
Pagi ini entah sudah berapa kali Cyrin mendengar bunyi klakson mobil yang lumayan memekikkan telinganya .
Tentu saja hal itu bukan tanpa alasan , sebagian besar disebabkan karena Cyrin sendiri yang membuat kesalahan .
" Sial , ini semua karena permintaan aneh itu . " Gerutu Cyrin .
Sejak satu minggu yang lalu , jika Cyrin berangkat ke kantor Ia selalu melewati area rumah kost Marsha sehingga mereka bisa berangkat bersama .
Dari kejauhan Cyrin sudah melihat Marsha berdiri di depan gang yang mengarah ke kostnya .
Tin.. tin..
Cyrin turun dari mobilnya dan berjalan memutar .
" Sha, kamu yang mengemudi yah ? Kepalaku sedikit pusing . " Alasan Cyrin .
Segera Marsha mengambil alih kemudi dan membawa mereka menuju kantor .
" Ngapain aja kamu kemarin dengan CEO Jatmika Company sampai pusing segala ? Kurang tidur yah ? " Ledek Marsha sambil terkekeh .
" Ngapain aja yaahhh , hemm cuma makan malam biasa saja . Tapi bisa bikin pusing sampai aku kurang tidur . " Jawab Cyrin seadanya .
" Kenapa ? Aku dapat bocoran katanya CEO itu tampan dan masih muda yah ? "
" Benar , tapi ngapain tampan jika pikirannya aneh . " Gerutu Cyrin kembali .
" Maksud kamu ? "
" Aku ceritain di kantor yah ... biar sekalian sama Byanca . Tidur bentar sempat gak yah ? " tanya Cyrin .
Marsha melirik ke arah jam yang ada di mobil Cyrin .
" 15 - 20 menit bisalah kamu tidur sebelum sampai kantor . Tidur gih . " Ucap Marsha .
Baru semenit Cyrin menutup matanya , Ia sudah di kejutkan lagi oleh suara Marsha .
" Rin.. sorry aku ngagetin . Tapi kalau nanti kamu cerita kita harus cari tempat aman . Jangan sampai kedengaran sama Olla . "
" Kamu mulai lagi Sha... berprasangka buruk sama Olla . " Balas Cyrin .
" Astaga Cyrinda ku tersayang yang cantiknya kebangetan .... aku kan udah pernah bilang kalau aku kurang percaya sama Olla . Aku sendiri loh yang lihat dia keluar dari arah tangga darurat gak lama setelah si Ana keluar dari sana . "
" Prasangka kamu saja ... udah ah , jadi tidur gak nih aku ? " Komentar Cyrin tak ingin ikut ikutan berprasangka buruk pada rekannya .
" Jadi .. jadi.. sorry . Tidur gih . "
Setelah pembahasan soal Olla , suasana pagi itu di dalam mobil menjadi hening .
Marsha sengaja melajukan mobil dengan kecepatan sedang sehingga Cyrin memiliki waktu lebih banyak untuk memulihkan tenanganya .
" Ada apa sih Sha... kenapa juga ngomongnya harus di pantry gini ? " Protes Cyrin pada Marsha .
" Ssstttt ... gak usah banyak protes . Disini ngomong lebih aman . Biar dikata sempit tapi aman dari telinga telinga penggosip . " Jawab Marsha .
Byanca sendiri setuju dengan Marsha , Ia juga sebenarnya kurang suka dengan Olla .
Olla sering bertingkah arogan hanya karena ayahnya adalah salah satu direktur di perusahaan tersebut .
" Jadi gimana semalam ? " Ucap Byanca menengahi .
" Failed . " Jawab Cyrin singkat .
" Failed gimana ? Bukannya CEO itu mengajak membahas soal kerjasama ? Kamu tidak melakukan kesalahan kan Rin ? " tanya Byanca penasaran .
" Sebenarnya belum failed sih , tapi terancam . " Jawab Cyrin .
" CEO itu namanya Farrell , wajahnya tampan . Tapi aneh . " Lanjut Cyrin kemudian wanita itu menceritakan perihal permintaan aneh itu pada kedua sahabatnya .
" Memangnya kenapa harus 12 alasan dan 12 kali pertemuan ? Kenapa gak sekalian minta 30 alasan dan 30 pertemuan biar dia bisa ketemu Cyrin setiap hari . " Komentar Marsha .
Sontak saja wanita berlesung pipi itu mendapat toyoran dari Byanca .
" Masih syukur cuma 12 , nah kamu malah mau nambahin . "
__ADS_1
" Astaga , memang di antara kita bertiga cuma aku yang peka . Sudah jelas banget kalau Pak Farrell itu cuma cari alasan saja untuk bisa ketemu terus sama Cyrin . Pedekate berkedok urusan bisnis . " Jelasnya sambil terkekeh .
" Benar juga kata Marsha . " Byanca ikut membenarkan ucapan Marsha .
" Gak mungkin . Memangnya aku siapa . Aku malah berpikir , ini cara Jatmika Company untuk memukul mundur perusahaan kita secara halus . Bisa saja kan ? " Ucap Cyrin .
" Bisa juga sih Rin . Tapi kalau seperti perkiraan kamu itu , maka tentu saja cara itu merugikan Jatmika Company dari segi waktu . Waktu dalam bisnis itu sangat berarti tahu gak . Kenapa dia harus bermain main untuk menolak proposal perusahaan kita sedang dia mempunyai hak untuk menolak . " Ucap Byanca .
Cyrin memijat keningnya , Ia makin pusing harus seperti apa .
