My Baby Sitter

My Baby Sitter
Season 2 # Latihan Berkuda


__ADS_3

Sudah dua hari Maura dan Milea berada di Bandung . Selama dua hari pula Millie tidak bisa keluar dari kamar karena Wisnu mengurungnya.


Bahkan untuk makan dan minum pun Wisnu meminta pelayan yang mengantarkan ke kamarnya.


Millie tampak kusut masai dibawah selimut tebalnya dalam dekapan tubuh polos Wisnu setelah mereka menyelesaikan olahraga berkudanya entah yang keberapa putaran.


Tubuh putih mulus Millie tampak mengenaskan karena dipenuhi oleh bercak merah kebiruan bukti keganasan Wisnu.


Millie yang berada dalam dekapan Wisnu tampak anteng memainkan bulu halus yang tumbuh di dada suaminya itu.


"Dua hari tidak ketemu anak-anak kangen " ucap Millie lirih sambil membuat pola abstrak dengan jarinya di dada bidang Wisnu.


"Tadi Papih bilang mereka akan pulang besok..Papih mau ajak anak-anak ke tempat pemandian air panas dulu " ujar Wisnu.


"Waduh anak-anak lagi happy-happy sama Papih, giliran Mommy nya dikurung sudah dua hari di kamar sama orang gila ini " keluh Millie yang sontak membuat Wisnu tertawa.


"Kamu akan Mas lepas kalau anak-anak sudah pulang " jawab Wisnu sambil naik keatas tubuh Millie dan melahap bibirnya dengan rakus.


"Dasar gila " sungut Millie setelah Wisnu melepaskan tautan bibir mereka.


"Tapi kamu juga suka kan..buktinya kamu tidak pernah nolak kalau Mas ajak main lagi " bisik Wisnu menggoda.


"Aku tidak nolak karena takut dosa " jawab Millie berdusta. Wisnu hanya tertawa ia tau jika istrinya itu sedang berbohong.


"Terserah kamu Sayang mau bilang apa juga " ujar Wisnu sambil kembali melahap bibir Millie dengan rakus.


Millie tampak pasrah dan diam-diam menikmati semua sentuhan Wisnu di tubuhnya.


"Kalau anak-anak sudah pulang dari Bandung, kita pulang ke rumah kita ya Sayang " ajak Wisnu masih dari atas tubuh Millie.


"Iya Mas " jawab Millie.


Wisnu kembali menyatukan bibir mereka, Millie pun membalasnya dengan kedua tangan melingkar di leher Wisnu membuat ciuman mereka semakin dalam.


Setelah puas melahap bibir Millie, kini bibir kenyal milik Wisnu mulai merambat turun menyusuri leher dan terus turun kemudian berhenti di dua dada Millie yang membusung padat.


Sudah dua hari ini Wisnu sangat suka sekali menghisap kedua benda kenyal itu sehingga membuat Millie menggeliat kegelian.


"Kamu seperti bayi yang sedang kehausan Mas " bisik Millie dengan suara tertahan karena menahan geli.


Wisnu tidak peduli Millie mau bilang apa yang penting kesenangannya tidak terusik.


Millie dengan sabar meladeni kesenangan suaminya meskipun ia harus begadang sampai hampir dini hari.

__ADS_1


Millie dan Wisnu akhirnya tertidur setelah selesai menuntaskan semua hasratnya yang seolah tidak pernah ada habisnya.


*


Wisnu dan Millie langsung membuka matanya ketika kedua tubuh bocah itu melompat keatas tubuh mereka yang masih berpelukan dibawah selimut tebalnya.


"Mommy.. Daddy..sudah siang begini kenapa masih tidur ?" suara cempreng Maura membuat mata Millie dan Wisnu terbuka sempurna.


"Kakak sama dedek sudah pulang ?" tanya Wisnu sambil buru-buru memakai celana boxernya dari dalam selimut. Sementara Millie tampak tidak berkutik karena tidak tau bajunya berada dimana karena Wisnu melemparkan nya entah kemana.


Setelah memakai celananya Wisnu memberikan baju Millie yang ia temukan di lantai.


"Kalian kemarin main kemana saja ?" tanya Wisnu berusaha mengalihkan perhatian Maura dan Milea agar mereka tidak melihat Millie memakai bajunya dibawah selimut.


"Kemarin kita ke kolam air panas Dad.


aku sama Mile naik kuda " Maura bercerita dengan sangat bersemangat.


"Oh ya..kalian suka naik kuda ?" tanya Wisnu sambil menatap kedua putrinya.


