Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bonchap ABG


__ADS_3

pria itu menarik napas panjang.


" tenang saja masalah cctv hal yang mudah! aku hanya tinggal meretasnya saja melalui laptopku.! beritahunya menghilangkan keraguan wanita itu.


wanita mendengus kesal karna disaat suasana genting masih sempat-sempatnya ia memamerkan kemampuan luar biasanya.


" dasar pamer.! cetusnya.


" pamer karna mampu itu wajar.! balasnya membuat wanita itu bertambah jengkel padanya.


setelah perbincangan itu mereka mulai memanjat pohon secara bergantian, setelah sampai diatas pohon mereka melepas pakaian doublenya melemparnya kesembarang arah tanpa menyadari sesuatu yang akan menjadi petunjuk.


setelah berhasil manjat pohon, mereka manjat dinding meneliti keadaan sekitar setelah dirasanya aman mereka meloncat ke bawah lalu berjalan mengendap-endap menuju ruang rahasia yang menjadi tempat tujuan mereka dalam bersembunyi.


seseorang berdehem keras membuat kedua orang itu menoleh kebelakang.

__ADS_1


bastian dan gaby menoleh kebelakang dengan perasaan gusar, baru juga bertindak namun aksinya sudah ketahuan.


" tuan muda bastian bisa ikut saya.! ucapnya dengan dingin. pria botak dengan setelan hitam itu menatap dingin dua remaja didepannya.


gaby dan bastian saling menatap lalu sorot mata keduanya menatap setelan baju yang baru saja dikenakan mereka untuk menyamar, pantas saja jika mereka ketahuan ternyata mereka lupa mengamankan baju penyamanaranya karna ceroboh aksi mereka untuk sembunyi tercium.


" sial bagaimana aku bisa melupakan baju itu.! batin bastian yang kesal pada dirinya sendiri.


" gagal sudah rencana kami.! desis gaby yang terdengar samar-samar oleh bastian.


" ini semua gara-gara kamu bas.! desisnya dengan kesal sambil menyenggol pelan bahu bastian.


bastian yang tidak terima disalahkan sontak menghentikan langkah kakinya lalu menatap tajam gaby.


" apa-apaan jadi salahku! ini semua gara-gara ide penyamaran kamu yang payah.! balasnya tak kalah kesal. tidak terima disalahkan atas kecerobohan yang mereka lakukan bersama.

__ADS_1


" apa.! pekik gaby yang langsung menatap tajam bastian sambil berkacak pinggang.


" jika bukan karna ide gilamu untuk memanjat pohon kita pasti tidak akan ketahuan.! balasnya dengan ketus.


bastian berdecak kesal karna gaby selalu saja mencari alasan untuk melimpahkan semua kesalahan pada dirinya.


" jika bukan karna kecerobohanmu melempar sembarang baju penyamarannya kita tidak akan ketahuan secepat ini.! balasnya tak ingin terus disalahkan.


bastian dan gaby saling melempar tatapan tajam dengan deruan napas amarah yang memburu, membuat keadaan menjadi sedikit mencekam, mereka yang sama-sama tidak ingin disalahkan terus berdebat.


disepanjang langkah mereka untuk memasuki mansion terus diiringi perdebatan keduanya, tidak ada yang mau mengalah satu pun membuat aksi saling menyalahkan itu terus berlanjut bahkan saat mereka sudah masuk kedalam mansion, perdebatan itu tidak berhenti meskipun para pengawal sudah berusaha melerainya,ada saja yang mereka debatkan untuk saling membela diri.


pengawal itu menelepon bosnya untuk memberitahu info ini, mendapatkan informasi penting bryan langsung memancapkan gas untuk kembali kemansion meski acara jalan-jalannya dengan istri dan anaknya harus terhenti karna masalah yang terus dilakukan adik satu-satunya itu.


setelah berbincang pengawal itu menoleh keruang tamu ia mengeryitkan keningnya saat melihat dua remaja itu sudah tidak berdebat lagi, kini mereka sibuk dengan aktivitasnya.

__ADS_1


pengawal itu mengeleng-gelengkan kepala melihat tuan dan nona muda yang tertidur lelap disofa dengan gaya tidur yang mencengangkan. pengawal itu pergi meninggalkan mereka yang sepertinya tertidur karna kelelahan.


__ADS_2