
angin sejuk malam hari tengah menghembuskan setiap hembusannya diarea yng tengah mereka lewati tak terkecuali ditempat dimana sepasang suami istri tengah menghabiskan waktu mereka, saling berpelukan memandang langit yang begitu indah meskipun hari sudah malam melepaskan semua rasa rindu mereka masing-masing setelah dua minggu lamanya tidak saling bertemu ataupun berbicara ditelepon. sungguh waktu dua minggu ini sangat menyiksa bagi mereka meskipun tidak saling mengatakan namun menghabiskan waktu sepanjang hari bersamanya sudah menjabarkan jawaban akan pertanyaannya selama ini.
ghea memegang erat pinggang suaminya, menyenderkan kepala dibahu tegap suaminya, memandang langit yang gelap bersamaan dengan sesekali saling menatap dan tersenyum. cahaya bintang dan hembusan angin malam menjadi pelengkap keromantisan mereka malam ini.
" apa bibirmu sedang sariawan.! tanya bryan tiba-tiba membuat ghea mengeryitkan keningnya menatap bingung pertanyaan aneh suaminya.
" maksudnya.!
bryan memanyunkan bibirnya mengarahkan telunjuknya ke arah bibir mengisyaratkan ingin dicium bibirnya.
ghea tersenyum malu dengan keinginan suaminya sampai harus memberikan kode untuknya, ghea mengacungkan jempolnya sebagai jawaban kode untuk suaminya.
ghea memegang lembut wajah suaminya mendekatkan bibirnya didekat bibir suaminya tanpa berkata apapun ghea langsung mencium bibir manis suaminya mendapatkan ciuman bryan langsung membalas ciuman bibir dari istrinya saat mereka sedang menikmati ciuman tiba-tiba seseorang bersuara. entah dari arah mana tapi terdengar dari suaranya yang terdengar ketus.
__ADS_1
" asyik banget ya sampai-sampai lupa kalo ada orang lain disini.? ejek rio yang sudah sangat kesal sejak tadi dengan pasangan suami istri itu.
rio yang sedang duduk santai menikmati kesendiriannya yang hanya ditemani angin malam. tapi tiba-tiba ketenangan dan suasana hening itu harus lenyap semenjak bryan dan ghea ikut bergabung ditempatnya. mereka berdua bahkan tidak menyadari jika sejak tadi dirinya sudah duduk tak jauh dari mereka. rio dibuat kesal dengan keromantisan yang mereka tunjukkan didepan rio belum lagi ciuman tadi membuat rio bertambah kesal bisa-bisa ia melihat adegan romantis mereka diisaat hatinya yang sedang kesepian karna statusnya yang masih jomblo.
ghea dan bryan saling menatap bingung saat mendengar suara seseorang padahal yang mereka tahu tidak ada siapapun disana selain mereka.
ghea melepaskan tautan bibirnya saat menyadari suara itu, mereka memalingkan wajah bersamaan menatap rio yang tengah menatap mereka dengan sinis.
ghea cengar-cengir merutuki kebodohannya yang tidak menyadari jika ada orang lain juga. berbeda dengan reaksi bryan yang kesal karna terus saja menganggu momen romantisnya bersama ghea.
" ya pergi saja ke kamar lanjutkan aksimu dikamar.! ejek rio dengan nada sinis sembari menatap sepasang suami istri itu.
langkah bryan berhenti sebelum ia melanjutkan langkahnya menaiki tangga menuju kamarnya
__ADS_1
" ckk. dasar nyamuk menganggu saja.!
" apa.! pekik rio raut wajahnya berubah memerah karna tidak terima dengan ejekan suami sepupunya itu.
" apa maksudmu dengan nyamuk.! ucap rio dengan nada suara yang mulai meninggi.
bryan tersenyum sinis merasa lucu karna perkataannya sama sekali tidak dimengerti rio.
" aku bilang kamu itu nyamuk yang bisanya menganggu saja.! sahut bryan dengan ketus.
rio beranjak dari duduknya lalu melempar bantal ke arah bryan yang tepat sasaran sesuai tujuannya.
" dasar otak mesum.! ujarnya sembari melemparkan bantal
__ADS_1
dan tepat saja lemparan rio tepat mengenai wajahnya.