My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 15. Surabaya Day-2


__ADS_3

Sesampainya di kamar hotel Cyrin segera mandi dan mengganti pakaiannya .


Kini Ia sedang mengeringkan rambutnya sambil berpikir apa yang sedang Ia lakukan disini .


" Mengapa aku mengikutinya begitu saja ? "


" Mengapa tak ada rasa curiga sedikitpun untuknya ? "


Dan yang terakhir Cyrin terus saja bertanya dalam hatinya " Mengapa Ia merasa sangat dekat dengan Farrel yah ? Apalagi pria itu mengetahui banyak hal tentang dirinya . "


Banyak pertanyaan yang muncul di benak Cyrin . Namun yang bisa Ia rasakan , jika saat bersama Farrel tak ada perasaan hawatir seperti curiga jika Farrel akan berbuat jahat padanya .


Selain itu , walaupun sering dibuat kesal oleh sikap Farrel yang egois , tapi Cyrin merasa nyaman karena Farrel memerhatikan dirinya sampai ke hal yang terkecilpun .


Pikiran Cyrin tiba tiba saja terbuyarkan oleh bunyi suara dering ponselnya .


Nampak nama Byanca dan Marsha sedang melakukan panggilan video lewat salah satu aplikasi pesan .


Segera Cyrin menerima panggilan itu .


" Rin.... jalan yuk ", ucapan Byanca pertama kali yang Cyrin dengar .


Belum sempat Cyrin menjawab , Marsha sudah bicara lebih dulu .


" Eh Rin, kamu lagi di mana ? Kok seperti hotel sih ? " selidik Marsha  .


" Benar , aku lagi di hotel  . Di Surabaya . " Jawab Cyrin sekenanya.


" Ngapain Rin ? " tanya Byanca .


" Rencananya aku mau ngerjain Pak Farrel hari ini, eh tapi malah aku yang balik di kerjain sama dia . " Cyrin  mulai bercerita .


" Jadi kamu bareng CEO itu ke Surabaya . Wahh... mana dia ? Lihatin dong , penasaran nih lihat wajahnya . " Desak Marsha .


" Gila kamu. Dia di kamarnya lah . Ngapain juga aku sekamar dengan si Raja drama itu . " Gerutu Cyrin .


Sontak kedua sahabatnya tertawa mendengar julukan Cyrin untuk Farrel .


" Jadi kamu kapan baliknya Rin? " tanya Byanca .


" Sepertinya besok deh . "


" Rin kamu kerjain balik lagi aja Pak Farrel . Ajakin dia makan malam di warung tepi jalan Rin . " Marsha memberi ide .


" Bagus juga ide kamu . Selama ini dia selalu mengajak aku makan di restaurant . Pasti dia akan merasa tidak nyaman makan di pinggiran jalan . "


Setelah mengobrol sebentar , Cyrin memutuskan sambungan panggilan video mereka .


Cyrin lalu menggunakan ponselnya untuk mencari tempat yang akan menjadi targetnya malam ini . Dan voiiiilaaa , tidak perlu waktu lama  dia menemukan tempat yang pas .


Ia melirik jam di pergelangan tangannya . Jam 6 sore , " Aku harus bergegas . "


Pasalnya tadi Farrel sudah mewanti wanti Cyrin bersiap pukul 7 malam untuk pergi makan malam .




Cyrin sudah siap dengan tampilan casualnya . Dress kaos garis garis dipadukan dengan jaket jeans dan sneakers membuat Cyrin tampak lebih muda dari usianya .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1632852100614.jpg)



Ia terlihat sangat fresh , apalagi rambut panjang sebahunya itu dibiarkan tergerai dan sedikit berantakan membuatnya terlihat santai .



Sedangkan Farrel yang sejak tadi menunggunya berpakaian cukup rapih dengan kaos putih dipadankan dengan blazer hitam .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1632852100616.jpg)



Cyrin sempat terkagum melihat Farrel yang terlihat berbeda malam ini .



Sedang Farrel merada sedikit insecure melihat penampilan Cyrin yang terlihat jauh lebih muda dari usianya .



" Apa nanti aku akan disangka ayahnya yah ? " Batin Farrel .



" Ayo Pak , aku sudah siap . " Ajak Cyrin .



Mereka bertiga kini sudah berada di dalam mobil ,


" Bolehkah malam ini aku yang memilih tempat untuk makan malam ? " Tanya Cyrin ragu .


__ADS_1


" Silahkan . " Jawab Farrel singkat .



" Yey, baiklah . Pak , tolong antarkan kami ke pakuwon food junction yah . " Ucap Cyrin ramah pada pak supir .



Pak supir terlihat sedikit ragu . Pasalnya selama ini dialah yang selalu mengantar Farrel jika sedang berada di Surabaya . Dan tentunya Ia tahu selera restauran Farrel .



" Nona yakin mau kesana ? " tanya Pak supir meyakinkan .



" Ikuti saja Pak kemana maunya dia . " Perintah Farrel .