"Suka sekali Dad " jawab Maura


"Kalau begitu kita sama..Daddy juga sangat suka naik kuda " ujar Wisnu sambil mengerling nakal kearah Millie yang baru selesai memakai piyamanya.


Wisnu langsung mengaduh ketika satu cubitan jari lentik Millie mendarat di perutnya.


"Mommy kenapa cubit perut Daddy ?" tanya Maura.


"Mommy juga ingin ikut naik kuda " bisik Wisnu ditelinga Maura.


"Mommy..bisa naik kuda tidak ?" kini perhatian Maura tertuju pada Millie.


"Ti..tidak Sayang " jawab Millie gugup.


"Waaah..ternyata Mommy tidak bisa naik kuda " ujar Wisnu dengan wajah dibuat menyesal.


"Kalau begitu nanti Daddy ajarin cara menunggang kuda yang baik dan benar " sambung Wisnu sambil tersenyum penuh arti.


"Iya Mommy..nanti belajar dulu ya sama Daddy " Maura terus mengoceh.


"Iya Sayang " jawab Millie dengan wajah merona.


Setelah mendapatkan ijin dari Adam keesokannya Wisnu memboyong Millie pulang ke rumah.

__ADS_1


Di rumah Wisnu hanya ada pelayan dan pengasuh, sedangkan Ibu dan Bapak sudah kembali ke Bandung kemarin karena Bapak sedang memiliki banyak pesanan mebel.


Maura dan Milea tampak sangat senang ketika mengetahui jika Millie sekarang akan tinggal bersama mereka karena Daddy nya tampak membawa koper berisi baju-baju Millie. Bahkan Maura ikut membantu memindahkan baju-baju Millie kedalam lemari baju dikamar Wisnu.


"Mommy..besok aku pergi sekolah tidak mau diantar sopir, aku mau diantar jemput sama Mommy saja " pinta Maura setelah selesai membantu memasukan baju-baju Millie kedalam lemari.


"Iya Sayang " jawab Millie.


"Daddy juga akan ikut antar kakak ke sekolah " ujar Wisnu


"Daddy tidak ke kantor ?" tanya Maura


"Daddy sama Mommy sedang libur " jawab Wisnu.


karena besok Maura mulai masuk sekolah lagi setelah ijin beberapa hari Millie pun mulai menyiapkan semua keperluan sekolah Maura untuk besok hari. Sementara Wisnu kebagian tugas menidurkan Mile.


Setelah Maura dan Milea tidur dengan ditemani pengasuh, Millie dan Wisnu pun kembali ke kamar mereka.


"Waktu pertama aku jadi pengasuh anak-anak, Maura itu judes sekali sama aku..persis seperti kamu. Tapi sekarang anak itu manis sekali " Millie mengingat ketika ia pertama kali menjadi pengasuh kedua bocah itu. Wisnu hanya tersenyum.


"Sama seperti Daddy nya dong sekarang jadi manis " ujar Wisnu


"Kamu bukan manis Mas..tapi mesum " cibir Millie. Wisnu lagi-lagi hanya tersenyum.


"Mesum sama istri sendiri itu wajar, apalagi istrinya secantik kamu " jawab Wisnu sambil mencolek dagu Millie.


"Dasar gombal " cibir Millie sambil naik keatas ranjang dan menarik selimut hingga menutupi dadanya.


"Siapa suruh tidur sekarang ?" tanya Wisnu.


"Aku ngantuk Mas..besok pagi harus siapin bekal buat Maura " jawab Millie


"Kan ada pelayan "


"Tapi aku juga harus tau dong besok Maura bekal apa saja ke sekolah " jawab Millie.


"Baiklah Mommy..malam ini kamu bebas " Wisnu akhirnya membiarkan Millie tidur nyenyak malam ini.


Malam ini memang Wisnu membiarkan Millie tidur nyenyak, namun menjelang subuh Millie terbangun karena merasakan ada yang merayap dibalik piyamanya.


"Mas ngapain tangannya kelayapan disitu ?" tanya Millie ketika menyadari tangan Wisnu tengah meremas benda bulat didada Millie yang padat.


"Dada kamu hangat " bisik Wisnu. Kini bukan hanya tangannya yang menyusup dibalik baju Millie, tapi kepalanya juga.

__ADS_1


"Mas ngapain kepalanya pake ikutan masuk " Millie langsung protes.


"Sstt..diam jangan berisik nanti anak-anak bangun " ujar Wisnu sambil menggigit kecil puncak payudara Millie membuat Millie melenguh menahan rasa geli dan nikmat yang bercampur jadi satu.


__ADS_2