
Bayi cantik berusia delapan bulan itu tampak nyaman tertidur dalam pangkuan Millie.Mulut mungilnya tampak bergerak-gerak menggemaskan menghisap mpeng nya.
"Dad..kenapa kita harus pindah " gadis kecil berusia 7 tahun yang duduk sebelah kursi pengemudi itu tidak berhenti mengeluarkan protes.
Sang Ayah yang tampak sedang fokus mengemudi tampak sudah malas menjawab aksi protes putrinya itu.
"Aku tidak mau pindah Dad..aku mau kita tetap tinggal di rumah kita yang dulu " gadis kecil itu mulai mengeluarkan senjata pamungkasnya yaitu air mata.
"Berhenti menangis dan jangan buat Daddy marah " ujar Wisnu yang tampak mulai kehilangan kesabaran nya.
"Kakak sini duduk sama kak Nina " Millie berusaha meredakan tangis bocah itu dengan menyuruhnya pindah ke sampingnya.
"Tidak mau " jawab gadis kecil bernama Maura itu angkuh.
Millie hanya menarik nafas panjang berusaha memaklumi penolakan Maura. Dua bulan menjadi pengasuh Milea membuat Millie mulai hapal akan karakter Maura yang keras kepala dan cenderung angkuh itu.
Dua bulan yang lalu Millie memutuskan untuk masuk ke keluarga Wisnu dan menjadi pengasuh bayi.
Millie rela melepaskan semua kemewahan yang ia miliki demi untuk menebus semua rasa bersalahnya atas meninggalnya ibu dari Maura dan Milea bayi yang sekarang sedang terlelap dalam pangkuannya.
Jika saja Millie dan Ryan kekasihnya tidak bertengkar hebat mungkin kecelakaan itu tidak akan terjadi, dan kedua anak itu tidak akan kehilangan ibu mereka.
"Aku mau kita putus " ucap Millie mantap setelah beberapa jam yang lalu ia memergoki Ryan sedang bersama seorang wanita di sebuah kamar hotel.
"Aku tidak mau " jawab Ryan dari belakang kemudi. Adu mulut keduanya pun tidak dapat dihindari sehingga mobil yang ia kendarai hilang kendali dan akhirnya menabrak mobil yang muncul dari arah berlawanan.Ryan dan seorang wanita pengendara mobil itu tewas di tempat.
Belakangan Millie mengetahui jika wanita yang tewas itu adalah seorang ibu beranak dua bernama Meta.
Dan akhirnya Millie bisa mengasuh kedua anak itu ketika ia melihat selebaran di depan rumahnya yang bertuliskan sedang mencari pengasuh bayi.
"Kamu fokus saja mengurus Milea..Maura sudah besar tidak terlalu membutuhkan pengawasan khusus " ujar Wisnu ketika dihari pertama ia mulai resmi menjadi baby sitter dan resmi menggunakan nama Nina.
"Baik pak " jawab Millie.
__ADS_1
Setelah menempuh perjalanan selama satu jam mobil Wisnu pun tampak memasuki sebuah rumah berlantai dua dengan halaman yang cukup luas.
Maura turun dari mobil dengan wajah ditekuk. Millie tidak mengerti kenapa gadis kecil itu menolak pindah, padahal rumah baru mereka ini lebih besar dan lebih mewah dari rumah lama mereka.
Wisnu menuntun Maura masuk dan menunjukkan kamar yang disiapkan untuknya. Sebuah kamar yang sangat cantik yang didominasi warna merah muda..warna kesukaan gadis kecil itu.Meski terlihat tidak suka namun akhirnya gadis kecil itu mau masuk ke kamarnya.
"Kamu tidur bersama Milea " Wisnu menunjukkan kamar disebelah kamar Maura yang tidak kalah cantik dari kamar Maura.Tentu saja kamar itu sama cantiknya dengan kamar Maura karena itu adalah kamar Milea adiknya.
