
Weekend ini Adam pulang ke Bandung seperti biasanya. Di dalam mobilnya penuh dengan kado untuk Millie yang akan merayakan ulangtahunnya yang pertama besok.
Meskipun hubungannya dengan Mikha kembali diujung tanduk namun untuk urusan putri mereka Mikha masih mau berkomunikasi dengan Adam.
Adam dan Mikha sepakat untuk merayakan hari ulangtahun Millie yang pertama dengan memberikan santunan kepada anak-anak yang tidak beruntung di panti asuhan.
Arin dan Seno tampak ikut sibuk menyiapkan segala sesuatunya. Satu buah mobil box siap mengangkut paket yang akan dibagikan kepada anak-anak di panti asuhan.
Sebelum pergi Mikha memberikan kemeja dengan warna yang senada dengan yang dipakai Mikha dan Millie.
"Terimakasih Sayang " Adam tampak bahagia karena merasa masih diakui sebagai suami oleh Mikha.
Millie yang sudah mulai bisa berjalan dengan lancar tidak bisa diam berjalan kesana kemari dengan balon ditangannya.
Adam terlihat berkeringat karena harus mengejar-ngejar Millie yang tidak mau diam. Millie baru diam ketika Adam menggendongnya dan anak-anak panti mulai menyanyikan lagu selamat ulangtahun.
Sekilas Adam dan Mikha terlihat sangat serasi. Adam terlihat memanfaatkan keadaan dengan mencuri-curi mendekati Mikha.
Selesai acara di panti asuhan mereka pun pulang. Arin dan Seno yang telah sampai rumah lebih dulu mengabari Adam jika ada Cintya di rumah. Arin dan Seno menyuruh Adam membawa Mikha dan Millie menginap di hotel.
"Kenapa kita harus menginap di hotel segala ?" Mikha langsung protes.
"Sekarang kan ulangtahun Millie..Abang ingin kita merayakan bertiga saja " jawab Adam.
"Tapi tidak usah menginap di hotel segala, aku dan Millie tidak bawa baju "
"Tidak apa-apa nanti kita beli atau suruh Arin mengantarkan kesini " jawab Adam.
__ADS_1
"Terserah kamu " Mikha enggan berdebat dengan Adam.
Millie tampak senang ketika Adam menurunkan banyak kado dari mobilnya.
"Sayang... bantuin dong buka kadonya " Adam mencolek Mikha yang hanya diam saja disaat Millie sibuk membuka kado.
Mikha pun membantu Millie membuka semua kado pemberian Adam. Mikha terharu melihat Millie yang begitu bahagia, bocah kecil itu tidak tau apa yang sedang terjadi pada kedua orangtuanya.
*
Cintya terlihat kecewa karena tidak dapat bertemu dengan Adam. Padahal Cintya tau jika hari ini Adam di Bandung untuk merayakan ulangtahun Millie yang pertama.
Demi untuk bertemu dengan Adam, Cintya memilih menunggu dan tidak mau pulang. Mama terpaksa menyuruh Cintya istirahat di kamar Adam karena walau bagaimanapun Cintya sekarang adalah istri Adam, dan kini sedang mengandung calon cucunya.
"Mau kemana Rin ?" tanya Cintya ketika melihat Arin hendak pergi bersama Seno.
"Itu bawa apa ?" tanya Cintya sambil menunjuk tas ditangan Arin.
"Ini baju Seno..kepo banget sih " Arin buru-buru menarik tangan Seno untuk segera pergi.
Cintya menatap kepergian Arin dan Seno penuh curiga.
Sebetulnya Arin dan Seno tidak pergi untuk mencari makan, tapi mereka mengantarkan baju Mikha dan Millie atas permintaan Adam.
"Kita nginap disini bukan liburan tapi ngungsi " sindir Mikha.
Tadi waktu mengantarkan baju Arin sempat mengatakan jika di rumah ada Cintya.
__ADS_1
"Abang tidak mau ketemu wanita itu " ujar Adam
"Maksudnya istri kedua Abang ?" sindir Mikha.
"Sayang..tolong jangan bicara seperti itu " Adam terlihat tidak suka.
"Memang kenyataannya begitu kan ?" ujar Mikha.
"Disaat seperti ini Abang berharap kamu percaya sama Abang..tapi ternyata kamu sama saja seperti yang lain..tidak percaya sama Abang " Adam terlihat kecewa.
"Bagaimana aku tidak percaya..Wanita itu mengaku hamil anak Abang setelah Abang mengaku tidur sama dia " hardik Mikha.
"Abang yakin jika Abang dijebak Sayang..
memang sekarang ini Abang belum bisa membuktikannya..makanya tidak ada yang percaya sama Abang " keluh Adam.
"Terserah Abang lah...aku cape " Mikha mengakhiri pembicaraan dan menarik selimutnya hingga ke dada.
Adam memijit pelipisnya yang terasa berdenyut. Disaat semua orang tidak ada yang percaya padanya hanya Martha lah satu-satunya orang yang dapat ia andalkan.
Namun Martha angkat tangan ketika Adam meminta tolong untuk melihat cctv di kamar Cintya. Martha tidak punya akses untuk masuk ke rumah Cintya apalagi untuk melihat rekaman cctv disana.
Pada saat Arin akan kembali ke Jakarta, Ia dibuat kesal karena Cintya bersikeras ingin ikut ke Jakarta. Cintya berharap untuk bisa mengejar Adam di apartemen nya.
Setelah Cintya ikut Arin ke Jakarta Adam pun membawa Mikha dan Millie pulang ke rumah. Ini sengaja Adam lakukan untuk menjaga perasaan Mikha agar tidak bertemu Cintya.
Adam yang tidak ingin bertemu dengan Cintya memilih mencari apartemen lain untuk ia tinggali , Adam menyuruh Arin untuk merahasiakan tempat tinggalnya yang baru kepada Cintya.
__ADS_1