My Baby Sitter

My Baby Sitter
Season 2 # Bergerak Lebih Maju


__ADS_3

Keesokannya kedua orangtua Wisnu kembali ke Bandung.Sebelum pulang ibu Wisnu memeluk Millie penuh kelembutan.


"Nina..ibu titipkan Wisnu dan anak-anak disini sama kamu " ucapnya sambil mengelus punggung Millie.


Meskipun tidak paham dengan ucapan wanita paruh baya yang masih terlihat cantik itu namun Millie menjawab dengan anggukan.


"Terimakasih nak..ibu percaya Wisnu dan anak-anak akan baik-baik bersama kamu disini"


Millie semakin tidak mengerti dengan ucapan ibu dari majikannya itu, namun Millie tidak berani bertanya apapun selain mengucapkan selamat jalan kepada sepasang suami istri yang akan kembali ke Bandung hari ini.Tidak lama kemudian Wisnu pun pergi ke kantor sambil mengantarkan Maura ke sekolah.


Setelah semua pergi Millie pun bersiap untuk membawa Milea ke rumahnya. Sudah dari semalam Mamih dan Papihnya mengirimkan pesan agar Millie membawa Milea ke rumah karena ada kado ulangtahun untuk si Gemoy dari mereka.


"Selamat Ulangtahun Gemoy " ucap Mikha begitu Millie turun dari mobil.


"Mamih dan Kak Marvin punya Kado untuk kamu " Mikha membawa Milea masuk untuk menunjukkan kado yang sudah mereka siapkan dari kemarin.


Milea terlihat senang ketika Mikha dan Adam menghadiahi sebuah baby Walker yang berisi banyak mainan.


Mereka sengaja memilihkan mainan itu karena cocok untuk si Gemoy yang sedang belajar berjalan.


Sedangkan dari Marvin Milea mendapatkan satu boneka panda berukuran cukup besar. Milea langsung anteng dengan mainan barunya.


Mikha dan Millie mengawasi Milea yang baru bisa berjalan mendorong baby Walker nya dengan tertatih-tatih.


Beberapa kali Milea yang belum bisa menyeimbangkan tubuhnya nyaris tersungkur namun Millie dengan sigap menangkapnya.


Millie dan Milea berada di rumah Mikha sampai mendekati waktu Maura pulang sekolah.


Sebelum pulang untuk menjemput Maura, Milea memasukkan semua kado ulangtahun dari Mamihnya dan dari Marvin ke dalam mobil.


"Ma..ma..ma.." Milea tampak senang ketika semua hadiahnya ada di dalam mobil.


Dari rumah Mamihnya Millie langsung menuju sekolah Maura untuk menjemputnya.


"kakak Nina ini boneka siapa ?" tanya Maura begitu masuk kedalam mobil.


"Boneka dedek Mile kak..kado ulangtahun dari kak Marvin " jawab Millie.


"Kakak Nina..aku juga mau boneka itu " ujar Maura lirih.


"Iya nanti kita beli " jawab Millie.


"Sekarang saja " pinta Maura


"Lebih baik kita pulang dulu..kasian dedek Mile nya tidur " Millie menunjuk pada kursi belakang dimana Milea tengah tertidur didalam baby seat car nya.


Maura tidak menjawab, namun wajahnya langsung cemberut. Millie berusaha memberi pengertian kepada Maura namun gadis itu kembali pada setelan awalnya yaitu judes.


Pada saat Wisnu pulang dari kantor ia heran melihat wajah Maura yang terus cemberut.


"Nina ada apa dengan Maura saya lihat dia cemberut terus ?" tanya Wisnu.

__ADS_1


"Milea tadi siang dapat kado ulangtahun boneka Pak, kakak Maura ingin boneka seperti itu tapi di mobil Milea tidur jadi tidak sempat membelinya " jawab Millie sambil menunjuk boneka panda besar pemberian Marvin.


"Hadiah dari siapa ?" tanya Wisnu


"Dari teman pak " jawab Millie berbohong. Ia tidak mungkin mengatakan kepada Wisnu jika hadiah itu dari Mamih dan adiknya.


"Ini juga dari teman kamu ?" tanya Wisnu sambil menunjuk baby Walker yang didalamnya terisi banyak mainan.


"Iya pak " jawab Millie.


Wisnu mengernyit.. sepertinya teman-teman Millie orang berada terlihat dari hadiah ulangtahun untuk Milea yang harganya lumayan mahal.


"Daddy aku ingin boneka seperti itu " Maura langsung merajuk kepada Wisnu.


"Iya besok kita beli boneka yang sama seperti itu " jawab Wisnu.


"Yang ini juga mau ?" tanya Wisnu sambil menunjuk hadiah pemberian dari Mikha.


"Tidak Dad..itu untuk anak kecil aku sudah besar " Maura menolak.


"Daddy pikir kakak mau juga..biar Daddy belikan sekalian..biar kakak sama dedek tidak rebutan " Wisnu mencubit pipi Maura.


"Tidak mau Dad..aku sudah besar " ulang Maura.


