
Sebelum pulang ke Jakarta Adam mereka menyempatkan diri berjiarah ke makam orangtua Mikha. Wisnu yang sama-sama akan pulang ke Jakarta juga ikut berjiarah bersama kedua putrinya.
"Daddy..ini kuburan siapa ?" tanya Maura yang duduk disebelah Wisnu.
"Ini kuburannya kakek dan Nenek kakak Millie " jawab Wisnu.
"Ooh.." Maura manggut-manggut.
Maura yang banyak bertanya berbanding terbalik dengan adiknya yang anteng menyedot susu botolnya dalam gendongan Wisnu.
Wisnu baru saja berhasil melepaskan Milea dari Adam karena calon mertuanya itu sedang melantunkan doa didepan pusara mertuanya.
Setelah selesai berjiarah mereka pun melanjutkan perjalanan pulang ke Jakarta.
Perjalanan pulang kali ini Maura dan Milea juga Millie ikut di mobil Wisnu.
"Daddy..kalau nanti Daddy sudah menikah dengan kakak Millie berarti aku boleh panggil kakak Millie Mommy dong " celoteh Maura.
"Iya dong Sayang " jawab Wisnu sambil mengerling ke arah Millie.
"Aku senang kakak Millie jadi Mommy aku..nanti kan kita bisa setiap hari jalan-jalan..main..ada yang ngajarin aku " Maura terus mengoceh.
"Kakak sama dedek senang..apalagi Daddy " gumam Wisnu yang hanya bisa didengar oleh Millie.
"Kakak Millie..nanti kalau sudah menikah tidurnya dikamar aku ya sama dedek " pinta Maura.
"Iya Sayang " jawab Millie sambil tersenyum.
"Eeh..mana bisa begitu " bisik Wisnu protes.
"Aku sih pasti mengikuti kemauan anak-anak Mas " jawab Millie sambil tersenyum licik.
"Iya...tapi masa kita nanti pisah kamar " wajah Wisnu terlihat masam.
"Daddy kan sudah besar, sudah bisa tidur sendiri " ucap Maura.
"Tapi Daddy juga ingin tidur sama kakak dan dedek " Wisnu beralasan. Ia tidak mengatakan jika sebenarnya ia juga ingin tidur bersama calon Mommy nya anak-anak.
"Alasan " cibir Millie. Wisnu lagi-lagi hanya nyengir.
Milea yang berada dalam pangkuan Millie tampak mulai terkantuk-kantuk. Millie mengusap punggung Milea hingga akhirnya bocah Gemoy itu pun tertidur dalam dekapan Millie.
__ADS_1
Maura yang sedari tadi terus mengoceh tidak lama kemudian tertidur di kursi belakang.
Wisnu tersenyum melihat kedua buah hatinya yang tertidur lelap, apalagi Milea yang tampak nyaman dalam dekapan hangat dada Millie.
"Kenapa senyum-senyum sendiri ?" tanya Millie.
"Senang saja melihat anak-anak happy mau punya Mommy baru " jawab Wisnu.
"Anak-anak nya happy..kalau Daddy nya happy tidak ?" tanya Millie.
"Daddy nya tidak usah ditanya lagi.. pasti happy banget..kalau malam tidak akan kesepian lagi " jawab Wisnu sambil meraih tangan Millie dan menggenggamnya erat.
"Malam ini kamu nginep di rumah ya " pinta Wisnu dengan suara lirih memohon.
"Ya tidak bisa dong Mas..Papih juga tidak akan kasih ijin " jawab Millie.
"Sayang..Minggu depan kita ke Jogja ya..kita ke rumah orangtua Meta sama anak-anak " ajak Wisnu.
"Ngapain ?" tanya Millie
"Kita minta restu mereka..sekalian biar kamu kenal sama kakek nenek nya anak-anak " jawab Wisnu.
"Kamu saja yang pergi sama anak-anak..aku tidak mau ikut " Millie menolak.
"Kenapa tidak mau ikut..kamu takut ?" tanya Wisnu.
"Iya..aku takut akan reaksi mereka jika tau kalau aku yang sudah.."
"Tidak usah selalu menyalahkan diri sendiri..lagian bukan kamu kan yang bawa mobilnya..Jadi tidak usah membahas masalah itu lagi " ucap Wisnu tegas.
