Mr.Richard'S Twins

Mr.Richard'S Twins
bab 30


__ADS_3

ghea melihat tempat yang di tunjuk, berjalan mendekat dan segera mengambil surat yang sudah di tunggunya.


ghea yang sudah berhasil menemukan surat yang sengaja di kirimkan daniel, dengan segera berlari kecil menuju kamarnya untuk segera membukanya. tapi langkahnya terhenti karna kepala pelayan memanggilnya.


" nyonya, apa perlu kami antarkan makan siangnya ke kamar.! Tawar pak eko.


" tidak usah pak nanti saya akan turun untuk makan siang.! ghea kembali menaiki tangga menuju kamarnya. ia sudah tidak sabar melihat isi dari kiriman daniel padanya.


kepala pelayan mengangguk setelah mendapatkan jawabannya, ia segera pergi ke dapur untuk membantu pelayan lain mempersiapkan makan siang.


Ghea yang sudah di kamar segera mengunci pintu kamarnya, menatap surat yang kini sudah di tangannya, perlahan tapi pasti membuka surat tersebut.


gugup tentu saja tangannya bergetar saat hendak membuka suratnya tidak bisa ia bayangkan apa isi surat yang begitu membuatnya tegang.

__ADS_1


Ghea menatap sendu foto-foto yang baru saja ia dapatkan, foto yang menjelaskan secara singkat kehidupan bunda maira dan maya setelah memutuskan pergi meninggalkan keluarga adhitama berbarengan di hari pertama gaby terlahir ke dunia.


foto yang mengambarkan kehidupan mental dan ekonomi ibu sambung dan kaka tirinya itu begitu menyayat hatinya, tak terasa air matanya bercucuran.


sebenarnya sudah berulang kali ia dan daddy nya berusaha untuk membantu tapi bunda maira selalu menolak bantuannya.


.


.


dengan tangan yang bergetar membersihkan kemudian menyiraminya dengan bunga dan air.


" bunda! aku sangat merindukanmu, kau pergi begitu cepat tanpa menatap sebentar senyum di wajah anakmu ini.! menatap sendu makam yang ada di hadapannya.

__ADS_1


" aku sudah bertemu dengan gaby bun, dia sangat cantik seperti dirimu tapi aku tidak menyukai matanya itu, mata yang mengingatkan ku pada dia yang sudah membuat hidup bunda menjadi hancur! tapi bunda tenang saja aku tidak akan membencinya, aku akan selalu menyayangi dan mencintai gaby karna bunda juga sangat menyayanginya.! mata maya berkaca-kaca, air mata yang sudah di tahannya sejak tadi sekarang menetes begitu cepat membasahi pipinya.


Flashback on...


" bunda.! gadis kecil itu berlari kecil mendekati seorang wanita yang tengah menikmati susu di pagi hari dengan keadaan yang sedang hamil besar.


gadis kecil yang cantik dengan rambut panjangnya, kelucuan wajahnya semakin terlihat kala rambut panjangnya di kuncir cepol yang menjadi gaya favorit rambut semua anak kecil.


dengan senyuman lebarnya maya mungil berlari kecil menghampiri sang bunda yang tengah duduk di sofa, menjatuhkan badannya di dekapan wanita yang sangat di cintainya, memeluk hangat tubuhnya yang sudah menjadi kebiasaan baginya. tak lupa ia pun selalu mendaratkan ciumannya di pipi bunda tersayangnya.


" hai dede gaby bagaimana kabarmu.! maya mungil mengusap perut bundanya penuh kelembutan.


" kabar gaby baik kaka.! maira membalas pelukan maya lalu mencium pipi chuby maya

__ADS_1


" jaga dirimu baik-baik di perut bunda ya! jangan nakal, kamu harus cepat keluar dari sana karna disini aku, bunda, daddy, tante giselle dan ghea sudah tidak sabar menunggu kamu cepat keluar dari perut bunda.! Celoteh maya mungil dengan polosnya sembari terus mengusap dan mencium perut besar bundanya.


bunda maira yang mendengar celoteh anaknya hanya tersenyum bahagia di iringi cucuran air mata yang menetes di wajahnya.


__ADS_2