My Baby Sitter

My Baby Sitter
Season 2 # My Hot Daddy


__ADS_3

Setibanya di kantor Adam si Gemoy langsung anteng duduk di meja kerja Adam sambil mencoret-coret kertas dengan spidol.


"Abang meeting dulu ya " bisik Adam sambil mencium bibir Mikha lembut.


"Iya " jawab Mikha.


"Papih jangan lama-lama ya..nanti aku malah " si Gemoy mendelik kearah Adam.


"Siap Boss " jawab Adam sambil mencium kening si Gemoy dan kemudian berlalu menuju meeting room.


Sepeninggalan Adam si Gemoy kembali anteng membuat pola abstrak diatas kertas sambil makan disuapi oleh Mikha.


Sebelum pergi Mikha memang membawa bekal makanan yang cukup untuk si Gemoy juga susu.


Setelah merasa bosan si Gemoy turun dari meja kerja Adam dan merengek kepada Mikha ingin ikut dengan Adam.


Akhirnya si Gemoy pun diantarkan oleh salahsatu staf Adam ke meeting room.


Selama berada di meeting room si Gemoy tampak anteng duduk dipangkuan Adam. Bocah berpipi bulat itu sama sekali tidak menggangu ia hanya duduk manis sambil mempermainkan jam tangan yang melingkar di pergelangan tangan Adam.


Beruntung meeting hari itu cepat selesai sehingga Adam dan si Gemoy pun cepat kembali ke ruangan kerjanya.


Adam menuntun si Gemoy kembali ke ruangan kerjanya. Para staf Adam yang ikut meeting terlihat gemas melihat Mile yang begitu manja kepada bos mereka.


Apalagi ketika Mile dengan centilnya melambaikan tangannya kepada para staf Adam ketika hendak keluar dari meeting room.


"Mamiih aku pulang " teriak si Gemoy dengan riangnya begitu kembali ke ruangan kerja Adam.


"Sudah selesai Meeting nya ?" tanya Mikha.


"Syudah Mamih..aku duduk dengelin Papih dan olang-olang ngomong " jawab si Gemoy.


"Memangnya Papih sama orang-orang bicara apa ?" tanya Mikha penasaran.


"Aku engga ngelti " jawab si Gemoy sambil mengangkat bahunya.


"Mamih kepo deh " Adam tertawa sambil menjawil dagu Mikha.


"Iya..Mamih kepo " timpal si Gemoy membuat Mikha tertawa.


Mikha dan si Gemoy berada di kantor Adam sampai waktu makan siang. Setelah makan siang Mikha dan si Gemoy pulang dengan diantarkan oleh sopir Adam.


Begitu sampai ke rumah Mikha dan si Gemoy langsung mencari Millie dan bayinya di kamar.


"Dedek kakak pulang " si Gemoy langsung menghampiri Millie yang sedang memberi ASI bayi nya.


Tangan mungil si Gemoy mencolek-colek pipi bayi merah yang sedang anteng menghisap sumber kehidupannya.

__ADS_1


"Waktu Mamih tidak ada apakah dedek rewel ?" tanya Mikha sambil duduk di sebelah Millie.


"Sempet nangis kejer Mih..soalnya pu ting aku nya kecil sepertinya ASI nya belum keisep " jawab Millie.


"Sabar..nanti juga pinter mimiknya " Mikha mengusap rambut bayi mungil yang hitam tebal itu.


"Mommy ...kakak Mola kemana ?" si Gemoy menanyakan kakaknya.


"Kakak Maura sedang tidur siang di kamar " jawab Millie.


"Aku juga mau bobo..ngantuk " si Gemoy langsung naik ke atas kasur kemudian memeluk guling. Beberapa kali bocah berpipi bulat itu menguap kemudian akhirnya tertidur.


"Mile tadi ikut meeting sama Papih loh kak " ujar Mikha dengan suara pelan.


"Ya ampuun..ganggu tidak ya Mih ?" Millie menutup mulutnya.


"Kata Papih sih tidak.. Mile cuma duduk mendengarkan dipangkuan Papih " jawab Mikha.


"Aku takut Mile ganggu " ujar Millie.


Mikha yang sedang menemani Millie menyusui bayi nya langsung menyingkir ketika siang itu Wisnu pulang dengan membawa banyak makanan di tangannya.


Sejak Millie melahirkan Wisnu memang selalu pulang lebih cepat . Ia sengaja pulang lebih cepat agar memiliki waktu lebih banyak menemani istri dan anak-anaknya.


Memiliki tiga orang anak cukup membuat Millie kerepotan meskipun dibantu oleh Mikha dan pengasuh.


