Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 70


__ADS_3

setelah mendapatkan jawaban dari ghea, pak eko pamit undur diri kembali ke ruang makan untuk memeriksa ulang semua menu makan siang agar tidak terjadi kesalahan.


kedua pelayan itu saling melirik, menatap bingung ghea yang sejak tadi senyum-senyum sendiri.


ghea menghela napas.


" sayang sekali ya aku tidak ada di mansion saat kak maya sedang melampiaskan amarah nya pada pak doni! ehh tapi tunggu dulu kenapa aku berharap seperti itu.! seloroh ghea yang langsung di iringi tawa riang nya.


" maaf nyonya kami izin pergi untuk membantu pak eko.! ucap salah satu pelayan.


ghea mengangguk, mengiyakan kedua pelayan itu.


" kak maya memang tidak pernah berubah! amarah nya masih sama seperti dulu.! ujarnya.


ghea melamun senyum-senyum sendiri saat mengingat-ingat kembali kenangan nya dulu bersama maya dan daniel


" maaf nyonya apa anda perlu sesuatu.! tanya pak eko yang membuat nya terkejut sekaligus membuyarkan lamunan ghea.


ghea mengusap-usap dada nya seraya menghela napas, jantungnya hampir saja copot karna ulah pak eko yang tiba-tiba menanyai diri nya yang sedang fokus melamun.

__ADS_1


" pak eko bikin kaget saya aja.!


" maafkan saya nyonya tapi anda di panggil tuan bryan.! ucapnya dengan kepala yang sedikit menunduk ke bawah.


mendengar nama bryan membuat ghea langsung teringat sesuatu.


Ghea memukul pelan jidatnya.


" ya ampun aku lupa memberikan air minum.! ucapnya seraya berjalan ke lantai atas menuju kamarnya.


langkah ghea yang baru saja menaiki satu tangga harus terhenti karna seorang memanggilnya.


sungguh pemandangan yang langka baginya, melihat daddy dan kaka nya berjalan bersama memdekatinya, tidak ada lagi rasa amarah dan dendam pada diri maya hanya ada penyesalan terdalam atas semua yang sudah ia lakukan.


" daddy kak maya.! ghea berjalan ke arah mereka, di tatapnya wajah mereka yang memancarkan raut wajah yang berbeda.


jika ghea melihat senyuman bahagia di wajah daddy nya berbanding terbalik dengan maya yang memperlihatkan raut wajah sendu dengan kepala yang menunduk.


ghea langsung memeluk rizal, memancarkan senyum bahagia karna daddy nya sudah mengatakan yang sebenarnya pada maya meskipun harus mengingkari janji nya.

__ADS_1


ghea melepaskan pelukan nya, ia beralih memeluk maya yang terus saja menunduk malu atas perbuatan nya.


ghea memegang tangan maya lalu menuntun nya ke arah sofa untuk duduk bersama dan berbincang dengan nya.


Flash back on.


" kenapa daddy baru memberitahu ku soal ini.! lirih maya


rizal memegang tangan maya lalu mencium nya berusaha menenangkan kembali hati dan pikiran maya.


" maaf! daddy tidak bermaksud untuk menyembunyikan ini.! jelasnya.


" waktu itu saat bunda mu pergi meninggalkan daddy dengan sembunyi-sembunyi dia meninggalkan sebuah buku diary dan sepucuk surat, saat daddy membaca buku diary dan surat yang sengaja di tinggalkan, saat itulah daddy merasa bersalah pada bunda mu karna sudah meminta nya untuk menjadi ibu pengganti bagi gaby yang masih berbentuk janin hanya karna kesalahan yang tidak sengaja dia lakukan, daddy sangat menyesal karna amarah aku sampai tega meminta hal seperti itu padanya tanpa memikirkan perasaan nya!


" daddy minta maaf padamu.! lirih rizal dengan tangan yang tertaut sebagai permohonan maaf.


maya memegang tangan rizal lalu memeluk erat tubuh rizal.


" seharusnya aku yang meminta maaf pada kalian.!

__ADS_1


flashback off


__ADS_2