
Kedekatan hubungan Adam dengan Cintya tak urung membuat Mikha cemburu.Apalagi Mikha melihat jika Cintya mulai memberikan perhatian lebih kepada Millie.
Mikha semakin tidak menyukai Cintya karena ia sempat mendengar obrolan Cintya yang menyarankan Adam untuk segera mengurus perceraiannya dengan Mikha.
Hati Mikha terasa teriris ketika keesokannya ia tidak sengaja menguping percakapan Adam dengan pengacaranya yang sengaja datang untuk membahas masalah perceraian. Ternyata Adam benar-benar mengikuti saran dari Cintya.
"Pokoknya kamu harus pastikan hak asuh Millie jatuh ke tangan aku " ujar Adam
"Pasti pak..karena dari awal ibu Mikha tidak menginginkan anaknya.Bu Martha bisa kita jadikan saksi " jawab pengacara.
Kaki Mikha langsung terasa lemas setelah mendengar percakapan antara Adam dan pengacaranya.Tangis Mikha pun pecah.Ia belum siap jika harus berpisah dari Millie sekarang ini.
Semalaman Mikha menangis,bukan perpisahan dengan Adam yang ia tangisi.Namun berpisah dengan Millie lah yang begitu terasa berat untuknya.
Ada keinginan dalam diri Mikha untuk mengadu kepada mama dan Arin.Namun ia urungkan karena walau bagaimanapun Mama dan Arin adalah keluarga Adam.
"Mending kamu bawa kabur saja Millie " saran Martha ketika Mikha menceritakan tentang rencana Adam untuk mengurus perceraian mereka.
"Aku takut kak "
"Memang kamu mau kehilangan Millie ? karena Adam sudah pasti akan mendapatkan hak asuh atas Millie "
"Baiklah " jawab Mikha yakin. "Tapi kakak mau kan bantu aku ?"
"Oke..tapi ini semua tidak gratis " jawab Martha
"Aku tidak punya uang kak "
"Punya suami kaya masa tidak punya uang "
"Aku tidak membawa kartu dari Abang.. ketinggalan di Bandung.Tapi untuk kabur aku punya uang dari gaji aku sebagai baby sitter Millie "
"Kamu tidak perlu bayar pake uang..cukup jangan menyalahkan aku atas permasalahan dalam rumah tangga kalian.Karena aku bukan pelakor..kami berhubungan sebelum Adam menikah sama kamu..ingat itu "
"Jika kamu tidak dapat menerima Adam karena karena masa lalunya itu hak kamu.. masa lalu Adam adalah tanggung jawabnya sendiri..
bukan tanggung jawab aku"
"Sebetulnya aku juga berada di pihak yang dirugikan.Aku harus kehilangan pekerjaan karena om Yudho menyalahkan aku dan memecat aku "
"Iya kak " jawab Mikha
"Sekarang tugas kamu persiapkan dokumen milik Millie..besok aku ke Canada untuk jemput kalian "
"Baik kak " jawab Mikha.
__ADS_1
Jalan untuk Mikha membawa kabur Millie akhirnya terbuka lebar manakala tiba-tiba Adam harus pergi keluar kota untuk urusan pekerjaan.
"Nina..aku ada pekerjaan diluar kota selama tiga hari.Aku titip Millie ya " ucap Adam sebelum pergi.Mikha mengangguk.
Setelah Adam pergi Martha pun datang untuk menjemput Mikha.mereka pergi disaat pelayan di rumah Adam sedang tidak ada di rumah.
Martha membawa Mikha pulang ke Jakarta Karena Mikha menolak pulang ke Bandung. akhirnya Martha membiarkan Mikha dan Millie tinggal di apartment nya.
Baru dua hari diluar kota Adam terpaksa mempercepat kepulangannya karena pelayan di rumahnya mengabari jika Nina dan Millie menghilang.
Adam yakin jika Nina yang menculik Millie karena dokumen milik Millie pun hilang.
"Sebaiknya anda segera lapor polisi tuan " saran pelayan di rumahnya.
"Iya " jawab Adam lesu.
Adam merasa telah keliru menilai Nina yang terlihat baik namun tega berbuat kriminal dengan menculik Millie.
Sebelum melaporkan penculikan Millie ke polisi,Adam terlebih dahulu memeriksa cvtv yang terpasang di bagian depan rumahnya.
Dari rekaman cctv terlihat jika memang benar Nina yang telah menculik Millie..namun Nina dijemput oleh sebuah mobil yang menunggu di jalan.
Adam mencurigai seseorang yang dikenalnya yang membantu Nina kabur.. siapa lagi kalau bukan Martha.