Keesokannya Wisnu menepati janjinya untuk membelikan boneka panda seperti Yang Marvin belikan untuk Milea. Namun setelah mencari ke beberapa toko mereka tidak mendapatkan barang yang mereka cari karena stok nya habis bahkan ada beberapa toko yang tidak menjual boneka seperti itu.


"Aku ingin boneka panda yang seperti punya dedek Dad " Maura mulai akan menangis.


Millie pun langsung menghubungi Marvin.Tidak lama kemudian mereka pun menuju ke sebuah toko mainan yang Marvin sebutkan.


Sesampainya disana Maura langsung menangis karena toko yang mereka tuju ternyata tutup.


Wisnu berinisiatif mencari di beberapa toko yang lain namun boneka panda yang Maura inginkan tidak ada. Pemilik toko menawarkan boneka beruang dengan ukuran yang sama seperti milik Milea tapi Maura tidak mau.


Setelah lelah berkeliling namun tidak mendapatkan hasil akhirnya mereka pun pulang.


Sesampainya di rumah Maura terus ngambek. Millie dan Wisnu berusaha membujuk agar Maura mau bersabar sampai toko nya buka kembali.


Untuk meredakan kekesalan Maura, Wisnu dan Millie mengajak Maura bermain Ludo King dari ponsel Millie.


"Kakak bisa tidak mainnya ?" tanya Millie


"Bisa " jawab Maura.


Maura , Wisnu dan Millie pun duduk di karpet dan mulai bermain, sementara Milea duduk dalam pangkuan Millie dengan mpeng di mulutnya.Didepan mereka sudah siap satu mangkuk bedak bayi.Mereka sepakat akan mencemongi yang kalah dengan bedak bayi.


Setelah beberapa menit bermain, Millie mencurigai jika Maura dan Wisnu bersekongkol karena keduanya kompak menyerang Millie.


Ditengah permainan Millie menjeda sebentar untuk menidurkan Milea di sofa karena ia tertidur dalam pangkuan Millie.


Ketika permainan dilanjutkan Millie semakin yakin jika Maura dan Wisnu bersekongkol karena mereka hanya menyerang Millie saja tidak saling menyerang satu sama lain.

__ADS_1


"Wah kalian bersekongkol ya " Millie pun protes.


"Tidak " jawab Wisnu. disambut anggukan dari Maura.


Tidak lama kemudian Maura bersorak kegirangan ketika ia dapat menyelesaikan permainan paling cepat. Kini tinggalah Wisnu dan Millie yang bermain.


Karena dari awal sudah tertinggal akhirnya Millie pun harus menerima kekalahannya. Namun ketika akan dicemongi bedak bayi Millie menolak.


"Kakak tidak mau di cemongi karena kalian curang " protes Millie.


"Kita tidak curang kak..aku sama Daddy hanya bekerja sama " jawab Maura.


"Iya tapi itu namanya curang " jawab Millie


"Kalau main yang sportif dong " omel Wisnu


Karena Millie terus menolak dan berniat kabur akhirnya Wisnu menangkap pinggang Millie dan menguncinya dengan kedua tangannya. Maura pun menumpahkan bedak bayi dalam mangkuk itu ke wajah Millie.


"Hahaha..kakak Nina lucu..Daddy juga " Maura tertawa melihat wajah Millie yang putih oleh bedak bayi. Begitu juga wajah Wisnu yang juga tekena bedak bayi pada saat memegangi Millie.


"Kakak tidak mau main lagi..kalian curang " keluh Millie sambil membersihkan wajahnya yang penuh dengan bedak bayi. Millie tidak sadar jika tangan Wisnu masih melingkar di pinggangnya.


Beberapa saat kemudian Wisnu buru-buru melepaskan belitan tangannya dari pinggang ramping Millie.


*


Hari-hari berikutnya Wisnu mulai melakukan pendekatan kepada Millie.Wisnu mulai sering mengajak Millie ngobrol dengan alasan menanyakan kabar perkembangan anak-anak.


Hari Sabtu Wisnu yang sedang bercengkrama dengan kedua buah hatinya kaget melihat Millie membawa boneka panda yang sama persis dengan milik Milea.


"Kakak Nina ini buat aku ?" tanya Maura


"Iya..ini buat kakak Maura " jawab Millie.


"Terimakasih kak " Maura memeluk bonekanya dengan senang.


"Dari siapa ?" tanya Wisnu


"Dari teman " jawab Millie.


"Pasti dari kak Marvin " tebak Maura


"Kok kakak tau sih ?" tanya Millie sambil mencubit hidung Maura.


"Ya tau dong " jawab Maura sambil tertawa.


"Oh jadi teman kamu nanyanya Marvin ?" tanya Wisnu. Millie mengangguk.


"Daddy..kakak Marvin itu baik..aku sering diajak main sama dia " oceh Maura.


Mendengar jika Millie dan anak-anaknya sering pergi main dengan Marvin Wisnu yakin jika Marvin bukan hanya sekedar teman Millie.. sepertinya Millie dan Marvin memiliki hubungan yang spesial. Sepertinya Wisnu harus bergerak lebih cepat untuk menjadikan Millie sebagai ibu sambung untuk kedua putrinya.

__ADS_1


__ADS_2