Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
wedding


__ADS_3

The wedding


Acara pernikahan yang di adakan bryan dan ghea hanya berkonsep sederhana dan minimalis, tidak banyak orang yang menghadiri acara pernikahan mereka hanya kerabat dan sanak saudara yang datang. bahkan satu pun wartawan atau rekan bisnis tidak di undang, meskipun para wartawan sudah menunggu di luar gerbang tapi mereka tetap tidak di ijinkan masuk mengikuti persyaratan daddy ghea.


Para wartawan terus saja berusaha untuk masuk entah itu dengan memanjat pagar, masuk secara sembunyi-sembunyi ataupun terus berteriak untuk di ijinkan masuk tapi usaha mereka terus saja gagal, terlalu banyak pengawal yang menjaga tidak memungkinkan bagi mereka untuk bisa masuk ataupun hanya sekedar merekam. karna bagi para wartawan berita pernikahan bryan richard dengan ghea adhitama sangat penting dan bisa menguntungkan bagi stasiun tv mereka.


Bryan dan ghea menghela napas secara bersamaan tak kala melihat kerusuhan di luar pagar.


" mereka terus saja mengejar berita! hanya memikirkan keuntungan mereka saja tanpa memikirkan kehidupan pribadi orang.! Keluh bryan menatap tajam ke arah gerbang dengan wajah datar.


" itu hal yang wajar karna pekerjaan seorang wartawan memang mencari berita yang dapat menguntungkan bagi mereka.! Bisik ghea yang sibuk menyalami para kerabat yang mengucapkan selamat.


" tapi aku sedikit senang dengan semangat mereka dalam mencari berita tentang kehidupan pribadi ku yang sangat tampan dan menarik.! Celoteh bryan dengan seringai senyuman tipis di wajah yang memperlihatkan lesung pipi yang mengemaskan.

__ADS_1


Ghea mengerucutkan keningnya seraya mendengus kesal dengan kesombongan yang selalu di tunjukkan bryan padanya.


" tampan darimana!! bagiku tidak tampan sekali.! Sindir ghea.


" kau itu buta ya! Aku ingin sangat tampan selain tampan aku juga seorang pengusaha muda yang sukses.! Cecar bryan yang kini menatap sinis ghea yang sudah berani mengatainya tidak tampan.


Mendengar cecaran bryan ghea pun mengalihkan matanya untuk menatap lebih intens pria yang kini sudah sah menjadi suaminya, menelisik seluruh wajahnya hingga membuat mata mereka terus bertatapan dengan waktu yang cukup lama hingga suara cempreng seseorang membuyarkan tatapan mereka.


" kalian sedang apa.? Tanya gaby menatap bingung kaka dan kaka ifarnya.


Bryan yang melihat sikap ghea hanya mengelengkan kepala melihat sikap berlebihan ghea.


" kau ini darimana! Kenapa baru datang dan..! Seloroh ghea yang terhenti karna melihat tatapan adiknya yang tidak berhenti menatap bryan suaminya.

__ADS_1


Bryan yang mendapatkan tatapan serius dari adik ifarnya hanya membalas dengan senyuman tipisnya seraya mengedipkan satu matanya untuk menggoda adik ifarnya.


" jangan terus memandangnya atau kau akan sakit mata.! Seloroh ghea sambil menutup kedua mata adiknya dengan tangan.


" tidak masalah.! Sahut gaby seraya menyingkirkan tangan kakanya dari wajah imutnya.


Melihat tangannya di singkirkan oleh sang adik dengan cepat ghea pun kembali menutup mata adiknya.


Bryan yang melihat tingkah konyol mereka langsung tersenyum tipis seraya mendekatkan bibirnya di telingan ghea.


" kau lihat! Bahkan adik mu saja tidak berkedip saat melihat ketampanan wajahku.! Bisik bryan seraya melangkah kakinya pergi ke tempat lain.


" kaka.! Pekik gaby sambil berusaha melepaskan tangan kakanya.

__ADS_1


" tidak akan kaka lepaskan.! Sahut ghea " apa kau ingin air liur mu keluar.! Bisik ghea yang membuat ekspresi gaby berubah jadi murung.


Setelah melihat ekspresin murung sang adik, ghea pun melepaskan tangannya, memeluk kembali sang adik yang sudah lama ia rindukan.


__ADS_2