Adakalanya Maura dan Milea seolah berlomba mencari perhatian lebih dari Millie, terutama Milea.


"Dedek..Daddy pulang tuh " ucap Millie, namun bayi itu terlihat anteng menghisap sumber kehidupannya.


"Dia tidak mau diganggu " ujar Wisnu sambil terkekeh.


"Mas sudah makan ?" tanya Millie


"Belum..Mas ingin makan sama kamu " jawab Wisnu.


"Nanti ya kalau dedek sudah selesai mimiknya " ujar Millie.


"Iya " jawab Wisnu sambil merebahkan tubuhnya di sebelah Mile yang sudah lebih dulu tertidur.


"Mile pulang jam berapa dari kantor Papih ?" tanya Wisnu sambil mencium pipi bulat si Gemoy.


"Ada setengah jam yang lalu " jawab Millie.


"Mas jadi merasa tidak enak..Mile suka merepotkan Papih..Kakak Maura sering merepotkan Marvin " gumam Wisnu.


"Kenapa mesti tidak enak..Papih sama Marvin saja tidak keberatan direpotin sama Maura dan Mile karena mereka anak-anak aku " jawab Millie.

__ADS_1


"Mas dan anak-anak beruntung banget bisa dapatkan kamu dan diterima dikeluarga kamu " Wisnu mengusap punggung Millie dan menciumnya.


"Diam Mas geli " Millie menggelinjang kegelian.


Bukannya berhenti tangan Wisnu malah merayap memeluk perut Millie yang sudah kembali rata.


"Maaasss..jangan cari masalah deh.. ingat lagi puasa..nanti yang pusing sendirinya " Millie mengingatkan.


"Iya..Mas tau kok lagi puasa " jawab Wisnu lesu namun tanpa melepaskan belitan tangannya dari perut Millie.


Wisnu baru melepaskan belitan tangannya dari perut Millie ketika Millie menidurkan bayi tampan itu diatas box nya setelah selesai menyusuinya.


"Kita makan yuk..Mas lapar " Wisnu bangun dari ranjang kemudian menggamit lengan Millie menuju ruang makan.


"Mih makan " Wisnu menawari Mikha yang sedang menonton tv untuk makan.


"Kalian saja yang makan..Mamih sudah makan sama Papih tadi " jawab Mikha.


Karena Mikha sudah makan akhirnya hanya Millie dan Wisnu yang makan di ruang makan.


"Kamu harus makan banyak Sayang, sekarang kamu kan menyusui " ucap Wisnu sambil menambahkan banyak lauk ke piring Millie.


"Iya tapi jangan kebanyakan begini dong, yang ada nanti aku muntah " Millie mengembalikan sebagian lauknya ke piring Wisnu.


Meskipun dikembalikan namun pada akhirnya Wisnu berhasil memaksa Millie menghabiskan semua makanannya.


"Hari ini Mas belum ketemu kakak Maura " ujar Wisnu setelah mereka selesai makan.


"Pulang sekolah langsung makan terus tidur.. sepertinya kelelahan soalnya hari ini ada pelajaran olahraga " jawab Millie.


"Kakak dijemput pak Muh atau Marvin ?"


"Dijemput Marvin..sudah makin lengket saja mereka seperti perangko " jawab Millie sambil terkekeh.


"Sepertinya Marvin itu ingin punya adik kali " bisik Wisnu sambil melirik kearah Mikha yang sedang nonton tv.


"Mungkin " jawab Millie sambil tertawa.


Millie tidak bisa membayangkan seandainya Marvin yang sudah duduk di bangku SMA tiba-tiba mempunyai adik lagi.


"Kenapa tertawa ?" tanya Wisnu sambil menepuk pipi Millie.


"Ngebayangin Marvin punya adik lagi lucu kayaknya " jawab Millie.


"Apanya yang lucu ?" dahi Wisnu berkerut.


"Ya lucu saja ..sudah SMA baru punya adik lagi " jawab Millie.

__ADS_1


Setelah selesai makan Wisnu dan Millie kembali ke kamar mereka. Wisnu memutuskan untuk tidak kembali ke kantor dan memilih menemani Millie mengurus bayi mereka karena Millie yang masih belum terlalu faham cara mengurus bayi.Tidak seperti Wisnu yang sudah berpengalaman dan terbiasa membantu Meta mengurus Maura dan Milea ketika masih bayi.


Cerita My Baby Sitter sudah mendekati akhir ya Readers.. sebetulnya bukan tamat namun Author terpaksa ganti judul karena isinya tidak sesuai dengan kelanjutan cerita nya..Jadi dengan terpaksa kita hijrah ya ke judul yang baru.. Sebenarnya sudah ada beberapa readers yang ngintip 🤔


__ADS_2