My Baby Sitter

My Baby Sitter
Buka puasa


__ADS_3

Cerita ini mengandung konten dewasa.Harap bijak dalam membaca 🙏🙏


Malam ini Millie tidur bersama Mama dan Papa.Mereka melarang ketika Mikha akan memindahkannya ke kamarnya.


"Kalau malam bangun nanti Mama anterin ke kamar kamu " begitu ucap Mama.


"Iya..kasian tidurnya sudah pulas begitu " tambah Papa.


Akhirnya Mikha pun kembali ke kamarnya tanpa Millie. Adam yang baru selesai mandi langsung menanyakan putrinya.


"Kata Mama tidak usah dipindahin..kasian tidurnya sudah pulas " jawab Mikha.


Mendengar jawaban Mikha Adam pun tertawa.


"Kenapa ketawa ?" tanya Mikha.


"Mama sama Papa sengaja membawa Millie tidur bersama mereka karena tau kalau kita akan kangen-kangenan " jawab Adam.


"Sok tau " cibir Mikha.


"Mereka itu pengertian sekali pada kita " ujar Adam sambil memakai baju dan celananya dihadapan Mikha.


"ABAAANG.....pake bajunya dikamar mandi dong " omel Mikha.


"Memangnya kenapa harus dikamar mandi ?" tanya Adam.


"Ya malu saja dilihat orang lain " jawab Mikha


"Disini tidak ada orang lain..adanya cuma istri Abang " jawab Adam


"Abang tidak malu..tapi aku yang malu " Mikha menggerutu.


"Kenapa harus malu bukannya dulu kamu juga pernah lihat punya Abang " ujar Adam santai sambil menarik pinggang Mikha kemudian memeluknya erat.


Mikha tidak sempat menghindar ketika bibir kenyal milik Adam langsung melahap bibirnya.


Adam menggigit bibir bawah Mikha agar istrinya itu mau membuka bibirnya.... dan Adam pun berhasil.


"Abang kangen sama kamu Sayang " bisik Adam.


Mikha yang awalnya hanya diam akhirnya terbawa suasana dan mulai membalasnya. Pertautan bibir mereka yang awalnya biasa saja kini mulai berubah menjadi ciuman yang panas ditambah dengan tangan Adam yang mulai menyusup kedalam baju yang Mikha pakai.


Mikha tidak menyadari jika diam-diam Adam menggiringnya menuju ranjang mereka dan menjatuhkan Mikha disana.


Mikha tidak sempat protes apalagi menghindari karena Adam langsung mengurungnya dibawah tubuhnya.Mereka pun kembali saling mengunyah bibir.


Adam menghentikan sejenak tautan bibir mereka.Mata kelamnya menatap lembut kearah Mikha yang berada tepat dibawah tubuhnya.

__ADS_1


"Kamu sudah ke dokter kan ?" tanya Adam. Mikha mengangguk.Adam pun tersenyum lega.


Perlahan Adam mulai melepas satu persatu pakaian yang Mikha pakai hingga tidak ada satu benang pun yang melekat ditubuh mulus istrinya itu.Setelah selesai membuat Mikha telanjang kini Adam membuka pakaiannya sendiri.


Adam termangu menatap dua bukit kembar milik Mikha dengan puncaknya yang coklat kemerahan.Mikha buru-buru menutup dadanya dengan kedua tangannya tapi dengan cepat ditepiskan oleh Adam. "Jangan ditutup "


"Perasaan dulu tidak sebesar ini Sayang " Adam menatap dua benda bulat itu penuh kekaguman.


"Pasti ini gara- gara Millie nih " gumam Adam. Mikha tertawa tertahan.


Tawa Mikha berubah menjadi sebuah ******* ketika bibir Adam langsung melahap dadanya dengan rakus.Sementara satu tangannya meluncur kebawah mengelus bagian bawah tubuh Mikha yang paling sensitif.


"Abaang..itu punya Millie " Mikha mengingatkan dengan suara tertahan karena tangan Adam mulai nakal bermain-main di bawah sana.


"Millie kan sudah dapat dari dulu.. sekarang giliran Abang " jawab Adam tanpa menghentikan pergerakan tangannya yang semakin nakal dibawah sana.


Setelah puas melahap kedua dada Mikha,kini bibir Adam mulai merambat turun.Mikha menjambak rambut Adam ketika mulut dan lidahnya begitu lincah mengobrak-abrik bagian bawah tubuhnya.


"Abang sudah..aku tidak tahan " Mikha semakin kencang menjambak rambut Adam.Namun kepala Adam malah semakin tenggelam diantara kedua paha Mikha.