" Lalu aku harus bagaimana ? " tanya Cyrin .
" Terima aja tantangannya . Perusahaan kita memiliki 12 alasan bahkan lebih untuk bisa terpilih . Sebulan untuk hasil yang memuaskan itu tak ada apa apanya , di banding kamu yang harus kesana kemari mencari perusahaan lain untuk di ajak kerjasama . " Saran Byanca .
" Aku setuju . " Timpal Marsha .
" Hemm , aku coba obrolin sama Pak Angga dulu . But , makasih yah kalian sudah mau ngasih saran . " Ucap Cyrin lalu memeluk kedua sahabatnya .
Ketiganya lalu keluar dari ruangan pantry yang mereka kunci dari dalam . Ada beberapa pasang mata yang menatap heran pada ketiganya .
" Cantik cantik kok pada suka nongkrong di pantry . " Ucap salah satu cleaning service yang mereka temui .
Sesampainya kembali di ruangan kerja mereka , ketiga wanita itu segera menuju kubikelnya masing-masing .
Baru beberapa menit duduk di tempatnya , Cyrin sudah dipanggil oleh Angga .
" Permisi Pak Angga . Bapak memanggil saya ? "
" Iya.. silahkan masuk Rin . " Ucap
" Bagaimana hasil meeting dengan Jatmika Company ? " Tanya Angga saat Cyrin baru saja duduk .
" Sebenarnya belum ada hasil yang pasti Pak . "
Angga menampakkan raut wajah bingungnya .
Cyrin kemudian menceritakan apa yang terjadi semalam pada Angga .
Angga terlihat makin bingung ,
" Baru kali ini Jatmika Company meminta hal seperti ini . Setahuku , CEO nya terkenal sangat teliti dan tegas . CEOnya itu sangat menghargai waktu , dia tidak suka jika karyawannya bekerja lambat , mengulur ngulur sangat bukan gayanya . Tapi aneh yah kenapa dia seakan mengulur untuk memberi keputusan ? "
" Nah itu dia Pak , saya juga bingung . Mengapa beliau memilih jalan yang berbelok belok sedangkan saya menawarkan jalan tol . " Ucap Cyrin .
Angga sontak tertawa mendengar perumpamaan yang diutarakan Cyrin .
" Lalu , kamu mau bagaimana ? Jika kamu merasa tak nyaman dengan permintaan Jatmika Company , apa kamu mau aku menukar pekerjaanmu dengan yang lainnya ? Kebetulan Marsha dan Olla masih tahap persiapan. Mereka belum bertemu dengan calon klien masing masing . " tawar Angga .
Cyrin berpikir sejenak . Mengapa sepertinya terdengar Ia seperti orang yang tak profesional yah .
__ADS_1
" Sebenarnya proyek dengan Jatmika Company ini adalah salah satu proyek terbesar tahun ini jika kita berhasil . Aku mempercayakannya padamu karena ku yakin kamu mampu . Aku sudah memerhatikan hasil tesmu . " Lanjut Angga .
Seperti mendapatkan dorongan semangat , dengan yakin Cyrin akan tetap melanjutkan proyek ini .
" Terimakasih Pak Angga atas kepercayaan Bapak . Aku akan tetap pada proyek ini . Izinkan aku untuk menyelesaikan ini semua . Semoga bisa selesai sebelum jangka waktu satu bulan . "
" Nah begitu dong . Kamu harus yakin pada potensimu sendiri . Aku yakin kamu akan berhasil menaklukkan CEO arogan itu . Tapi jika menurutmu sikapnya sudah keterlaluan , aku harap kamu katakan padaku . Dengan senang hati aku akan membantumu . " Ucap Angga .
Cyrin tersenyum senang. Beruntung sekali dirinya mendapatkan atasan yang sangat baik dan mendukungnya .
Segera Cyrin kembali ke kubikelnya . Ia melirik jam mewah yang melingkar di pergelangan tangannya yang merupakan hadiah ulang tahun dari Ibunya .
" Aku bisa . "
Cyrin menyemangati dirinya sendiri . Ia lalu menghubungi nomor Daffin sekertaris Farrel .
Cukup lama menunggu akhirnya Daffin menerima panggilannya .
" Halo " , Sapa Daffin
" Selamat pagi Pak Daffin . " Ucap Cyrin dengan ramah .
" Saya Cyrin , dari Wiguna Elektronik . "
" Ada yang bisa saya bantu ? " Tanya Daffin .
" Saya menerima penawaran dari Pak Farrel soal 12 kali pertemuan itu . Bisakah saya memulainya dari hari ini ? "
" Bisakah anda menunggu Nona , saya akan menghubungi Anda kembali . " Jawab Daffin .
Sambungan telepon terputus .
Kini Cyrin hanya berharap Farrel bisa menemuinya hari ini . Pertemuan pertama untuk tantangan Farrel .
Sembari menunggu , Cyrin mulai mempersiapkan apa yang diminta Farrel .
" Awas saja jika aku memenangkan tantangan ini . Aku tak akan mau lagi di permainkan olehnya . " Batin Cyrin .
.
.
.
.
“Tak semua pria itu berengsek. Percayalah, ada pria yang baik di setiap sudut bumi ini. Tapi, bumi itu bulat.”
.
.
.
.
.
To be continue
__ADS_1
\*\*\* maap maap bolos UP sehari 😢 . Semoga cerita ini juga kalian suka yah dan bisa menghibur . Terimakasih dukungannya selama ini . \*\*\*\*