Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 37


__ADS_3

" siapa pria tadi.! tanya bryan. menoleh ke samping menatap ghea yang tengah menikmati pemandangan jalan yang mereka lalui.


" kenapa? aku yakin kau sudah mencari tahu mengenai ryan.! sahut ghea. yang masih menatap ke jendela mobil.


bryan menghela napas.


" aku tau! tapi maksudku apa kalian masih suka berkomunikasi tanpa sepengetahuan ku.! tegas bryan. jantungnya berdetak kencang menanti jawaban jujur wanitanya seraya sesekali menatapnya.


" tidak terlalu sering tapi kadang-kadang kami berkomunikasi untuk menanyakan kabar satu sama lain.! jawab jujur ghea.


tiba-tiba bryan menginjak rem secara mendadak hingga membuat ghea terkejut.


" berikan ponsel mu.! bryan menoleh, menatap tajam ghea dengan tangan yang sudah siap menerima barang permintaan'nya.


" untuk apa.! lirih ghea yang memberikan ponselnya dengan ragu-ragu.


dengan segera bryan mengambil ponselnya kemudian membongkar sim card ponsel ghea.


" kalian tidak boleh berkomunikasi lagi.! tegas bryan seraya merusak sim card ghea dengan memotongnya.


" jangan.! pekik ghea menatap sendu sim card yang sudah terbelah dua.


bryan yang sudah selesai memasang kembali ponsel ghea, segera mengembalikan ponselnya.

__ADS_1


" ganti dengan nomor baru.! ketus bryan seraya mengembalikan ponselnya.


decak kesal ghea terus ia luapkan untuk bryan meskipun hanya dalam hati.


" kenapa di rusak.! ketus ghea. menatap kesal bryan.


bryan memilih melanjutkan perjalanan dan mengabaikan semua decakan ghea padanya, setelah tujuh menit melajukan mobilnya, bryan berhenti di bahu jalan di dekat minimarket.


bryan melihat area sekeliling untuk mencari tempat parkir kosong, setelah menemukan'nya dengan segera bryan memarkirkan mobilnya.


" kau mau kemana.? tanya ghea yang melihat bryan keluar dari mobil.


" minimarket.! sahut bryan seraya menutup pintu mobilnya.


" tunggu! aku ikut.! dengan segera ghea membuka pintu mobilnya.


" ikut.! pinta ghea


" tidak usah!! sebaiknya tunggu di mobil, biar aku saja yang membelikan barang yang kau inginkan.! ucap bryan dengan sedikit tegas. menatap ghea yang sudah berdiri di depan'nya.


" tidak bisa! kau pasti tidak mengerti dengan barang yang akan aku beli.! ucap ghea yang langsung menyelonong memasuki minimarket.


" terserah.! bryan berjalan di belakang mengikuti langkah ghea.

__ADS_1


setelah memasuki minimarket yang cukup luas, mereka melihat sekeliling cukup banyak orang yang sedang berbelanja di minimarket yang mereka kunjungi.


ghea dan bryan menatap rak-rak yang berisikan banyak makanan dan barang-barang sehari-hari, mata mereka terus menelisik sekeliling untuk mencari barang yang akan di belinya.


" itu dia.! ghea berjalan menuju rak yang berisikan barang-barang yang ingin di belinya.


" ikut aku terlebih dahulu.! bryan memegang tangan ghea sehingga menghentikan langkahnya, kemudian bryan menuntun'nya berjalan di belakang untuk ikut memilih barang yang akan di belinya terlebih dahulu.


karna bryan tidak mau ghea berjauhan darinya lagipula ia juga khawatir jika sesuatu terjadi pada ghea, entah itu khawatir jika ghea pingsan atau di goda pria lain yang sedari tadi menatap mereka.


" tapi aku belum memilih barang-barangnya.! ucap ghea. menatap punggung bryan dengan tangan yang sedang memasuk'kan satu persatu barang keperluan'nya.


" setelah aku selesai baru kau yang akan berbelanja.! sahut bryan yang masih sibuk memasuk'kan barang-barangnya.


ghea menghela napas.


membuntuti bryan memilih barang-barang membuatnya jenuh, bagaimana tidak jenuh jika dia harus terus mengikuti bryan yang sedang memilih.


setelah selesai memilih barang-barang, kini giliran ghea yang mencari barang-barang keperluan'nya.


" sudah selesai.! ucap bryan dengan keranjang yang sudah terisi barang-barang keperluan'nya.


ghea menghela napas.

__ADS_1


" akhirnya! ghea melirik ke dalam keranjang belanjaan bryan.


" ternyata barang-barang mu banyak juga.! cibir ghea seraya berjalan ke rak yang berisikan make up favoritnya.


__ADS_2