Namun Adam masih tidak mengerti ada hubungan apa Martha dengan Nina.Karena Martha lah yang telah membawa Nina ke rumahnya sebagai Baby Sitter.
Papa dan Mama yang mendengar kabar jika Millie diculik oleh baby sitter nya langsung datang ke Canada.Bahkan mama sempat beberapa kali pingsan karena shock.
Karena penasaran dengan motif penculikan yang dilakukan Nina, papa menyarankan untuk memeriksa rekaman cvtv di kamar Millie.
Dari hasil rekaman cctv dikamar Millie membuat Papa dan Adam sangat terkejut.
Papa dan Adam akhirnya mengetahui jika baby sitter yang selama ini mengasuh Millie adalah Mikha.
"Bagaimana bisa kita semua tidak menyadari jika Nina itu Mikha " ujar papa menyesal.
Adam tidak dapat berkata apa pun.Ia hanya terpaku menatap rekaman cctv itu.Disana jelas terlihat jika selama ini Mikha menyusui Millie dengan cara bersembunyi-sembunyi.
"Batalkan semua laporannya " ujar Adam kepada pengacaranya.
"Baik pak "
"Aku sendiri yang akan menangkap dia " ujar Adam sambil berlalu ke kamarnya.
Meski belum ada kabar tentang keberadaan Millie,namun Adam merasa tidak terlalu khawatir karena kini Millie bersama ibunya.
__ADS_1
Mengingat bagaimana telatennya Nina mengurus Millie membuat Adam yakin jika Millie akan baik-baik saja bersama Mikha dimanapun berada.
*
Mikha terpaku menatap isi dompetnya yang hanya tersisa lima lembar kertas berwarna merah.
"Kenapa bengong ?" Martha yang baru keluar dari kamar mandi menghampiri Mikha yang tampak bengong sambil menatap dompetnya.
"Uang aku semakin menipis " keluh Mikha
"Memang kamu mau kemana pake ngitung-ngitung uang segala ?" tanya Martha sambil menciumi pipi bulat Millie yang sedang tertidur pulas.
"Tidak enak kelamaan numpang disini " jawab Mikha malu.
"Kenapa tidak enak..ya dienakin saja.Lagian aku senang kalian ada di sini..rame sama suara tangisan Millie " Martha terus menciumi pipi Millie dengan gemas.
"Tapi aku malah jadi beban kakak " jawab Mikha
"Sudah ah tidak usah dibahas..aku mau keluar dulu..ingat jangan pernah buka pintu selama aku pergi " pesan Martha sebelum pergi.
"Iya kak " jawab Mikha.
Selama Martha pergi Mikha membersihkan apartemen dan mencuci baju termasuk baju Martha.Selesai mencuci Mikha memasak makanan yang ada didalam lemari es,agar jika Martha pulang makanan sudah tersedia.
Sebetulnya Martha melarang Mikha melakukan pekerjaan rumah, namun Mikha dengan senang hati melakukannya karena Martha sudah sangat baik kepadanya dan Millie.
Sore harinya Martha pulang dengan membawa satu kantung besar belanjaan berisi makanan bayi dan diapers untuk Millie.
"Hmmm..wangi banget.kamu masak apa?" Martha yang baru pulang terlihat lapar.
"Bikin sop ayam kak..adanya cuma ayam di kulkas " jawab Mikha sambil menyiapkan piring makan untuk Martha.
Martha yang kebetulan sedang lapar langsung makan dengan lahap.
"Kha.. sekarang Adam pasti sedang mencari kalian " ucap Martha tiba-tiba.
"Kalau Adam ngajak baikan gimana?"
"Tidak mungkin kak..aku dengar sendiri kalau dia sudah menyuruh pengacaranya untuk mengurus perceraian kami " jawab Mikha.
"Berarti kamu harus berusaha agar Adam tidak menemukan kalian..masalahnya kalau kalian resmi bercerai pasti Adam akan membawa Millie lagi ..kecuali kamu ikut dia dan mau menjadi baby sitter Millie seumur hidup kamu.. bahkan mungkin sampai Adam punya istri lagi hahaha " ujar Martha sambil tertawa.
"Kakak kok ngomongnya begitu ?" Mikha langsung cemberut.
"Lucu saja..kamu jadi baby sitter Millie disaat Adam sudah menikah lagi ..hahaha " tawa Martha semakin kencang.
__ADS_1
"Kakak jangan ngomong begitu dong..akunya jadi sedih " mata Mikha mulai berkaca-kaca.
"Eeh malah nangis beneran...aku cuma becanda " Martha menghentikan tawanya ketika melihat Mikha benar-benar menangis.