
ghea mulai menyuapi suaminya sedangkan bryan hanya bisa pasrah membuka lebar-lebar mulutnya mengisi kembali perutnya yang masih kenyang.
ghea terus menyuapi suaminya tanpa mengerti dengan ekspresi penuh kepasrahan yang ditunjukkan bryan pada istrinya.
rizal yang sejak tadi menyaksikan drama keluarga kecil terus cekikikan tertawa puas melihat ekspresi menantunya.
**
disinilah mereka berdua sekarang duduk santai diruang tengah sambil menonton film barat bersama ditemani beberapa cemilan dan minuman jus.
keadaan berbeda dialami kedua pasangan ini jika ghea dengan antusias penuh semangat terus mengemil sambil menonton film berbeda dengan bryan yang tidak fokus menonton karna rasa kantuk yang sedang dirasakannya membuatnya sesekali sekerejap tertidur kemudian terbangun kembali saat ghea membangunkannya
" sayang.! panggil bryan sambil menatap istrinya yang tengah asyik nonton sambil ngemil.
" hmmm.! sahut singkat ghea.
" udah jam dua belas malam loh.! ucapnya sambil menyingkirkan helaian rambut istrinya.
" memangnya kenapa.?
" udah ya kita lanjutin besok! tidur malam ngga bagus buat kesehatan tubuh apalagi kamu lagi hamil gini.! ujarnya mencoba memberikan pengertian pada istrinya agar mau menyelesaikan tontonan filmnya lalu bergegas tidur.
__ADS_1
ghea menoleh kesamping, menatap gemas bryan.
" sebentar lagi ya sayang.! pintanya sambil mencubit pipi bryan.
bryan menarik napas panjang.
" kapan filmnya selesai.!
" sebentar lagi sayang kamu jangan bawel gitu donk.! sahut ghea dengan sedikit kesal karna suaminya terus saja menyuruhnya tidur tanpa tau apa yang sedang dipikirkannya sekarang.
bryan kembali menarik napas panjang, sambil berpikir bagaimana lagi caranya ia bisa membujuk istrinya karna jika sampai mertuanya tahu bisa kena semprot dia sama ayah mertua saat tahu ditengah malam seperti ini putrinya belum tidur apalagi dikeadaannya sekarang yang sedang hamil besar.
" bagaimana ini jika daddy mertua terbangun melihat ghea yang masih terjaga ditengah malam.! batin bryan sambil mengaruk-garuk tengkunya sesekali melirik kearah jam dinding yang menunjukkan malam semakin larut. sudah beberapa kali ia mencoba membujuk istrinya tapi bujukannya tidak mempan sama sekali pada ghea entah seberapa penting film itu bagi ghea sampai-sampai istrinya rela terjaga sampai larut malam hanya demi menonton sebuah film.
bryan menghela napas kasar dengan posisi sulitnya saat ini.
ia menyenderkan kepala dibahu istrinya, sambil menghirup harum tubuh ghea yang sudah menjadi candu baginya.
bryan menciumi leher ghea membuatnya memekik kegelian.
" bryan geli.! ucapnya dengan menahan rasa geli pada tubuhnya karna ciuman bertubi-tubi dari suaminya.
__ADS_1
bryan tidak menghiraukan pekikan ghea, ia malah semakin menjadi dengan terus menciumi leher istrinya tanpa jeda.
" bryan.! pekik ghea sambil menyingkirkan tubuh suaminya.
bryan diam sejenak memandangi wajah istrinya yang kini sedang menatap kesal dirinya.
ghea berkacak pinggang, sengaja memasang wajah gaharnya.
bukannya takut bryan malah kembali ingin menyosor leher istrinya tapi gerakan bryan kalah cepat oleh gerakan ghea yang lebih dulu mengagalkan sosoran suaminya.
" jangan ganggu sebentar lagi juga filmnya selesai.! ucapnya dengan ketus sambil menjewer pelan telinga suaminya.
bryan memegang bahu ghea dengan raut wajah melasnya yang sengaja ia perlihatkan.
" sayang tidur yuk! aku takut jika daddy mertua terbangun bisa marah besar daddy sama aku karna ngebiarin kamu terjaga ditengah malam seperti ini.! ucap bryan dengan sungguh-sungguh.
ghea melepaskan tangan bryan dari bahunya.
" daddy ngga akan marah kok.! ucapnya berusaha menghilangkan kecemasan suaminya.
" bagaimana kamu tau kalo daddy ngga akan marah.!
__ADS_1
tentu saja! karna daddy tidak tau, film ini akan selesai bahkan sebelum-.! ucap ghea yang mengantung saat sorot matanya menatap fokus kearah belakang suaminya.