Sedetik kemudian Cyrin sudah memberikan senyum terbaiknya pada Farrel .



Sesampainya di tempat itu , Cyrin sangat bersemangat karena tempat itu sangat indah. Sama seperti foto foto yang Ia lihat di internet .



Lampu warna warni dimana mana , banyak spot spot foto yang menarik . Yang paling membuat Cyrin senang , karena tempat ini ramai . Cyrin bisa melihat banyak anak kecil berlarian , banyak pasang muda mudi yang sedang berkencan .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1632852100619.jpg)



" Rin.. kamu yakin mau makan malam disini ? " tanya Farrel .



" Iya , memangnya Pak Farrel tidak suka yah ? "



" Bukannya tidak suka . Hanya saja tempat ini terlalu bising . Kita tak akan bisa makan dengan nyaman . "



" Cobain dulu lah Pak. Makan disini seru loh . Yah yah yah , hitung hitung bayaran karena Bapak sudah menculik saya ke Surabaya . " Bujuk Cyrin .



" Husss... jangan asal ngomong kamu . Kalau orang lain dengar dan salah paham gimana . Lagian kamu sendiri yang ingin ikut . "




" Tentu . Sudah lama saya tidak ke tempat seperti ini . " Komentar Daffin lalu berjalan lebih dulu melewati Farrel dan Cyrin .



Melihat Daffin yang berjalan menjauh , Cyrin segera menarik tangan Farrel dan mengajaknya menyusul Daffin .



Sebelum sampai ke tempat food court , mereka lebih dulu melewati sebuah danau yang sangat indah karena di hiasi cahaya kerlap kerlip lampu warna warni .



Cyrin berhenti sejenak , lalu meminta Farrel untuk memfoto dirinya .



" Tolong fotoin yah Pak . " Pinta Cyrin .



Ia memberikan ponselnya pada Farrel lalu berlari menjauh untuk mengambil posisi yang pas .



" 1... 2 ...3 ... " Farrel menghitung saat akan mengambil foto sesuai permintaan Cyrin .



Begitu terus berulang sampai Cyrin merasa fotonya sudah cukup banyak .



Saat akan kembali ke tempat Farrel , Cyrin di hadang oleh beberapa remaja pria .



Segera Farrel berlari menghampiri mereka .


" Hei hei hei ... ada apa ini ? "  tanya Farrel .


__ADS_1


" Gak ada apa apa kok om , kita cuma mau kenalan aja sama kakak cantik . " Ucap salah satu dari mereka .



" Gak ada kenalan kenalan. Pergi kalian sana . " Perintah Farrel .



Sontak saja gerombolan remaja tadi pergi meninggalkan Cyrin dan Farrel .



" Kamu gak kenapa napa kan Rin ? " Tanya Farrel hawatir .



Cyrin mengangguk saja , tapi sepertinya Ia sedang menahan tawanya  .



" Kenapa kamu menahan tawa  hah ? "  tanya Farrel .



" Gak apa apa Om , eh Pak maksud saya. " Ledek Cyrin mengikuti gaya bicara anak remaja tadi .



" Cyrinda....... awas saja yah kamu . Kamu berani meledek saya ? "



" Hehehe.. tidak pak.. maaf maaf . "



" Makanya kamu berhenti panggil saya Pak . Pantas saja mereka memanggil Om , pasti dikiranya saya ayah kamu . " Ucap Farrel .



Cyrin sudah tidak bisa lagi menahan tawanya .


Entah bagaimana awal mulanya , tapi suasana ramai malam itu membuat kecanggungan diantara keduanya hilang .



Farrel sudah tidak segan lagi merangkul pundak Cyrin untuk melindunginya dari orang yang bisa saja menabraknya , karena suasana sangat ramai malam itu .



Daffin yang lebih dulu sampai di food court merasa heran melihat interaksi keduanya .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1632852100618.jpg)



" Sepertinya gunung es akan segera mencair nih. " Batin Daffin .



Malam itu dihabiskan ketiganya dengan mengobrol santai dan bercanda . Cyrin bahkan lupa dengan perjanjian mereka mengenai 12 pertemuan itu .



Cyrin sangat nyaman berada di dekat Farrel , sikapnya yang perhatian membuat Cyrin merasa dekat dan seperti sudah lama mengenalnya .



Begitupun dengan Farrel . Malam itu rasanya Ia sangat bahagia . Ia bahkan lupa jika sebenarnya Ia tak merasa nyaman dengan keramaian .



Menghabiskan waktu bersama Cyrin , rasanya Ia ingin menambahkan waktu sehari dari 24 jam menjadi 30 jam atau bahkan lebih . Ia tak ingin malam ini cepat berlalu .



.


.


.


.


.


"Ketika jatuh cinta, tanpa sadar akan membuatmu menjadi versi terbaik dalam hidupmu."


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


\*\*\*\* up 3 bab yah readers sayang .. maafin yah sering lama UP nya . terimakasih tetap setia membaca cerita ini . Dukung terus yah dengan beri like dan komentar . terimakasih. \*\*\*\*


__ADS_2