
Cyrin berusaha mengikuti langkah Farrel yang berjalan dengan cepat menuju parkiran mall .
" Mas , jalannya pelan dikit dong . Aku pakai heels nih . " Pinta Cyrin .
Namun Farrel seakan tidak mendengarkan ucapan Cyrin . Dengan tangan yang terus merangkul pundak wanita itu , Ia terus saja berjalan dengan tempo cepat tanpa memerdulikan Cyrin yang kesulitan mengikutinya .
Cyrin mulai kesal pada Farrel , pasalnya dia sudah memilih untuk ikut pulang dengannya karena tahu jika Ia salah telah berbohong . Tapi Farrel malah bersikap acuh padanya .
Saat sampai di parkiran mobil , Farrel membuka pintu mobilnya dan meminta Cyrin masuk namun wanita itu menolak .
" Aku akan pulang sendiri . Aku juga bawa mobil . " Ucapnya ketus lalu hendak meninggalkan Farrel .
Daffin sendiri hanya diam saja melihat drama bosnya . Sebenarnya sudah sejak tadi Daffin ingin menegur Farrel jika Cyrin sepertinya kesulitan mengikuti langkahnya , hanya saja Ia lebih takut jika nanti bosnya itu marah padanya .
" Masuk dan kemarikan kunci mobilmu . " Ucap Farrel tegas .
" Tidak . Aku akan pulang sendiri . "
Cyrin masih bersikap keras kepala dan hendak melangkah pergi . Namun tangannya segera di tahan oleh Farrel .
" Sekali lagi aku minta padamu , kemarikan kunci mobil mu dan masuk kedalam mobil . "
Akhirnya Cyrin mengalah . Ia memberikan kunci mobilnya pada Farrel lalu masuk ke dalam mobil milik pria itu dengan menutup kasar pintunya .
" Fin , tolong kamu urus mobilnya . "
" Baik Pak . Tapi tolong jangan terlalu keras dengan dia . " Ucap Daffin mengingatkan Farrel.
Daffin yang tahu betul bagaimana sikap tempramen dan pencemburunya Farrel membuatnya sedikit hawatir dengan Cyrin .
Daffin hanya bisa melihat mobil Farrel yang melaju meninggalkan parkiran .
" Astaga... aku sampai lupa tanyakan tiket parkirnya , semoga saja Cyrin menyimpannya dalam mobil . "
Setelah memeriksa di dalam mobil wanita itu , ternyata yang di hawatirkan Daffin terjadi . Cyrin tidak meninggalkan tiket parkir di dalam mobilnya . Alhasil sore itu Ia harus berurusan dulu dengan keamanan dan bagian parkir Mall sebelum akhirnya bisa keluar dengan mobil milik Cyrin .
Cyrin merasa kesal dengan Farrel . Pria itu melajukan mobil dengan kecepatan tinggi . Sesekali menyalip mobil di depan yang menghalanginya , membuat Cyrin sedikit takut .
" Mas ... pelan pelan saja . " Peringatnya .
Farrel hanya diam , dan tetap melajukan mobil dengan cepat .
" Mas... ku bilang pelan pelan saja . " Ucap Cyrin sekali lagi tapi Farrel masih mengacuhkannya .
" Mas. Berhenti . Turunkan aku disini . " Teriaknya .
Mendengar Cyrin yang berteriak padanya membuatnya makin emosi .
Farrel segera menepikan mobilnya dan berhenti .
Setelah mobil berhenti Ia melepas seatbelt dan berbalik ke arah Cyrin .
Ia melihat wanita itu sedang merapikan tasnya dan hendak membuka seatbeltnya juga .
Farrel segera mengunci pintu mobil .
" Oh jadi begini caramu . Setelah ketahuan bohong bukannya menjelaskan kebenarannya tapi kamu malah mau pergi saja . Bagus Cyrinda .... bagus .... " Ucap Farrel .
" Aku akan menjelaskan semuanya pada Mas , tapi nanti saat Mas tidak emosi lagi seperti sekarang . "
__ADS_1
" Tidak ada nanti Cyrinda . Aku ingin sekarang . Katakan padaku darimana saja kamu bersama pria itu dan kenapa harus berbohong padaku . "
" Aku hanya menepati janjiku padanya untuk menemaninya menonton film di bioskop . Setelah itu kami ke cafe . "
Cyrin akhirnya mengalah . Ia menjawab pertanyaan Farrel .
" Aku berbohong karena aku tahu Mas pasti melarangku . "
" Jika kamu tahu aku akan melarangmu , lalu mengapa kamu tetap pergi . "
" Aku berniat menjelaskan pada Kak Nino jika aku tidak akan bisa jika dia mengharapkan sesuatu yang lebih dariku . Aku hanya bisa berteman dengannya . Niatku bertemu dengannya memang untuk memberi batasan yang jelas antara kami . "
Farrel tertawa . " Ha... ha... ha ... lalu apa katanya ? Dia mau hanya berteman denganmu ? Dia mau menerima batasan yang kamu buat ? "
Cyrin mengangguk . " Kak Nino sudah bisa menerima keputusanku . Batasannya sudah jelas , kami hanya berteman dan juga bos dan atasan . Itu saja . "
" Entahlah Cyrinda.. apa kamu bodoh atau kamu terlalu naif . Tidak akan ada pertemanan antara pria dan wanita . Apalagi dengan Nino yang sudah jelas jelas memiliki perasaan padamu . "
Cyrin merasa kesal Farrel mengatainya bodoh .
