My Lovely Customer

My Lovely Customer
Bab 39 . Hadiah ke tiga


__ADS_3

Setelah melewati beberapa jam pesta yang di hadiri Farrel dan Cyrin akhirnya usai .


Malam ini Cyrin cukup lelah karena sepanjang pesta Ia harus terus tersenyum saat Farrel mengenalkan dirinya pada rekan bisnis yang Ia temui .


Namun syukurnya mereka kini sudah berada di dalam mobil dan melaju menuju apartemen Cyrin .


" Kamu capek ? " Tanya Farrel .


" Sedikit . Tapi tak apa karena aku senang menemani Mas . "


Farrel mengusap lembut puncak kepala Cyrin .


Entah dorongan dari mana hingha Ia dengan berani memajukan wajahnya mendekat ke wajah Cyrin .


Wajah keduanya semakin dekat , namun hembusan nafas dari Farrel membuat kesadaran Cyrin kembali . Segera Ia menoleh ke arah samping sehingga Farrel hanya berhasil mengecup pipinya saja .


Daffin yang menjadi saksi peristiwa tadi , berusaha sekuat tenaga untuk menahan tawanya .


Cyrin wajahnya sudah merah merona karena malu sedangkan Farrel rasanya tak sanggup untuk menatap Cyrin , Ia terlalu malu  .


Alhasil sepanjang sisa perjalanan diisi dengan keheningan di kursi belakang . Sedang Daffin yang mengemudi terus saja berusaha menahan tawanya melihat kecanggungan keduanya .



Hari minggu pagi sudah biasa diisi Farrel dengan berolah raga di pusat gym yang ada di gedung apartemennya .



Pagi ini dia ditemani oleh Daffin . Awalnya dia ingin mengajak Cyrin juga ,hanya saja wanita itu menolak dengan  alasan siang nanti akan pergi girls time dengan kedua sahabatnya .



" Lagi banyak pikiran yah Pak ? " tanya Daffin .



" Hemmm.... "



" Ada apa Pak ? Mungkin saya bisa bantu . "



Farrel menghentikan kegiatannya yang sedang berolah raga dengan barbel .



![](contribute/fiction/3200397/markdown/14234181/1634624835368.jpg)



Ia kemudian duduk dan menyeka keringatnya dengan handuk .



" Fin , menurut kamu aneh gak sih kalau saya ngasih kue ulang tahun untuk Cyrin padahal dia  tidak sedang berulang tahun ? "


__ADS_1


Daffin juga ikut menghentikan kegiatannya yang sedang latihan dengan menggunakan Rowing Machine .



" Memang cukup aneh Pak  jika memberi kue ulang tahun pada orang yang tidak berulang tahun. Kenapa tidak beri kue yang lain saja pak ? "



" Karena saat dulu saya menyatakan perasaan saya pada Cyrin yang ketiga kalinya bertepatan dengan hari ulang tahunnya . Makanya saya memberinya kue ulang tahun saat itu . "  Jelas Farrel .



" Ohh , kalau alasannya itu sepertinya tidak masalah . Berikan saja kue ulang tahun . Tapi dengan ucapan yang berbeda . " Saran Daffin .



" Hemm... benar juga katamu . Setelah ini temani saya beli kuenya yah . Kita kirim saja ke apartemennya biar jadi surprise dan tidak mengganggu waktunya bersama kedua sahabatnya . "



" Tapi Pak , apa cara ini tidak kelamaan Pak . Saya hawatir Nona Cyrin keburu di rebut pria lain . " Komentar Daffin .



" Makanya kamu harus membantuku segera mendapatkan barang barang yang ku butuhkan . "


Ucap Farrel sebelum Ia pergi ke ruang ganti meninggalkan Daffin yang hanya bisa menerima takdirnya sebagai sekertaris bos yang sedang jatuh cinta .



Sementara di apartemen Cyrin , siang ini dia kembali dilema apakah harus pergi menemui Nino dan menjelaskan semuanya . Atau Ia tidak perlu menemui Nino namun langsung saja menghindarinya .


" Kenapa lagi Rin ? " Tanya Byanca yang bisa menebak wajah ragu sahabatnya .


" Apa sudah benar jika aku menjelaskan semuanya pada Pak Nino ? "


" Tentu saja Rin . Lagian kan kamu menjelaskan semuanya dan memintanya untuk tidak mengharapkan hal yang lebih darimu . Bukan berarti kamu memintanya menjauhimu . " Ucap Byanca .


Wajah Cyrin masih terlihat ragu .


" Apa masih ada hal lain yang mengganggu pikiranmu ? "


" Aku hawatir Farrel tahu aku bohong By . Aku bilangnya akan pergi bersama kalian berdua . "


" Tidak perlu terlalu dipikirkan . Lagian kamu bertemu Pak Nino kan di Mall , tempat umum . Tidak ada yang perlu dicurigai . " Byanca terus menenangkan Cyrin .


Tak lama bel apartemen berbunyi , Cyrin segera beranjak keluar kamar dan membuka pintu .


Cyrin cukup bingung karena yang datang adalah seorang kurir yang mengantarkan kue ulang tahun .


" Maaf mungkin anda salah alamat . Disini tidak ada yang memesan kue ulang tahun . " Tolak Cyrin dengan sopan .


" Tapi alamatnya sudah sesuai Non. Pengirimnya atas nama Farrel untuk Cyrinda Gayatri . " Jelas sang kurir .


" Oh kalau seperti itu sudah betul . " Ucap Cyrin lalu menerima box berisi kue ulang tahun itu . Beserta sebuah buket bunga berisi 3 tangkai mawar merah .


Cyrin segera meletakkan di meja makan . Byanca dan Marsha yang baru saja keluar dari kamar bingung melihat ada kue ulang tahun .


" Loh , siapa yang ulang tahun ? " Tanya Marsha .

__ADS_1


Cyrin menggeleng , " ini dari Farrel . Mungkin dia salah mengira tanggal ulang tahunku . "


" Baca dulu aja kartu ucapannya . " Ujar Byanca .


Cyri  membuka amplop kecil yang berisi kartu ucapan . Ia mulai membaca dengan suara yang bisa di dengar oleh kedua sahabatnya .


Dear Cyrinda ,


Pasti kamu bingung kenapa aku mengirimkanmu kue ulang tahun .


Dulu saat aku menyatakan perasaanku padamu yang ketiga kalinya , saat itu bertepatan dengan hari ulang tahunmu .


Itulah alasannya mengapa aku memberimu kue ulang tahun untuk mengingatkan mu pada momen itu .


Hari itu aku ditolak lagi olehmu , namun ku harap yang sekarang kamu bisa memikirkan kembali perasaanmu yang sebenarnya padaku .


With Love , Farrel .


" Aaahhaaa..... benar juga . Aku ingat saat itu . Kak Farrel memang pernah memberi kue ulang tahun padamu . Sudah tidak di ragukan lagi , Kak Farrel sungguh masih menyayangimu . " ucap Byanca .


" Astaga... tak ku sangka , Pak Farrel seromantis itu yah ... " sambung Marsha .


Cyrin makin merona mendengar komentar kedua sahabatnya .


" Tolong bantu foto aku dengan kue ini . Aku ingin mengirimnya pada Farrel . "




Marsha segera melakukan permintaam Cyrin .


Setelah itu , Cyrin segera pamit pada kedua sahabatnya untuk pergi ke Mall tempatnya janjian dengan Nino .


.


.


.


.


.


.


"Tak perlu seseorang yang sempurna, cukup temukan seseorang yang selalu membuatmu bahagia dan berarti lebih dari siapapun."


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


To be continue


__ADS_2