Adam mengangkat kepalanya dari bawah sana dan bersiap untuk permainan inti.Adam mulai memposisikan pinggulnya diantara kedua paha Mikha.


"Mikha..do you want this ?" tanya Adam dengan suara parau sebelum ia melakukan penyatuan.


Mikha mengangguk.


Malam untuk yang pertama kalinya dua jiwa dan raga yang sudah lama terpisah dan begitu saling merindukan kembali bersatu.


Mikha tidak bisa menolak pesona Adam meskipun ia berusaha menolaknya. Kenyataan nya kini Mikha begitu menginginkan lelaki yang sempat menorehkan luka di hatinya itu.


Adam dan Mikha mengerang dan saling memanggil nama ketika gelombang kenikmatan menggulung kedua raga yang saling merindu.Setelah mendapatkan pelepasan bersamaan, Adam pun ambruk diatas tubuh Mikha.


"Terimakasih Sayang " bisik Adam sambil mencium bibir Mikha lembut.


"Iya..tapi Abang turun berat " Mikha mendorong tubuh Adam tapi Adam rupanya masih betah berada diatas tubuh Mikha.


"Dia masih belum mau lepas..masih kangen katanya " Adam terus menciumi wajah Mikha yang lembab berkeringat dan ciuman Adam pun berakhir dibibir Mikha.


Mereka kembali saling mengunyah tanpa melepaskan penyatuan mereka.Dan akhirnya mereka pun mengulangi apa yang tadi mereka lakukan.


Adam kembali ambruk diatas tubuh Mikha untuk yang kedua kalinya.Namun kali ini Adam langsung menggulingkan diri dan mereka pun terkapar dengan napas yang tersengal-sengal.


"Cape ?" tanya Adam.


"Iya.." jawab Mikha sambil menenggelamkan wajahnya didada Adam.


Adam dan Mikha saling melepaskan diri ketika dari luar pintu kamarnya terdengar suara ketukan dan diiringi suara tangis Millie.

__ADS_1


"Millie nangis Bang " bisik Mikha.


"Kamu disini saja biar Abang yang ambil Millie " ujar Adam sambil menutupi tubuh polos Mikha dengan selimut.


Setelah memakai celana dan kaosnya Adam pun buru-buru membuka pintu kamarnya.Di depan pintu kamar Millie sedang menangis dalam gendongan Mama.


"Sepertinya Millie ingin mimik " Mama menyerahkan Millie kepada Adam.


"Iya nanti Abang bangunkan Mikha nya " Adam mengambil Millie.


'Ya sudah mama ke kamar lagi ya " Mama mencium pipi Millie sebelum kembali ke kamarnya.


Adam membawa Millie ke kamar.Disana Mikha baru selesai memakai kembali bajunya.


"Mamiii mimiii " Millie merengek


"Sekarang giliran dedek yang mimik..tadi papih sudah " ujar Adam sambil menyerahkan Millie kepada Mikha untuk diberi ASI.


"Kalau Millie mimik tidak segalak Abang..lihat nyampe belang begini " sungut Mikha sambil menunjukkan dadanya yang dipenuhi banyak kissmark tanda keberingasan suaminya.Adam hanya nyengir sambil menciumi pipi Millie yang sedang menikmati sumber kehidupannya.


Tidak butuh waktu lama untuk Millie dan Mikha tidur.Adam menyelimuti kedua wanitanya dan mencium keningnya bergantian sebelum ia ikut tertidur sambil memeluk keduanya.


Keesokannya selepas subuh Mikha sudah sibuk di dapur bersama mama dan Arin untuk membuat sarapan.Sementara Adam masih tidur dikamar sambil memeluk Millie.


Setelah masakan siap barulah Mikha membangunkan Adam.


"Abang..bangun..kita sarapan dulu " Mikha membangunkan Adam.


"Mmmm..Abang masih ngantuk Yang " Adam enggan membuka matanya.


"Ini sudah siang Abang " Mikha menusuk-nusuk pipi Adam.


"Mikhaaaa..mau Abang tusuk lagi ya seperti semalam " Adam mulai kesal karena Mikha memaksanya untuk bangun.


'Tidak mau tau..pokoknya bangun !" Mikha memaksa membuka mata Adam.


"Iya..iya..Abang bangun " Adam akhirnya mengalah.


"Mandi sana..Abang bau " Mikha mendorong Adam ke kamar mandi.


"Kamu temani Abang mandi ya " Adam menarik tangan Mikha masuk ke kamar mandi.


"ABAANG..tuh kan jadi basah lagi deh "


Apanya yang basah lagi ya ?..hihihi.


Hareudang.. Author yang gemeteran ini.

__ADS_1


Tetap dukung ya.. happy reading 😘😘😘


__ADS_2