" Yah , memang aku bodoh . Kenapa aku harus repit repot menjelaskan pada Mas sedang kita berdua tidak ada hubungan apa apa . " Ucap Cyrin dengan emosi .
Ucapannya barusan rasanya seperti menampar wajah Farrel .
" Rin , apa sampai sekarang kamu tidak bisa merasakan bagaimana perasaanku padamu ? " tanya Farrel .
" Aku tahu perasaan Mas padaku . Tapi apa Mas juga tahu kalau yang Mas lakukan sekarang itu sama saja dengan menggantungkan perasaanku ? Mas sama saja memberi harapan tapi tidak ada kejelasan . Jadi sebenarnya Mas tidak punya hak untuk marah atau mengurusi kehidupanku . Mas bukan siapa siapa bagiku , status antara aku dan Mas juga status antara aku dan Kak Nino sama yaitu kita teman . Alasan jika Mas Bimo memintamu menjagaku itu alasan konyol , aku bukan anak kecil lagi yang masih perlu di jaga oleh kalian . " Ucap Cyrin
Farrel terperangah . Cyrin mengungkapkan semua isi hatinya . Ada rasa senang di hati Farrel karena ternyata Cyrin juga mengharapkan hubungan yang lebih dengannya . Tapi ada juga rasa sedih karena ucapan Cyrin yang mengatakan jika dirinya bukan siapa siapa bagi Cyrin .
Farrel mengusap kasar wajahnya . Lalu Ia keluar dari mobil . Sepertinya Ia butuh udara segar .
Cyrin tidak mencegah Farrel. Ia hanya melihat pria itu sepertinya cukup kaget mendegar ucapannya .
Sekitar 15 menit , Farrel kembali masuk kedalam mobil .
" Aku akan mengantarmu pulang . " Ucap Farrel dingin .
" Tidak perlu . Aku hanya ingin mobilku . " Tolak Cyrin tak kalah dingin karena masih kesal pada Farrel .
Farrel menghubungi Daffin menanyakan keberadaan mobil Cyrin , setelah itu melajukan mobilnya ke tempat yang di beritahu Daffin .
Setelah beberapa menit mobil melaju dalam keheningan , Cyrin melihat mobil Farrel memasuki sebuah parkiran salah satu apartemen mewah .
__ADS_1
" Loh kita kenapa kemari ? Ini apartemen siapa ? " tanya Cyrin .
" Apartemenku . Kamu mau mobil mu kan ? Daffin membawanya kesini . Kebetulan Daffin juga tinggal di apartemen ini . " Jelas Farrel .
Tanpa aba aba Ia meninggalkan Cyrin . Pria itu turun dan menuju ke security yang ada di pos parkiran untuk meminta kunci mobil yang di titipkan Daffin .
Cyrin juga ikut turun hendak mengikuti kemana Farrel , tapi kakinya sakit karena lecet setelah berjalan cepat di Mall membuatnya sedikit meringis setiap melangkah .
Farrel yang sudah mendapatkan kunci mobil Cyrin ,menghampiri kembali wanita itu . Namun di lihatnya Cyrin sepertinya sedang berjalan sambil menahan sakit .
" Kamu kenapa ? Apa ada yang sakit ? " Tanyanya hawatir .
Cyrin menggeleng . " Tak apa. Kakiku hanya sedikit lecet . " Jawab Cyrin jujur .
Tak Ia sangka Farrel segera berjongkok dan memeriksa kaki Cyrin. Pria itu melihat tumit Cyrin yang memerah dan luka .
" Kita ke masuk dulu sebentar , kita obati kakimu . "
" Tidak perlu . Aku bisa melepas sepatuku di mobil . " Tolak Cyrin .
Tanpa menghiraukan kata kata Cyrin , Farrel segera menggendong Cyrin ala bridal style .
Tujuannya saat ini adalah unit apartemennya untuk mengobati kaki Cyrin .
Farrel merasa sangat bersalah , Ia yakin jika kaki Cyrin sampai lecet seperti itu karena ulahnya yang memaksa Cyrin berjalan dengan cepat saat tadi mereka meninggalkan Mall .
Lain halnya dengan Cyrin yang wajahnya sudah merah merona karena malu di lihat sedang di gendong oleh orang lain , Farrel malah bersikap cuek .
Pria itu tak memikirkan pikiran atau pandangan orang lain . Yang Ia inginkan sekarang bisa sampai lebih cepat di apartemennya yang berada di lantai 10 gedung ini untuk mengobati kaki wanita yang Ia cintai .
Cyrin hanya bisa meyembunyikan wajahnya di dada bidang milik Farrel dan berdoa semoga pria ini tidak bisa merasakan degupan jantungnya yang seakan sedang lari maraton .
.
.
.
.
.
"*Menaruh hati di atas ketidakpastian sikap sama saja seperti menaruh tangan di tangan seseorang yang tidak mau menggenggam*."
.
.
.
.
.
__ADS_1
To be continue
\*\*\* maaf yah baru UP lagi . Jaringan internet di daerahku lg bermasalah nih readers , jadi baru bisa UP lagi . Enjoy reading all 😉 \*\*\*\*