My Baby Sitter

My Baby Sitter
Jangan Tinggalkan Abang


__ADS_3

"Kamu bego banget sih Dam " Martha tidak henti-hentinya memarahi Adam.


"Sumpah Tha..aku yakin tidak melakukan apapun pada Cintya.. setelah minum kopi aku merasa sangat mengantuk ...aku yakin dia sengaja menjebak aku " keluh Adam.


"Mending kamu blokir nomer Cintya sekarang juga...biar dia tidak bisa menghubungi kamu lagi " saran Martha.


Adam menurut apa yang disarankan oleh Martha. Ia segera memblokir nomer Cintya dihadapan Martha saat itu juga.


"Kamu berdoa saja semoga rumahtangga kamu dan Mikha akan baik-baik saja " ujar Martha


"Kamu seperti menakut-nakuti aku " Adam kesal dengan ucapan Martha.


"Loh..emang omongan aku salah ya ? " tanya Martha.


Adam tidak menjawab. Ia menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi. Adam memijit kepalanya yang tiba-tiba terasa berdenyut. Sementara Martha hanya menatap Adam dengan tatapan prihatin.


"Aku tidak bisa bayangkan jika Mikha sampai tau..tamat riwayat kamu " ujar Martha.


"Bisa berhenti tidak ngocehnya " semprot Adam


Martha pun langsung diam dan mengunci mulutnya rapat-rapat.


*


Setelah menyelesaikan semua urusan pekerjaannya di Canada, Adam langsung pulang ke tanah air. Dari Bandara Adam tidak pulang ke apartemen nya, namun ia langsung pulang ke Bandung.


"Bagaimana urusan pekerjaan nya beres ?" tanya Papa

__ADS_1


"Beres Pah " jawab Adam.


Melihat Papihnya datang Millie langsung berjalan tertatih-tatih menghampiri Adam.


"Apiih..puyang " celoteh Millie senang.


"Mikha mana mah ?" tanya Adam


"Pulang kuliah langsung ke butik.... sebentar lagi juga pulang " jawab Mama.


"Mikha sedang semangat sekali untuk menyelesaikan kuliahnya tahun ini..supaya bisa cepat nyusul Abang ke Jakarta " ujar Mama.


Adam terharu mendengar ucapan Mama. Tidak bisa dipungkiri jika dirinya pun ingin sekali segera memboyong anak dan istrinya ke Jakarta.


Tidak lama kemudian suara mobil Mikha pun terdengar memasuki halaman rumah. Millie menarik-narik tangan Adam ingin menyambut ibunya.


"Baru datang " jawab Adam sambil mencium bibir Mikha sekilas.


"Arin bilang Abang ke Canada "


"Iya..dari bandara Abang langsung kesini " jawab Adam.


"Millie..ikut Opa yuk beli ice cream " ajak Papa


"EC cim...mau " Millie langsung merentangkan tangannya kearah Papa.


Adam dan Mikha langsung masuk ke kamar. Adam yang masih jet lag akhirnya terkapar diatas kasur tanpa sempat membuka sepatunya.

__ADS_1


Perlahan Mikha membuka sepatu dan kaos kaki yang Adam pakai dan menyimpannya di lemari sepatu.


"Kasian Abang..pasti lelah " Mikha mencium kening Adam ..Adam tidak bergeming dalam tidurnya.


Namun ketika Mikha hendak beranjak ke kamar mandi, samar-samar Mikha mendengar Adam mengigau.


"Mikha Sayang....jangan tinggalin Abang..." ucapnya dengan suara yang menyayat hati.


"Abaaang..aku disini..mana mungkin aku tinggalin Abang " Mikha memeluk kepala Adam penuh cinta.


Malamnya Mikha kembali mendengar Adam mengigau hal yang sama..bahkan Mikha melihat Adam sampai menangis dengan peluh membasahi sekujur tubuhnya.


Sebagai istri Mikha menangkap jika ada sesuatu yang terjadi pada diri suaminya.Namun Mikha tidak tau apa itu. Mikha tidak menyadari jika akan ada badai besar yang akan menghantam rumah tangganya untuk yang kedua kalinya.


* * * *


Pada novel ini Author memang sengaja membuat tokoh Adam yang tidak semanis tokoh pria dalam novel sebelumnya dengan masa lalu yang kelam.


Cerita pada novel ini Author sengaja buat berbeda karena Author tidak mau monoton dalam menulis..walau ada sebagian readers yang tidak puas 🙏


Cerita ini baru sampai bab **40. jika Author menulis keuwuan mereka sampai akhir rasa nya pasti membosankan.


Ibarat lukisan tidak akan indah jika hanya dihiasi satu warna saja**.


Btw.. Author ucapkan terimakasih pada readers yang masih setia mengikuti kisah cinta Adam dan Mikha ini.


**Pro dan kontra dari readers akan author jadikan bahan pembelajaran dalam menulis agar menjadi lebih baik lagi.

__ADS_1


Happy reading 😘😘😘**


__ADS_2