"Iya pak " jawab Millie sambil menarik koper berisi baju-baju nya dan baju Milea ke kamar barunya.
Millie menidurkan Milea diatas ranjang bayinya sebelum ia membongkar koper dan memasukan semua baju-bajunya kedalam lemari.
Setelah menunjukkan kamar kedua putrinya, Wisnu beranjak menuju lantai atas tempat kamarnya berada.
Pada saat rumah ini selesai dibangun, seharusnya Meta ikut pindah ke rumah baru mereka..namun takdir berkata lain. Meta harus berpulang lebih dulu tanpa sempat melihat rumah baru mereka selesai.
*
Hari pertama di rumah baru Wisnu, Maura masih terlihat cemberut. Beberapa kali Millie berusaha mendekati gadis kecil itu namun selalu berakhir dengan penolakan.
"Maura..lihat ini..pilih mana yang Maura suka " Wisnu memperlihatkan beberapa gambar sepeda dari ponselnya.
Maura diam tidak bergeming.Melirik pun tidak mau.
"Atau kita pergi bersama..biar Maura bisa pilih sendiri disana " Wisnu menawarkan pilihan kedua.
Sepertinya Maura mulai tertarik.Ia melirik kearah Wisnu dan mengangguk.
"Kita ajak dedek Mile juga ya " ujar Wisnu. Maura lagi-lagi mengangguk.
Wisnu merengkuh tubuh Maura dan mendudukan diatas pangkuannya. "Kakak jangan rewel ya..biar Mommy disurga tidak sedih "
" Iya Dad " jawab Maura sambil memeluk Wisnu.
__ADS_1
Millie yang sedang menimang Milea membuang mukanya berusaha menyembunyikan airmata yang tiba-tiba menggenang di pelupuk matanya.
Setiap melihat kesedihan keluarga Wisnu karena kehilangan cahaya dalam rumahnya membuat rasa bersalah Millie semakin menggunung.
Jika saja ia bisa mengendalikan emosi dan tidak bertengkar didalam mobil pasti kecelakaan itu tidak akan terjadi. Dan kedua anak itu tidak akan kehilangan ibu mereka.
Meskipun Maura sudah memiliki kamar sendiri namun setiap malam Wisnu menemani putri sulungnya itu sampai tidur. Wisnu akan kembali ke kamarnya setelah memastikan kedua putrinya tidur dengan nyenyak.
Keesokannya Wisnu mengajak Millie menjemput Maura ke sekolah. Rencananya sepulang sekolah Wisnu akan membelikan Maura sepeda seperti janjinya kemarin.
Milea tampak melonjak-lonjak dalam pangkuan Millie ketika melihat Maura datang.
"Daddy.. apakah kita jadi beli sepedanya ?" tanya Maura setelah masuk kedalam mobil.
"Jadi dong Sayang " jawab Wisnu.
"Yeeey...kakak mau dibelikan sepeda oleh Daddy " Maura mencolek-colek pipi bulat Milea.
"Memang kakak sudah bisa naik sepedanya ?" tanya Millie.
"Ya bisa dong " jawab Maura judes.
Millie hanya tersenyum melihat tingkah judes Maura yang malah terlihat lucu.
"Kenapa kakak Nina mentertawakan aku ?" tanya Maura judes.
"Tidak....kakak Maura cantik " puji Millie.
Setelah sampai di sebuah toko Sepeda, Wisnu membiarkan Maura memilih sepeda sesuai dengan keinginannya. Selain membeli sepeda untuk Maura, Wisnu juga membelikan stroller baru untuk Milea karena stroller Milea tidak dibawa di rumah lama.
Setelah membeli sepeda dan stroller, Wisnu membawa mereka makan disebuah gerai ayam goreng.
Wisnu tampak telaten menyuapi Maura makan sedangkan Millie menyuapi Milea sup jagung.
__ADS_1
Ini sequelnya cerita My Baby Sitter ya..
Semoga kalian suka.. Happy reading 😘😘😘