My Baby Sitter

My Baby Sitter
Selamat Tinggal Masa Lalu


__ADS_3

Mama dan Papa menatap curiga kearah Adam dan Mikha yang baru datang dengan menenteng kantung belanjaan.


"Kalian dari pasar ?" tanya Mama seperti tidak percaya dengan penglihatannya.


"Iya Mah " jawab Mikha.


"Sama Abang juga ?" tanya Mama lagi. Mikha menjawab dengan anggukan.


"Tumben Abang mau diajak ke pasar " ujar Mama.


"Dipaksa sama menantu kesayangan Mama " jawab Adam sambil memeluk pinggang Mikha.


"Tidak ada salahnya sekali-kali memaksa suami ikut ke pasar, biar tau bagaimana pasar itu. Biasanya suami kan taunya tinggal makan enak mereka tidak tau perjuangan istri untuk menghidangkan masakan yang enak itu seperti apa..ya contohnya harus ke pasar. Berdesakan dengan banyak orang dan bau. Jadi jangan menyepelekan pekerjaan seorang istri " Mama memberikan tausiyah nya.


"Tuh dengerin Bang apa kata mama..jangan taunya cuma makan enak saja " Mikha merasa dibela.


"Iya..nanti kalau kamu ngajak ke pasar lagi Abang tidak akan menolak " ucap Adam akhirnya.


Karena kemarin seharian tidak bertemu dengan Millie Adam pun beranjak ke kamarnya untuk mencari Millie.Disana Millie masih tertidur sambil memeluk bonekanya.


"Kesayangan Papih masih bobo " Adam menciumi pipi Millie yang bulat berisi.Semakin besar Millie semakin terlihat cantik dan menggemaskan.Seperti Mikha waktu kecil.


Merasa ada yang mengganggu tidurnya Millie pun membuka matanya. Melihat Papihnya ada di depan matanya Millie pun langsung mengulurkan tangannya minta digendong.


"Millie mandi sama Papih yuk ?" ajak Adam.


"Dak mau mandi..dingiin " Millie menolak


"Kan pakai air hangat..kita bikin gelembung yang banyak " bujuk Adam.


"Mau..mau " Millie akhirnya mau diajak mandi.


Adam mengisi bathtub dengan air hangat, Millie menumpahkan banyak sabun cair kedalamnya sehingga menghasilkan banyak gelembung. Millie pun tampak senang mandi sambil bermain gelembung sabun.


Mikha yang sedang berada di dapur bersama Mama tidak mengetahui jika Millie sudah bangun dan sedang dimandikan oleh Adam.


Setelah selesai dimandikan dan dipakaikan baju, Adam menggendong Millie ke dapur untuk mencari Mikha.


"Mamiii.." panggil Millie dari gendongan Adam.


"Aku sudah mandii.."


"Hai Millie sudah cantik..mandi sama Papih?" tanya Mikha. Millie mengangguk.


"Terimakasih Sayang " Mikha mencium pipi Adam dan pipi Millie bergantian.


Beberapa Bulan Kemudian

__ADS_1


Adam dan Mikha terbang ke Surabaya, Mama dan Papa juga Millie ikut bersama karena akan menghadiri pernikahan Martha dan Aris yang akan dilangsungkan besok harinya.


Malam ini mereka menginap di hotel yang berada tidak jauh dari tempat acara pernikahan.


Millie yang kelelahan langsung tertidur di kamar Mama yang tepat bersebelahan dengan kamar Adam dan Mikha.


"Abang..apakah aku boleh bertanya ?" ucap Mikha yang sedang berbaring dalam pelukan Adam.


"Boleh " jawab Adam sambil mempermainkan anak rambut Mikha.


"Apakah Abang mencintai kak Martha ?" tanya Mikha lirih.


"Kenapa kamu bertanya seperti itu ?" Adam balik bertanya.


"Hanya ingin tau saja..selama bertahun-tahun berhubungan dengan kak Martha aku tidak percaya jika tidak tumbuh benih cinta diantara kalian..apalagi waktu itu kak Martha sempat hamil "


"Abang tidak mau membahas itu lagi " ujar Adam.


"Kenapa ? Abang takut mengakui jika sebetulnya Abang mencintai kak Martha ?" tanya Mikha.


"Bukan begitu Sayang..Abang hanya tidak ingin mengingat masa lalu Abang yang penuh dosa " jawab Adam.


"Aku hanya ingin tau perasaan Abang kepada kak Martha..itu saja " jawab Mikha.


Adam menghela nafas berat. Ia sebenarnya benar-benar tidak ingin membahasnya namun Mikha tidak akan berhenti sebelum semua pertanyaan nya terjawab.


"Jawab saja Abang..supaya semua ganjalan dihati aku plong " ujar Mikha.


"Tidak akan " jawab Mikha.


