My Baby Sitter

My Baby Sitter
Millie sakit


__ADS_3

Sudah dua hari ini Millie demam, Mikha sangat khawatir karena selama demam Millie tidak mau makan dan sangat susah minum obat.


Semalaman Mikha tidak bisa tidur karena Millie tidak mau lepas dari gendongannya. Millie selalu menangis dan menanyakan Papih nya.


Adam yang diberitahu Millie sakit langsung pulang ke Bandung hari itu juga.


Begitu sampai di Bandung, Adam terharu ketika mendapati Mikha yang sedang duduk terkantuk-kantuk dengan Millie dalam gendongnya.


"Sayang " Adam menyentuh pipi Mikha lembut.


"Abang..kapan datang ?" Mikha membuka matanya ketika merasakan ada yang menyentuh pipinya.


"Baru saja " jawab Adam.


"Sini gantian sama Abang gendong Millie nya " Adam mengambil Millie yang sedang tertidur dalam gendongan Mikha.


"Kamu istirahat.. sepertinya kamu kurang tidur " ujar Adam sambil mengusap punggung Millie lembut.


"Semalam Millie rewel..tidak mau lepas dari gendongan aku..sama Papa dan Mama juga tidak mau " Mikha mengadu. Wajahnya terlihat lelah.


"Ya sudah sekarang kamu tidur biar Millie Abang yang jaga " ujar Adam.


Karena sangat mengantuk akhirnya Mikha pun tertidur.Sementara Millie tampak nyaman dalam gendongan Adam.


"Dari semalam nangis terus..ga mau makan..ga mau minum obat. Kasian istri kamu semalaman tidak tidur " ujar Mama.


"Iya mah..makanya sekarang Mikha Abang suruh tidur " jawab Adam.


Millie yang berada dalam gendongan Adam akhirnya terjaga. Gadis kecil itu melongo menyadari dirinya sedang dalam gendongan Papihnya.


"Apiih puyang " Millie menyentuh wajah Adam.


"Iya.. Papih pulang..Millie sakit apa sayang ?" Adam menyentuh kening putrinya.


Millie melingkarkan kedua tangannya dileher Adam. Adam pun menciumi rambut Millie yang mulai lembab berkeringat.


"Sekarang Millie makan dulu ya..Papih yang suapin Millie " bujuk Adam ketika melihat Mama datang dengan membawa semangkuk bubur untuk Millie..Millie pun mengangguk.


Adam pun mulai menyuapi Millie makan.Ditangan Adam Millie begitu menurut. Padahal kemarin ia sama sekali tidak mau membuka mulutnya ketika Mama dan Mikha membujuknya untuk makan.


Suapan demi suapan masuk ke mulut mungil Millie. Adam begitu telaten menyuapi Millie meskipun kadang-kadang Adam kembali harus membujuk untuk mengunyah makanannya.


Setelah menghabiskan hampir separuh mangkuk buburnya Millie pun menolak meneruskan makannya. Ia menyembunyikan mulutnya dibahu Adam.

__ADS_1


"Sudah..Apiih " rengeknya.


"Ya sudah kalau sudah kenyang Papih tidak akan memaksa " Adam terkekeh melihat tingkah putrinya.


Mikha terbangun dalam keadaan lebih segar setelah tertidur hampir satu jam. Begitu bangun Mikha langsung mencari Millie dan Adam.


"Millie belum makan Bang " Mikha dalam keadaan belum sepenuhnya sadar buru-buru pergi kedapur untuk mengambil bubur yang dibuat Mama tadi siang.


"Millie sudah makan Sayang " Adam menahan tangan Mikha sambil tersenyum.


"Millie sudah makan ?" Mikha melongo


"Sudah ..barusan Abang suapin..tinggal minum obat yang belum " jawab Adam.


"Ya sudah sekarang Millie minum obat ya " Mikha buru-buru mengambil obat untuk Millie.


Meski awalnya menolak namun akhirnya Adam dan Mikha berhasil membujuk Millie minum obat.


"Terimakasih ya Bang sudah bela-belain pulang tau Millie sakit " Mikha menyandarkan kepalanya dibahu Adam.


"Kha..Millie itu anak Abang..kamu pikir Abang bisa kerja dengan tenang kalau mendengar Millie sakit ?" tanya Adam.


Mikha menggeleng sambil memeluk pinggang Adam.


"Mamiih..canaaa.." Millie mendorong Mikha agar menjauh dari Papihnya.Mikha pun menggeser duduknya menjauhi Adam.


