menatap sekeliling kamar kecil yang begitu membahagiakan untuknya, sebuah kamar yang sudah dihias dan ditata rapi sedemikian rupa oleh tangannya sendiri, sudah satu bulan ini setiap paginya ghea akan memandangi kamar yang akan menjadi kamar bagi kedua putranya. ingatan kamar twins akan selalu menjadi kenangan terindah untuk disimpan olehnya jika saat nanti dirinya tidak bisa membuat memori indah bersama mereka setidaknya ia sudah membuatkan sebuah kenangan yang akan selalu diingat dan diliat oleh mereka. sebuah kamar yang dihias olehnya diperuntukkan untuk mereka.


meskipun mereka belum terlahir ke.dunia tapi ghea sudah bisa merasakan semuanya, saat memandangi kamar twins dirinya selalu saja mengkhayal seolah-olah mereka telah lahir bahkan dalam khayalannya ghea ada disamping twins untuk menjaga dan merawat mereka.


" andai..andai khayalan itu adalah sebuah kenyataan bagiku.! ucap ghea dengan lirih sambil menyeka buliran air mata yang entah sejak kapan sudah mengalir membasahi pipinya.


Klek..


" kamu disini.! ucap bryan yang langsung mendekati istrinya yang tengah duduk manis diayunan sedangkan dirinya sudah sejak tadi mencari keberadaan istrinya.


" setiap pagi kan memang aku selalu kekamar ini.! sahutnya diiringi kekehan kecil. suaminya itu selalu saja lupa jika istrinya sedang berada dikamar twins padahal sudah satu bulan ini ia melakukan aktivitas yang sudah menjadi rutin baginya.


" bumil nakal nih suka pergi-pergi mulu.! ujarnya sambil mengacak-acak gemas rambut ghea.

__ADS_1


" sayang.! pekik ghea yang dibuat kesal dengan kebiasaan suaminya yang suka memainkan rambutnya padahal ia sudah menyisir dan menata rambutnya dengan rapi tapi gara-gara keusilan suaminya kini rambutnya acak-acakan tak karuan.


ghea menatap tajam bryan dengan mulut yang terus berkomat-kamit merutuki tingkah usil suaminya sedangkan yang dirutuki hanya cengar-cengir kegirangan dipagi yang cerah ini dirinya sudah berhasil membuat istrinya kesal.


bryan terus menatap istrinya yang tengah sibuk membenahi rambutnya dengan mulut komat-kamit membuat bryan gemas sendiri dengan aksi protes ghea.


cup..


bryan meluncurkan sebuah ciuman tepat dibibir istrinya membuat ghea seketika langsung terdiam, bibirnya bahkan ikut diam tidak berkomat-kamit kembali.


bryan terkekeh kecil dengan diam seribu bahasa istrinya setelah mendapatkan ciuman bibir darinya.


" dasar.! decak ghea sambil memanyunkan bibirnya.


lagi lagi bryan kembali mencium bibir ghea membuatnya kini mndapatkan tatapan sinis darinya.


bukannya ngebujuk tapi suaminya justru malah memanfaatkan kesempatan untuk terus menciumnnya.

__ADS_1


bryan kembali terkekeh dengan keberhasilan aksi usilnya pada ghea.


" sayang udah deh pagi-pagi jangan bikin gerah hati.! sergah ghea tangannya menutupi wajah bryan menghalangi aksinya yang kembali ingin mencium bibirnya.


bryan mendengus kesal dengan kegagalan aksi ketiganya padahal ia sudah bertindak cepat tapi tetap saja istrinya itu berhasil mengagalkan aksinya.


" kamu gerah hati ya tapi kok aku malah gerah badan ya.! desis bryan sambil menaik turunkan alisnya memcoba menggoda iman istrinya.


" mulai deh.!


" ohh mau dimulai sekarang! dikamar twins gpp deh tempat baru kayaknya seru.! ucap bryan dengan nada menggoda. matanya menatap sekeliling menelisik kamar yang dipenuhi barang bayi.


" sayang.! ucap ghea dengan gemas sambil mencubit pinggang bryan hingga membuat suaminya meringis dan memekik kesakitan


" sayang kok gitu sih sama ayangnya sendiri.! ketus bryan sambil menahan rasa sakit dipinggangnya.


" biarin aja abisnya pagi-pagi otaknya udah traveling aja.! sahut ghea dengan acuh sambil beranjak dari duduknya.

__ADS_1


" ya gpp kali sayang traveling sama istrinya sendiri.! imbuh bryan sambil berjalan menyusul langkah cepat istrinya.


__ADS_2