
pria paru baya itu menampar satu persatu anak buahnya yang bertugas untuk menculik ghea bukan nya menculik target yang benar mereka malah menculik mata-mata mereka sendiri.
" bodoh kenapa kalian sampai gagal menculiknya, dasar tidak berguna.! ucapnya dengan sangat keras kesal dan marah tentu nya karna rencana yang sudah di susun nya harus gagal karna kesalahan dalam menculik target.
" maafkan kami tuan kami tidak tahu jika wanita ini bukanlah targetnya.! ucap salah satu dari mereka sambil menunjuk dan melirik ke arah pelayan mansion bryan yang sekarang menjadi mata-mata nya.
pria itu menarik napas kasarnya merutuki kebodohan anak buahnya.
drt...drt
amarah pria itu sedikit mereda saat mendengar suara ponselnya berdering, dilihatnya nama penelepon yang tertera di ponselnya dengan cepat pria itu mengangkat telepon nya untuk mendapatkan informasi lebih dalam tentang keadaan bryan sekarang melalui mata-mata terbaik nya.
senyuman langsung terukir dari wajah pria itu saat seseorang di ujung sebrang sana mengatakan jika dirinya telah berhasil menculik ghea sebenarnya ia merasa bingung kenapa mata mata itu mengatakan jika dia berhasil padahal kenyataan nya ia gagal karna salan menculik target.
__ADS_1
" baiklah terus kabari aku tentang keadaan mantan suami mu itu.! ucapnya dengan suara khas pria parubaya.
pria paruh baya itu tersenyum licik meskipun tersimpan kebingungan di pikiran nya mengenai siapa yang telah menculik targetnya. tapi ia tidak memperdulikan siapa dan bagaimana orang itu menculik targetnya yang terpenting baginya telah berhasil mengalahkan musuh terbesarnya. dalam hati ia terus merasa perlu berterima kasih pada musuh dari musuhnya.
para anak buah menatap bingung bos nya yang tersenyum setelah tadi sempat marah-marah, salah satu dari mereka memberanikan diri untuk bertanya meskipun ada sedikit ragu-ragu akan jawaban bosnya itu.
" maaf tuan kenapa anda tersenyum bahagia padahal misi kita gagal.! ucapnya dengan terbata-bata.
" tentu saja aku harus bahagia karna sebenarnya misi ku berhasil.! ujarnya yang langsung di iringi tawa keberhasilan melakukan kejahatan.
" lalu bagaimana dengan wanita ini tuan.! ucap anak buah yang sedang memegang pelayan itu.
" biarkan saja! kita akan jadikan dia sebagai ghea palsu untuk mengelabui bryan.! tegasnya. pria paruh baya itu langsung berjalan ke arah sofa dengan raut wajah yang tak terhingga bahagia nya. mengambil sebatang rokok lalu menghisap rokok tersebut sebagai penambah kebahagiaan yang sedang di rasakan nya.
__ADS_1
sedangkan di tempat lain seorang wanita tengah menikmati hembusan angin di malam hari sambil menikmati cemilan pendamping dalam menemaninya menonton film favoritnya. tidak memperdulikan orang-orang di sekitarnya yang sedang menatap bingung wanita itu. fokusnya hanya pada cemilan dan film favoritnya. wanita itu bahkan tertawa terbahak-bahak melihat aksi kocak yang dilakukan idola nya di film yang sedang di bintangi nya.
.
.
dua minggu kemudian
" bagaimana apa kau sudah menemukan titik terang dimana keberadaan ghea.? tanya bryan yang tengah duduk di kursi kerjanya sambil memijat keningnya yang terasa sangat pusing karna tak kunjung menemukan dimana keberadaan istrinya.
" maaf tuan anak buah kita belum menemukan titik terang sedikit pun mengenai keberadaan nona ghea.! jawab doni sambil menudukkan kepalanya malu atas kerja nya yang tak kunjung berhasil menemukan keberadaan ghea.
Brukk.
__ADS_1
bryan beberapa kali memukul meja kerja karna kesal dan amarah yang sudah memuncak di hati dan pikiran nya bagaimana tidak jika istri dan calon anak-anak tidak di ketahui keberadaan nya ia merasa sangat bodoh karna tidak becus dalam menjaga keluarga nya.