"Jujur Abang sayang sama Martha, tapi rasa sayang Abang ke Martha itu berbeda dengan rasa sayang Abang sama kamu. Hubungan Abang dengan Martha just have fun..tidak ada rasa ingin memiliki..kita dekat karena sama-sama anak rantau dan saling membutuhkan..Abang sama sekali tidak marah atau cemburu ketika melihat Martha bersama pria lain..berbeda ketika Abang mendengar kamu punya pacar di Bandung..hati Abang sakit, marah..disaat Abang patah hati Martha selalu menghibur dan menyemangati Abang untuk tidak putus asa terus mengejar kamu "


"Jika saat itu Martha sempat hamil itu karena kebodohan Abang..disaat kita melakukan untuk yang terakhir kalinya Abang lupa tidak memakai pengaman "


"Jadi jangan pernah berpikir kalau Abang itu mengkhianati kamu.. Abang dan Martha sepakat mengakhiri semuanya sebelum kita menikah...jadi Abang tidak pernah selingkuh dengan Martha "


"Disaat semua orang tidak ada yang mempercayai Abang..hanya Martha lah satu-satunya orang yang selalu mensupport Abang "


"Abang memang kotor..tapi Abang tidak pernah sekalipun mengkhianati pernikahan kita..Abang itu sudah cinta sama kamu sejak lama..hanya saja kamu tidak pernah menyadarinya "


Setelah Adam selesai bercerita Adam merasa Mikha semakin mengeratkan pelukannya didada Adam.


"Maaf..kalau aku tau Abang cinta sama aku aku juga tidak akan pacaran sama Seno. Aku pasti akan setia menunggu Abang pulang " ujar Mikha lirih.


"Jadi yang tidak setia itu Abang atau kamu ?" tanya Adam.


"Abang " jawab Mikha.

__ADS_1


"Loh bukannya kamu yang jelas-jelas punya pacar " ujar Adam


"Aku cuma pacaran ga ngapa-ngapain.. Abang tidur sama kak Martha "


"Tuh kan.. ujungnya kamu pasti menyudutkan Abang " keluh Adam.


"Iya tidak akan lagi..tapi Abang sedih tidak melihat kak Martha menikah ?"


"Ngapain sedih..Abang justru senang apalagi Abang yakin jika Aris akan bisa membimbing dia menjadi lebih baik " jawab Adam.


"Apakah masih ada pertanyaan ?" tantang Adam


"Ada satu lagi " jawab Mikha.


"Apa lagi "


"Abang sedang lelah tidak ?" tanya Mikha sambil naik keatas tubuh Adam dan mengelus bulu halus didadanya dengan gerakan yang sensual.


"Kalau untuk ini sepertinya Abang masih punya cukup energi " jawab Adam sambil melahap bibir Mikha dengan rakus.


*


Keesokannya keluarga Adam datang di acara resepsi pernikahan Aris dan Martha. Mikha tampak pangling melihat Martha yang terlihat cantik dalam balutan gaun pengantin muslimah.Sangat serasi bersanding dengan Aris.


"Kakak cantik banget " puji Mikha setelah mereka memberikan ucapan selamat.


"Kamu juga cantik " Martha balas memuji Mikha.


"Hai Millie kamu sudah besar ya cantik banget " Martha mencubit pipi Millie yang berada dalam gendongan Adam dengan gemas.Millie pun menyembunyikan wajahnya dibahu Adam


"Jangan dicubit jadi takut kan Millie nya " omel Aris.


"Kok takut sih..waktu kecil kan suka Tante gendong " ujar Martha dengan wajah sedih.ia ingat ketika membawa kabur Millie dari Canada bersama Mikha.


"Dulu kan masih bayi ..sekarang Millie sudah besar " ujar Adam.


Karena Millie mulai merengek akhirnya Adam dan Mikha pun pamit meninggalkan sepasang pengantin yang sedang berbahagia itu.


"Mereka serasi sekali ya " bisik Mikha ditelinga Adam.


"Iya " jawab Adam sambil menyuapi Millie puding coklat.


Papa dan Mama tampak menyapa para tamu perusahaan dari Canada dan Jakarta.walau bagaimana pun Martha adalah orang yang cukup berjasa di perusahaan.Jasanya sangat besar ketika mengusut tentang penyelewengan dana yang dilakukan oleh mantan istri Papa Adam di Canada.


Setelah menghadiri acara pernikahan Martha dan Aris mereka pun pulang. Adam menuntun tangan Mikha dan Millie meninggalkan tempat resepsi..Meninggalkan sepasang pengantin yang sedang berbahagia..dan meninggalkan semua masa lalunya yang kelam yang tidak ingin ia ingat lagi.


Cukup malam tadi saja untuk yang terakhir kalinya ia membahas kisah kelamnya bersama Martha.. Kedepannya ia tidak akan mengingat apalagi membahasnya karena semuanya sudah Adam buang jauh-jauh dari kepalanya.

__ADS_1


Kini Adam berjanji dalam hatinya akan membahagiakan dua wanita yang sedang ia genggam tangannya dan tidak akan pernah ia lepas lagi.


T A M A T


__ADS_2