
'' ada apa dengan mereka! kenapa menatapku seperti itu.! guman ghea dalam hati seraya menatap kedua pria yang duduk di samping dan di hadapan'nya secara bergantian.
di tengah perbincangan mereka, dua pelayan datang menghampiri mereka dengan membawa pesanan makanan. kemudian para pelayan menaruhnya di meja.
" terima kasih.! ghea melemparkan senyuman pada dua pelayan yang mengantarkan makanan'nya.
" wahh! Yummy.! ucap ghea menatap lahap steak panggang yang menggiurkan.
ryan tersenyum menatap wajah ghea yang tersenyum bahagia karna makanan.
" kau masih saja seperti dulu! selalu tersenyum bahagia meskipun hanya melihat makanan favoritmu.! ryan tersenyum. mengingat masa lalunya saat masih menjadi kekasih ghea.
ghea mengangkat bahunya.
" aku memang tidak pernah berubah jika mengenai makanan.! ucap ghea seraya memotong steak panggangnya.
__ADS_1
jika kalian bertanya-tanya kenapa ghea dan ryan akur setelah pertengkaran mereka beberapa bulan lalu, setelah pernikahan ghea dengan bryan, ryan terus mendekati ghea untuk meminta maaf padanya soal dirinya yang selalu meneror ghea dengan menelepon'nya. aksinya itu membuat daddy rizal murka hingga memutus kerja sama dengan perusahaan rahardja sampai membuat perusahaan mereka mengalami kebangkrutan. selain itu ryan terus mendapat desakan dari daddy nya agar segera meminta maaf dan menyadari kesalahan'nya.
bryan berdehem keras untuk menyadarkan kedua orang tersebut dari perbincangan'nya. bahwa masih ada orang di dekat mereka.
" ckk.. jadi perbicangan apa yang ingin kau katakan dengan ghea.! ketus bryan yang mulai kesal dengan keakraban mereka berdua dan mengabaikan dirinya.
" wow! santai tuan jangan terburu-buru sebaiknya kita makan, kasian kalo makanan'nya di anggurin.! Seloroh ryan dengan pisau di tangan yang sudah siap memotong steak.
" ckk. apa-apaan ini! kenapa mereka malah bernostalgia di depanku, dan apa ini? kenapa pria brengsek itu terus menatap ghea? berani sekali mereka berbincang seru dan mengabaikan keberadaan ku.! guman bryan dalam hati seraya menatap kesal mereka dengan tangan yang sudah mengepal kuat. tangan yang sepertinya sudah siap untuk memukul orang menyebalkan.
ghea yang sedang menyuapkan potongan steak harus terhenti karna tiba-tiba bryan menarik lengan kirinya membuat ghea terkejut membelakakan kedua matanya
bryan menghela napas kemudian bangkit dari duduknya.
" kita pulang.! ajak bryan yang sudah memegang erat tangan ghea.
__ADS_1
" tapi aku belum selesai.! ghea menatap sendu ke piring steak panggangnya.
" kita lanjut nanti.! ketus bryan.
" tunggu! kenapa terburu-buru, kita belum membicarakan apapun.! ryan spontan memegang tangan kanan ghea untuk menghentikan'nya.
bryan yang melihat keberanian ryan memegang tangan wanitanya, langsung menatap sinis pria yang sudah berani menyentuh tangan istrinya.
" lepas.! bryan menghempaskan tangan ryan dari ghea.
" maaf.! ryan menyatukan kedua tangan'nya sebagai permintaan maaf. sungguh ia tidak sengaja memegang tangan ghea semua itu hanya reaksi spontan'nya.
" saya tidak bermak-.! ucap ryan yang terhenti saat melihat bryan yang sudah membawa ghea pergi dari hadapan'nya.
" shitt! dasar posesif! padahal aku cuman ingin mengajak istrinya berbincang sebentar tapi dia sudah membawanya pergi? cibir ryan. menatap punggung ghea dan bryan yang mulai menghilang dari balik pintu resto. " apa dia pergi karna aku memegang tangan'nya tapi aku tidak sengaja memegang tangan ghea.! Lirih ryan.
__ADS_1