Bahkan ketika Adam merasa perutnya lapar, terpaksa Mikha yang harus menyuapi Adam karena Millie tidak mau melepaskan Papihnya.


Adam baru bisa lepas dari Millie setelah putri kecilnya itu tidur. Perlahan Adam menurunkan Millie diatas kasur mereka.


"Sudah tidak demam " Adam terlihat lega setelah meletakkan punggung tangannya di kening Millie.


"Kata dokter ada beberapa gigi Millie yang tumbuh secara bersamaan. Itu mengakibatkan gusinya bengkak dan demam " ujar Mikha.


Adam mengangguk, Ia menarik Mikha untuk duduk di sisi ranjang diatas pangkuannya.


"Boleh dong kita kangen-kangenan.. mumpung Millie sedang tidur " bisik Adam.


"Abaaang ih..anak sedang sakit juga masih sempat kangen-kangenan "


"Memangnya kamu tidak kangen sama Abang ?" Adam meraih dagu Mikha agar menatap kearahnya.


"Tidak .....tapi bohong "

__ADS_1


Adam yang awalnya cemberut akhirnya tersenyum mendengar ucapan Mikha.


"Dasar nakal " Adam mencubit ujung hidung Mikha .


Mikha tertawa namun tawanya langsung berhenti ketika bibir kenyal Adam mendarat di bibirnya. Keduanya pun saling mengulum dan mengunyah. Suara decapan bibir keduanya terdengar dikamar mereka.


"Abang inginnya setiap hari begini " Adam mengusap bibir Mikha yang sedikit bengkak setelah mereka saling melepaskan tautan bibir mereka sejenak.


"Kan Abang nyuruh aku beresin kuliah dulu.. kalau sudah beres aku dan Millie pasti ikut Abang ke Jakarta " jawab Mikha sambil mengelus kepala Adam.


"Abang itu tersiksa..kalau ingin nyangkul harus pulang dulu ke Bandung " gumam Adam sambil terkekeh.


"Abang ih mesum " Mikha mencubit perut Adam.


Adam yang berniat untuk menggarap sawahnya sejenak akhirnya mengurungkan niatnya karena Millie terbangun dan merengek mencari nya.


"Papih ada disini..jagain Millie " Adam mengusap-usap punggung Millie setelah sebelumnya menurunkan Mikha dari pangkuannya.


Menyadari keberadaan Papihnya ada di dekatnya, Millie pun kembali tertidur. Sepertinya obat demam yang tadi diminumnya sudah mulai bereaksi.


Perlahan Adam melepaskan tangannya dari punggung Millie, kemudian ia kembali meraih pinggang Mikha untuk duduk dipangkuannya.


"Tadi ada iklan dulu " bisik Adam sambil tertawa kemudian kembali menyatukan bibir mereka.


Mikha melingkarkan kedua tangannya dileher Adam disaat pertautan bibir mereka semakin panas.


Tidak ingin membuat putri kecilnya terbangun mereka pun pindah ke atas sofa.


"Sepertinya Millie sudah harus punya ranjang sendiri " ucap Adam sambil membaringkan Mikha diatas sofa..Mikha tertawa..


Selama ini mereka baru bisa melakukan hubungan intim di ranjang mereka jika Millie tidur di kamar Mama atau dikamar Arin.


Adam dan Mikha benar-benar memanfaatkan kesempatan dengan sebaik-baiknya disaat Millie sedang tidur.


Setelah selesai meluapkan kerinduan mereka pun berbaring diatas sofa dengan saling berpelukan.


Adam yang lelah karena tidak sempat istirahat setelah menempuh perjalanan Jakarta-Bandung ditambah aktifitas panas bersama Mikha yang baru saja berakhir, Adam akhirnya tertidur sambil memeluk Mikha..Mikha yang terkunci dalam pelukan Adam akhirnya ikut tertidur.


Setelah beberapa jam tertidur, Mikha terbangun ketika terdengar suara rengekan Millie dari atas kasur.


"Amih..Apih.." Millie duduk diatas kasur sambil memanggil Adam dan Mikha yang tertidur di sofa.


Mikha buru-buru menghampiri Millie diatas kasur.

__ADS_1


" Mih..mimik " Millie menarik-narik baju Mikha


Mikha membaringkan Millie kembali untuk ia beri ASI. Sementara Adam masih tertidur diatas sofa dengan wajah lelahnya.


__ADS_2