"Iya Mas " jawab Millie sambil menyandarkan kepalanya dibahu kiri Wisnu.
"Semua akan kita hadapi bersama " Wisnu semakin mengeratkan genggaman tangannya.
"Iya Mas " jawab Millie.
Setelah beberapa jam perjalanan akhirnya kedua mobil berplat B itu pun mulai memasuki kota Jakarta.
Di jalan mobil Wisnu dan Mobil Adam mengambil jalan berbeda karena Wisnu langsung pulang ke rumahnya.
Setibanya di rumah Millie turun dari mobil sambi menggendong si Gemoy sedangkan Wisnu menggendong Maura. Mereka menidurkan Maura dan Milea dikamar Wisnu.
__ADS_1
"Aku langsung pulang ya Mas " Millie pamit hendak keluar dari kamar Wisnu.
"Jangan dulu pulang..Mas masih kangen " Wisnu menarik tangan Millie kemudian memeluknya erat.
"Maasss..mmhhmm.." Millie yang hendak bicara akhirnya diam ketika tiba-tiba Wisnu melahap bibirnya dengan rakus.
"Maass..nanti anak-anak bangun " Millie mengingatkan Wisnu ketika bibir kenyal itu mulai merambat turun ke leher putih Millie.
Wisnu yang nyaris tidak bisa mengontrol dirinya buru-buru melepaskan Millie.
"Maaf Sayang..mas Khilap " ucap Wisnu penuh penyesalan.
"Aku pulang sekarang ya, takut anak-anak keburu bangun " Millie merapikan rambut dan bajunya yang sedikit berantakan.
"Biar Mas antar " ucap Wisnu.
"Tidak usah..nanti anak-anak bangun nangis nyariin kamu..aku pulang pake taksi saja " Millie mengambil tangan Wisnu untuk Salim.
"Baiklah " Wisnu mencium kening Millie lembut.
Wisnu mengantarkan Millie ke teras sampai taksi pesanan Millie datang.
"Hati-hati Sayang " Wisnu mencium kening Millie sebelum wanita yang sebentar lagi akan ia nikahi itu masuk kedalam taksi.
Seminggu kemudian Wisnu dan Millie juga Maura dan Milea berangkat ke Jogja. Mereka akan mengunjungi rumah orangtua Meta untuk meminta restu.
Reaksi orangtua Meta ketika mendengar Wisnu akan menikah lagi tentu saja kaget. Namun ketika mereka melihat kedekatan kedua cucu mereka dengan Millie akhirnya mereka pun mendukung sepenuhnya niat Wisnu.
"Mungkin sudah seharusnya kamu menikah lagi, anak-anak masih kecil sangat membutuhkan sosok seorang ibu yang bisa mengurus dan mendidik mereka..dan sepertinya Millie sudah sangat dekat dengan anak-anak..jadi tidak ada alasan bagi ibu dan bapak untuk tidak setuju " ucap Ibu mertua Wisnu.
"Ibu titipkan Maura dan Milea kepada kamu..tolong sayangi mereka dengan tulus "
"Iya Bu..saya akan menyayangi Maura dan Milea dengan sepenuh hati " jawab Millie.
Malam itu mereka menginap di rumah orangtua Meta. Ibu Meta menyiapkan kamar tamu untuk Millie, sementara Wisnu tidur dikamar yang biasa ia tempati bersama Meta dan anak-anak.
Setelah dua hari berada di Jogja keesokannya mereka pun pulang ke Jakarta. Mereka mulai disibukkan dengan pekerjaan masing-masing dan persiapan pernikahan yang sudah semakin dekat.
Karena Millie dan Wisnu sedang sama-sama sibuk, Mikha dan Adam sering mengambil Maura dan Milea untuk menginap di rumah.
Maura dan Milea tentu saja senang berada di rumah Adam dan Mikha. Apalagi Milea hampir setiap malam selalu tidur bersama Adam dan Mikha.
__ADS_1
Satu Minggu sebelum hari pernikahan mereka sudah tidak masuk kantor. Mereka mulai fokus pada pernikahan mereka.Kedua orangtua Wisnu pun sudah berada di Jakarta untuk mempersiapkan pernikahan kedua putranya. Begitu juga di rumah Adam.
Mama dan Papa Adam juga Arin dan Seno sudah mulai sibuk membantu mempersiapkan pernikahan Millie dan Wisnu.